Magnet Besar Itu Bernama Raudhah

0
185
Jamaah berada di Raudhah, taman surga yang dirindukan. (Foto: Firman Arifin)

MADINAH – Pernahkah Anda melihat sekumpulan orang berebut makanan gratis? Pernahkah diri ini berebut minta didahulukan dalam urusan apapun di dunia ini? Insya Allah kita akan melihat pemandangan itu. Boleh jadi kita bagian dari pelaku itu.

Ya, urusan dunia kadang atau sering kali menunjukkan ego kita agar syahwat dunia segera terpenuhi. Tidak peduli orang lain terzolimi atau tersakiti. Lalu, coba kita tengok sisi yang lain. Pernahkah kita melihat adakah di sekitar kita berebut untuk berbuat baik? Kalau belum, mari kita introspeksi diri. Ada sesuatu yang harus dibenahi bersama diri, keluarga, dan masyarakat sekitar kita.

Kenapa untuk urusan dunia, keinginan kita begitu kuat, bahkan berebutan. Lalu kenapa untuk urusan akhirat kita terasa berat bahkan abai padanya. Artinya magnet keduniaan kita sangat dominan dan magnet yang menuju keabadian (surga) kita tinggalkan.

Reporter SERUJI kali ini mengajak untuk melihat pemandangan dari dekat. Ada magnet besar di Kota Madinah Al Mukarramah. Magnet itu bernama Raudhah, si taman surga. Raudhah berada di dalam Masjid Nabawi yang posisinya tepatnya berada di antara mimbar dan makam nabi.

Seperti sabda Rasulullah SAW, “Antara rumahku dengan mimbarku adalah Raudhah di antara taman-taman surga” (HR. Bukhari no. 1196).

Reporter SERUJI sudah dua kali ziarah ke Madinah pada tahun 2013 dan 2017 ini. Tidak ada yang berubah dari semangat jamaah untuk menikmati taman surga ini. Hampir tiada ruang kosong yang tersisa di setiap waktunya kecuali saat dibersihkan. Dibutuhkan energi yang kuat untuk bisa menempatinya.

Coba kita potret lebih jauh apa yang mereka perebutkan? Apa mereka berebut makanan gratis atau apapun yang bisa memuaskan syahwat dunia kita? Tidak. Mereka berebut yang boleh jadi tidak tampak langsung oleh kita yang melihatnya. Tapi bagi kita yang pernah merasakan sentuhan kalbu kala berada di Raudhah ini, pasti lain ceritanya.

Kadang hati ini sulit merasakan Allah di sekitar. Kadang pula ada jarak yang jauh antara kita dan rasul teladan umat. Di Raudhah ini “aura” itu terasa sekali dan sangat dekat. Penasaran dengan sensasinya di Raudhah? Marilah mulai dengan yang kuat dan ikhtiar yang sungguh-sungguh serta minta kepada pemilik surga itu, Insya Allah, Allah meridhoi.

EDITOR: Rizky

Komentar

BACA JUGA
Hi-Tech jadi Pusat Kesenian

Hi-Tech Mall Akan Dijadikan Pusat Kesenian, Pemkot Tetap Beri Kesempatan Pedagang IT

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Pemerintah Kota Surabaya optimis bisa menjadikan gedung Hi-Tech Mall, di jalan Kusuma Bangsa, sebagai pusat kesenian, tanpa menghilangkan ratusan pedagang IT...
Balok grider ambruk

Maraknya Kecelakaan Konstruksi, Fahira: Membangun Jangan Asal Cepat Diresmikan

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Ketua Komite III DPD RI Fahira Idris menyoroti maraknya kecelakaan konstruksi belakangan ini, apalagi selain menimbulkan korban jiwa dan merugikan publik juga...
ustadz abdul somad

Ustadz Abdul Somad Resmikan Gerai 212 di Dumai

DUMAI, SERUJI.CO.ID - Ustadz Abdul Somad meresmikan gerai 212 Mart di Jalan Merdeka Kota Dumai, yang merupakan unit usaha pertama dengan keanggotaan koperasi 380 orang...

Habib Rizieq Batal Pulang, Ustadz Bachtiar Nasir: Khawatir Keamanan Indonesia Kacau

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab mengurungkan kepulangannya ke Indonesia diketahui khawatir dengan kondisi keamanan Indonesia yang kacau....
Agus Hermanto

DPR: MD3 Sah Meskipun Presiden Tidak teken

JAKARTA, SERUJI.CO.ID -  Wakil Ketua DPR RI Agus Hermanto mengatakan Perubahan Kedua Undang-Undang nomor 17 tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPD, DPRD (UU MD3) tetap...
loading...
images (3)

Fahri Vs KPK, Senjata OTT dan JC Ampuh?

Berkali-kali KPK melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT), seringkali secara dramatis dan dibesar-besarkan media, layaknya pahlawan. Sayangnya, kebanyakan kelas kabupaten, bukan membongkar sindikat nasional dan...
1_2G1_0QFZyN75nPAxOeD_Lw

Judi dan Kompetisi

Miripkah? Agak. Adilkah? Tidak. Tapi kalau dilihat, kompetisi olahraga itu tidak lebih adil daripada judi. Contoh : tak mungkin tim basket Indonesia menang melawan...
images (1)

Garis 6: Tujuan Hidup

Apa tujuan hidup? Jadi pejabat? Jadi orang terkenal? Jadi orang kaya? Itu bukan tujuan hidup, karena pejabat bisa mati, orang terkenal pun tak selamanya...