Froth alias Buih

Pamulang, Seruji.com– Buih? Terombang-ambing, bergerak ke mana pun ombak menyeretnya. Buih? Tak punya kemampuan untuk menentukan sendiri di mana dia akan beristirahat, sekalipun barang sejenak.

Buih? Menyerahkan nasib sepenuhnya kepada ombak yang menggulung. Buih? Tak punya kekuatan untuk bertahan di tempatnya berada. Sekuat apa pun kemauan dan usaha yang ia kerahkan, sebanyak apa pun mereka berkumpul untuk menyatukan kekuatan, mereka tetap terusir dari kampung halaman. Mereka tidak pernah dan tidak akan solid. Buih representasi kelemahan.

Adalah WAHN, penyakit kronis yg menjadikan kaum muslimin lemah seperti buih di lautan, sbagaimana dinubuatkan Rasulullah 14 abad silam.

Tengoklah kisah Thalhah bin Ubaidillah, contoh konkret orang yang jauh dari penyakit cinta dunia, takut mati.


Suatu hari sepulang dari berdagang di Hadhramaut, beliau mendapat untung sangat besar: 700.000 dirham. Lucunya, keuntungan besar ini malah membuatnya gelisah. Takut hartanya dirampok? Tidak. Takut dipungut zakatnya? Tidak. Ia justru takut karena harta itu masih menumpuk di rumahnya sedang fakir miskin dan dhuafa masih banyak didapati dari kalangan Muhajirin dan Anshor. Atas saran istrinya yg shalehah, uang2 itu dimasukkan ke dalam pundi2 untuk diserahkan semua kepada fakir miskin keesokan harinya. Di mana letak cinta dunianya?

Beliau juga tidak takut mati.

Dalam Perang Uhud, barisan kaum Muslimin terpecah-belah dan kocar-kacir di sisi Rasulullah. Yang tersisa di dekat beliau hanya 11 orang Anshar dan Thalhah dari Muhajirin. Ketika hendak naik ke atas bukit, Rasulullah dan para pendukungnya dihadang pasukan musyrikin. Satu per satu sahabat Rasulullah dari kalangan Anshar menghadapi mereka, tapi kesemuanya syahid. Thalhah yg mendapat kesempatan terakhir berhasil menghalau musuh walau harus mengalami luka2 yg sangat parah: Tak kurang dari 79 luka bekas tebasan pedang, tusukan lembing, dan lemparan panah memenuhi tubuhnya. Pergelangan tangannya putus sebelah. Para sahabat lain yg menemukannya mengira Thalhah telah gugur, tapi masih hidup sehingga beliau dijuluki Asy-Syaahidul Hayy, atau syahid yang hidup.

Bisakah kita mewarisi ketangguhan dan kewibawaan diri Rasulullah dan para sahabatnya di hadapan musuh2 mereka? Bisakah kita berpendirian seperti Rasulullah dan para sahabatnya untuk menentukan cara hidup sendiri yang Islami? Ataukah kita lebih suka mengikuti umat2 lain ke mana pun mereka menuntun kita, ke lubang biawak sekalipun? (Kusnandar/Pamulang)

KONSULTASI

Wanita Muda Kaki Sering Kesemutan dan Perut Bagian Bawah Sakit, Gejala Apa?

Dokter, sudah 4 hari ini kaki saya terasa kebas dan gampang kesemutan. Juga perut saya bagian bawah terasa sakit. Kira-kira sakit apa ya dok?
Loading...

Kolom dr. Irsyal, Sp PD

Ibu Muda Ini Sudah Harus Cuci Darah, Inilah Penyebabnya

Usia masih muda, tapi wanita ini sudah harus menjalani cuci darah rutin. Apa penyebabnya? simak penjelasan dr. Irsyal Rusad., dokter spesialis penyakit dalam.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

Baca Juga

Wanita Muda Kaki Sering Kesemutan dan Perut Bagian Bawah Sakit, Gejala Apa?

Dokter, sudah 4 hari ini kaki saya terasa kebas dan gampang kesemutan. Juga perut saya bagian bawah terasa sakit. Kira-kira sakit apa ya dok?

