close

Mengedukasi Publik, SERUJI Gelar “Dakwah Lewat Media”

SURABAYA, SERUJI.CO.ID – Kantor Berita Umat SERUJI menggelar kajian Islam bulanan yang mengangkat tema “Berdakwah Lewat Media, kabarkan yang baik dan berangus hoax”, di Masjid Arif Nurul Huda Polda Jatim, Surabaya, Sabtu (17/3). Kegiatan ini didukung oleh Polda Jatim dan Radio Suara Muslim.

Para pembicara dari berbagai elemen hadir untuk mengedukasi masyarakat. Mereka diantaranya dari ulama diisi oleh KH. Luthfi Bashori, pimpinan Pondok Pesantren Al Murtadla Al Islami, Singosari, Malang. Dari sisi hukum, AKBP Ari Wahyudi, Bidang Teknologi Informatika Polda Jatim, dan Iptu Roni Faslah, Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Jatim. Kemudian dari media oleh Ferry Koto, Pimpinan Umum SERUJI, dan Fajar Arifianto, mantan Komisioner KPI dan Dewan Redaksi Radio Suara Muslim Surabaya.

KH. Luthfi Bashori mengatakan bahwa berdakwah melalui media sudah ada sejak zaman Rasululllah SAW.

“Waktu zaman Rasulullah penyebaran dakwah dan informasi sudah melalui lewat tulisan, yang sebelumnya disampaikan lewat lisan. Seperti surat-surat Rasulullah kepada pemimpin-pemimpin non muslim,” ujar pria yang akrab disapa Gus Luthfi.


Kata Gus Luthfi, dakwah yang disampaikan Rasulullah lewat tulisan tetap dijaga untuk disampaikan dengan baik, seperti halnya cara Al-Qur’an menyampaikan peringatan.

“Lihatlah kalimat dalam Surat Al-Qoriah, meskipun berisi peringatan tentang ancaman api neraka, tapi disampaikan dengan bahasa yang indah untuk dibaca dan didengar,” terangnya.

Sementara itu, AKBP Ari Wahyudi mengatakan bahwa saat ini pihak kepolisian luar biasa membendung banyaknya kasus penyebaran hoax dan ujaran kebencian karena pengguna akun media sosial seperti Facebook, Twitter, Instagram, juga aplikasi kirim pesan Whatsapp jumlahnya sudah ratusan juta.

“Pesan hoax dan ujaran kebencian begitu mudahnya berseliweran di media sosial. Namun demikian, pihak kepolisian akan terus upgrade kemampuan sehingga pelakunya mudah ditelusuri dan diciduk,” kata Ari Wahyudi.

Kemudian ia menyampaikan pesan kepada masyarakat agar berpartisipasi menghentikan penyebaran kabar yang membuat orang lain merasa tercekam, apalagi bila disampaikan dengan informasi yang tidak benar.

Hal senada juga disampaikan Iptu Roni Faslah, yang berpesan agar masyarakat untuk tidak mudah begitu saja menyebar konten-konten yang tidak terverifikasi dengan benar atau diragukan kebenarannya.

“Dulu ada peribahasa ‘mulutmu adalah harimaumu’, dan kini berlaku ‘jempolmu adalah harimaumu’. Maksudnya jangan karena jempol yang begitu mudah menyebar konten yang tidak benar, itu mengantarkannya ke masalah hukum,” ujar Roni.

Roni juga berpesan kepada pelaku media agar tetap memegang kode etik jurnalistik dalam pemberitaan, sehingga tercipta suasana kondusif di tengah-tengah masyarakat.

Pemateri lainnya, Ferry Koto mengatakan masyarakat saat ini telah terbiasa menganggap atau menjadikan media sebagai justifikasi kebenaran. Menurutnya, ini yang perlu disikapi hati-hati oleh pelaku media.

“Media harus berpegang pada prinsip menjunjung tinggi kode etik jurnalistik. Jangan sampai masyarakat jadi korban, mereka menyebarkan informasi yang tidak benar, yang bersumber dari industri pers,” tegas Ferry.

Loading...

Kolom dr. Irsyal, Sp PD

Waspada Prediabetes, Inilah Faktor Risikonya

Nah, sesuai dengan namanya, prediabetes, penyandangnya belum bisa masuk kategori diabetes, tapi kadar gula darahnya sudah tinggi.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

Baca Juga

Benang Kusut Reformasi Agraria

Bila penyelesaian konflik pertanahan dilakukan hanya mendasar kepada tujuan peningkatan elektabilitas, maka hal itu bukanlah penyelesaian yang konfrehensif sesuai amanat Reformasi Agraria yang dicita-citakan.

Mengenal Lebih Dekat Komisi Anti Korupsi Hongkong

Hubungan persahabatan antara KPK dan ICAC telah terjalin dengan baik selama dua tahun terakhir. Kerjasama kedua lembaga anti rasuah tersebut sebagian besar menyangkut peningkatan kapasitas KPK, terutama dibidang akuntansi forensik, pemulihan aset, dan tehnik investigasi.

Sebut Al-Liwa Berkibar di Kampanye Prabowo, TKN: Bukti Eks HTI di Belakang Prabowo-Sandi

"Bagaimana mungkin seorang Prabowo yang patriotik dan nasionalis tidak berani bersikap dengan tegas hanya karena ingin mendapatkan dukungan elektoral," kata Ace.

Mimpi Indonesia Melaju ke Putaran Final Piala Asia U-23 Dikandaskan Vietnam

Di menit akhir pertandingan, pada menit ke-90+3, Vietnam akhirnya berhasil mencetak gol melalui sundulan gelandang Trieu Viet Hung memanfaatkan umpan tendangan sudut.

Nilai Keberhasilan Pembangunan MRT Karena Kepemimpinan Jokowi Efektif, Begini Penjelasan TKN

Menurut Ace, telah sekian banyak Gubernur DKI Jakarta merencanakan pembangunan MRT, namun, di era kepemimpinan Gubernur Jokowi lah pembangunan MRT dimulai.

Resmikan MRT Fase Pertama, Jokowi: Kita Mulai Peradaban Baru

"Hari ini sebuah peradaban baru akan kita mulai, yaitu dengan dioperasikannya MRT di DKI Jakarta, fase pertama," ujar Presiden.

Jokowi: Selama 4,5 Tahun Difitnah Saya Diam, Hari Ini Saya Akan Lawan !

Saya diam saja tetap masih dituding antek asing. Tapi sekarang dihadapan warga Jogja saya akan lawan

Khofifah Mengaku Kaget Namanya Disebut Romi Terkait Jual Beli Jabatan di Kemenag

"Saya juga kaget, rekomendasi dalam bentuk apa yang disampaikan (Romi)," kata Khofifah.

Sebut Al-Liwa Berkibar di Kampanye Prabowo, TKN: Bukti Eks HTI di Belakang Prabowo-Sandi

"Bagaimana mungkin seorang Prabowo yang patriotik dan nasionalis tidak berani bersikap dengan tegas hanya karena ingin mendapatkan dukungan elektoral," kata Ace.

Nilai Keberhasilan Pembangunan MRT Karena Kepemimpinan Jokowi Efektif, Begini Penjelasan TKN

Menurut Ace, telah sekian banyak Gubernur DKI Jakarta merencanakan pembangunan MRT, namun, di era kepemimpinan Gubernur Jokowi lah pembangunan MRT dimulai.

Jokowi: Selama 4,5 Tahun Difitnah Saya Diam, Hari Ini Saya Akan Lawan !

Saya diam saja tetap masih dituding antek asing. Tapi sekarang dihadapan warga Jogja saya akan lawan

Tidak Terbukti Keterlibatan Prajurit di Acara Prabowo-Sandi, Begini Penjelasan Mabes TNI

Pada saat pensiun, RAT mengembalikan mobil dinas namun pelat nomor dinasnya tetap dipegang yang bersangkutan.

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama

Tidak Terbukti Keterlibatan Prajurit di Acara Prabowo-Sandi, Begini Penjelasan Mabes TNI

Pada saat pensiun, RAT mengembalikan mobil dinas namun pelat nomor dinasnya tetap dipegang yang bersangkutan.

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Khofifah Mengaku Kaget Namanya Disebut Romi Terkait Jual Beli Jabatan di Kemenag

"Saya juga kaget, rekomendasi dalam bentuk apa yang disampaikan (Romi)," kata Khofifah.
video

Viral Video Mobil Berplat TNI di Kampanye Prabowo-Sandi, Begini Penjelasan Mabes TNI

Sebuah video yang memperlihatkan mobil berplat TNI dalam acara kampanye pasangan calon Presiden-Wakil Presiden nomor urut 02, Prabowo-Sandiaga hari ini, Jumat (22/3) viral di media sosial.