Serunya Dinamika Pilgub Sumatera Utara

Oleh: Irwan Arfa

Kepengurusan Partai Golkar Sumatera Utara akan segera menyelenggarakan rapat secara internal untuk membahas dan menentukan sikap atas pengunduran diri Ngogesa Sitepu dari bakal calon wagub tersebut.

Sekretaris Partai Nasdem Sumatera Utara Iskandar ST juga mengaku cukup terkejut ketika menerima informasi pengunduran diri Ngogesa Sitepu tersebut.

Meski belum mendapatkan keterangan resmi dari Partai Golkar Sumatera Utara, pihaknya menghormati keputusan Ngogesa Sitepu.

Partai Nasdem tetap berharap dapat menjalin koalisi dengan Partai Golkar dalam Pemilihan Gubernur Sumatera Utara meski pimpinan partai itu mengundurkan diri dari pencalonan.

Meski menghormati sikap dan keputusan Ngogesa Sitepu, Partai Nasdem Sumut terus berkeinginan agar komunikasi dan koalisi dengan Partai Golkar tetap berlangsung.

Jika memang Ketua Partai Golkar Sumatera Utara Ngogesa Sitepu mengundurkan diri sebagai cawagub untuk mendampingi Ketua Partai Nasdem Sumatera Utara Erry Nuradi, pihaknya masih menunggu calon pengganti dari parpol berlambang pohon beringin itu.

Jika Partai Golkar mengajukan nama lain sebagai bakal cawagub untuk mendampingi Erry Nuradi, pihaknya akan membawa nama tersebut untuk dibahas dan disetujui DPP Partai Nasdem.

Secara kepartaian, kata Iskandar, niat mundur Ketua Partai Golkar Sumatera Utara Ngogesa Sitepu itu membuat Partai Nasdem merasa kehilangan sosok yang dianggap layak untuk mendampingi Erry Nuradi.

Partai Nasdem Sumatera Utara belum memiliki pemikiran untuk mencari sosok dari parpol lain untuk mendampingi Erry Nuradi dalam pilgub yang digelar pada Juni 2018.

Pihaknya tidak membantah jika melakukan komunikasi politik dengan parpol karena Partai Nasdem hanya memiliki lima kursi di DPRD Sumut sehingga tidak dapat mencalonkan sendiri.

“Nasdem sangat fokus dan memprioritaskan Partai Golkar. Kemungkinan (koalisi, red.) selalu terbuka, tetapi kemungkinan besar tetap kita harapkan dari Partai Golkar,” katanya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Diakuisisi atau Mengakuisisi: Satu Demi Satu Jatuh ke Tangan Asing

Suatu saat Anda didatangi oleh manajer pengembangan usaha Unilever menawari Anda untuk membeli 100% saham perusahaan Anda dengan harga 25 tahun laba alias Rp250 miliar. Anda dipersilakan pensiun dengan menikmati laba 25 tahun kedepan dalam bentuk uang tunai. Anda tertarik tidak? Ngiler tidak?

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER