Pemkab Situbondo Wajibkan Seluruh PNS Shalat Dzuhur Berjamaah

0
209
  • 29
    Shares
Gerakan Shalat Subuh Berjemaah
Jamaah Gerakan Sholat Subuh Berjamaah di Masjid Baitul Muttaqin Islamic Center, Samarinda, Kalimantan Timur. (foto: SERUJI)

SITUBONDO – Pemerintah Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, mewajibkan seluruh pegawai negeri sipil (PNS) di daerah tersebut untuk melaksanakan shalat dzuhur berjamaah di Masjid Jami Al Abror, Situbondo. Hal tersebut dituangkan dalam surat edaran resmi Sekretaris Daerah Pemkab Situbondo dengan maksud  meningkatkan keimanan dan ketaqwaan PNS dilingkungan Pemkab Situbondo.

“Sesuai surat edaran (SE) yang dikeluarkan oleh Sekretaris Daerah Pemkab Situbondo, terhitung sejak 3 April 2017 seluruh PNS diwajibkan shalat dzuhur berjamaah di Masjid Jami Al Abror yang berlokasi di sekitar Alun-alun,” kata Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Pemkab Situbondo Akhmad Yulianto di Situbondo, Selasa (4/4), dikutip dari Antara.

Yulianto menjelaskan bahwa tujuan shalat dzuhur berjamaah sangat mulia, selain untuk mengajak pegawai negeri sipil berperilaku disiplin sebagaimana rekomendasi tim manajemen perubahan juga bertujuan meningkatkan keimanan dan ketaqwaan.

Kendati shalat dzuhur berjamaah menjadi keharusan bagi PNS setiap hari Senin hingga Kamis, Pemkab Situbondo menjamin pelayanan kepada masyarakat di rumah sakit tidak terganggu, karena PNS rumah sakit yang diwajibkan shalat berjamaan tersebut hanya yang bertugas di bagian tata usaha dan tidak berhubungan langsung dengan pelayanan pasien.

“Supaya PNS disiplin melaksanakan shalat dzuhur berjamaah kami telah menyiapkan mesin absensi (finger print) dan absensi dilakukan seusai PNS melaksanakan shalat berjamaah. Bagi yang tidak datang nantinya akan diberi peringatan. Apabila tetap tidak mengindahkan pastinya diberi sanksi indispliner,” ungkap Yulianto.

Ia mengemukakan, Bupati dan Wakil Bupati Situbondo serius melakukan reformasi birokrasi dan salah satunya lewat kegiatan shalat dzuhur berjamaah. Diharapkan nantinya akan memudahkan koordinasi antara kepala SKPD saat bertemu di Masjid.

Keharusan shalat Dzuhur berjamaah, lanjut Yulianto, berlaku bagi seluruh PNS yang beragama Islam di Situbondobagi. “Mereka yang bertugas di Kecamatan maupun di UPTD dapat melaksanakan salat dzuhur berjamaah di Masjid masing-masing,” jelasnya.

“Sedangkan PNS di lingkungan Pemkab Kecamatan Panji dan Kecamatan Kota tempat melaksanakan shalat berjamaah di Masjid Al Abror,” paparnya.

Yulianto menegaskan, bagi PNS yang tidak melaksanakan shalat dzuhur berjamaah akan diberikan sanksi mulai yang ringan hingga penundaaan kenaikan pangkat.

“Perlu diketahui ketaatan (disiplin) PNS melaksanakan shalat dzuhur berjamaah akan masuk kode etik penilaian pemberian penghargaan dan sanksi,” tuturnya.

EDITOR: Iwan S

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BERITA PILIHAN

TERBARU