Jokowi, Propaganda Rusia dan Rand Corporation

Penggunaan istilah Propaganda Rusia ini menjadi masalah besar sebab dalam kapasitas apa Jokowi menyatakan hal tersebut? Apakah sebagai Presiden Republik Indonesia atau sebatas calon presiden (Capres)?

Sudah Diundang Tapi Tak Hadir di Tanwir, IMM Nilai Prabowo Abaikan Muhammadiyah

Prabowo tidak hadiri undangan Tanwir Muhammadiyah, DPP IMM menyayangkan. Begini katanya

Bagi Pendukung Jokowi-KH Ma’ruf, Inilah Lokasi Nobar Debat Capres Yang Disiapkan TKN

Nonton bareng acara Debat Capres bagi pendukung Jokowi, bisa datang ke lokasi ini.

Jelang Debat Kedua, Prabowo Bertemu Tim BPN Untuk Berdiskusi

Prabowo akan bersama Tim BPN menuju lokasi Debat Capres putaran kedua

Santai Jelang Debat Capres Nanti Malam, Jokowi Lari Pagi di Kebun Raya Bogor

Jelang debat capres putaran kedua, Presiden Jokowi menikmati aktivitas lari pagi di Kebun Raya Bogor.

Mengaku Dibohongi Soal Mobil Esemka, Begini Cerita Rizal Ramli

Rizal Ramli merasa dibohongi soal mobil Esemka. Koq bisa ya?

Kritisi Pejabat Tidak Jujur, Rizal Ramli: Janji Hentikan Impor, Kenyataannya Gencar Impor

Inilah kritik keras Rizal Ramli terhadap janji-janji yang tidak dipenuhi pejabat Indonesia.

Sudah Diundang Tapi Tak Hadir di Tanwir, IMM Nilai Prabowo Abaikan Muhammadiyah

Prabowo tidak hadiri undangan Tanwir Muhammadiyah, DPP IMM menyayangkan. Begini katanya

Bagi Pendukung Jokowi-KH Ma’ruf, Inilah Lokasi Nobar Debat Capres Yang Disiapkan TKN

Nonton bareng acara Debat Capres bagi pendukung Jokowi, bisa datang ke lokasi ini.

Jelang Debat Kedua, Prabowo Bertemu Tim BPN Untuk Berdiskusi

Prabowo akan bersama Tim BPN menuju lokasi Debat Capres putaran kedua

Santai Jelang Debat Capres Nanti Malam, Jokowi Lari Pagi di Kebun Raya Bogor

Jelang debat capres putaran kedua, Presiden Jokowi menikmati aktivitas lari pagi di Kebun Raya Bogor.

TERPOPULER

Rupiah Melemah, Kembali Terkulai di Rp14 Ribuan Hadapi Keperkasaan Dolar AS

Penutupan perdagangan, Selasa (12/2) rupiah kembali tak berdaya menghadapi tekanan dolar AS

Tak Ingin Ahok Gabung TKN Jokowi, Jusuf Kalla: Bahaya Bisa Kurangi Suara

Pasalnya, kata JK, jika Ahok yang merupakan mantan narapida kasus penistaan agama Islam bergabung ke TKN akan menggerus elektabilitas dari capres petahana Jokowi.
video

Kabar Duka: Mantan Ibu Negara Mengidap Kanker Darah, Berikut Penjelasan Resmi SBY

Mantan Ibu Negara Ani Yudhoyono mengidap kanker darah, begini penjelasan lengkap Presiden ke-6, SBY.

Diperkirakan Debat Capres Kedua Akan Saling Serang, Begini Analisa Pengamat

"Debat itu identik dengan adu konsep, adu argumen, adu ide, adu gagasan, adu intelektual bukan adu puisi atau adu domba. Sisi rasionalitas yang dikedepankan bukan sisi emosi," tukas Jerry.

Santai Jelang Debat Capres Nanti Malam, Jokowi Lari Pagi di Kebun Raya Bogor

Jelang debat capres putaran kedua, Presiden Jokowi menikmati aktivitas lari pagi di Kebun Raya Bogor.