Mengintip Pelaksanaan Shalat Idul Adha di Colchester, Inggris

Walaupun penyelenggara helat ini kebanyakan warga keturunan Pakistan, Bangladesh dan India, namun jamaah yang terlihat tampak berasal dari beragam suku bangsa. Ada wajah Melayu, Arab, Afrika, Kaukasus, Cina, Bangladesh, Pakistan dan India, juga tampak keturunan Eropa berambut warna pirang bermata biru atau kombinasi.

Warga Negara Indonesia bersilaturahim selepas melaksanakan sholat Idul Adha di Lapangan Firtsite, kota Colchester, Inggris. (Foto:AJ/SERUJI)

Di tahun 2017 ini sudah dua kali diselenggarakan shalat id di lapangan terbuka. Sebelumnya Shalat Idul Fitri dilaksanakan di lapangan Castle Park. Agar jamaah merasa nyaman, panitia selalu menyediakan alas plastik besar sehingga tidak terkena embun yang menempel di rerumputan.

Bagi masyarakat Indonesia, ibadah tahunan ini selalu dimanfaatkan sebagai wadah bersilaturahmi dengan makan bersama masakan khas Nusantara. Mulai dari lontong, rendang, agar-agar dan panganan lainnya.

Jumlah warga Indonesia di Colchester sangat sedikit. Menurut Yuslenita Muda, mahasiswi program doktor di Essex University, jumlahnya kurang dari 100 jiwa. Itupun tidak menentu, sesuai dengan jumlah mahasiswa yang datang dan yang selesai belajar.

“Hanya sedikit yang menjadi penetap di kota ini. Sebagian mereka telah menikah dengan warga Inggris,” kata dosen UIN Sultan Syarif Kasim II Riau ini.

Menurutnya warga Indonesia di Colchester sering berjumpa dalam beberapa kegiatan seperti pengajian yang dilaksanakan Keluarga Islam di British Raya (KIBAR) Colchester, persatuan pelajar juga komunitas WNI setempat.

Ingin mengabarkan peristiwa atau menulis opini? Silahkan tulis di kanal WARGA SERUJI dengan klik link ini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

BERITA TERBARU

TERPOPULER