Komunitas ODOJ Lampung dan Banten Menggelar Khataman Qur’an

LAMPUNG – Komunitas One Day One Juz (ODOJ) melakukan kegiatan khataman Qur’an di Hall Menara Siger Bakauheni Lampung, Ahad 19/3/2017.

Acara yang digagas oleh ODOJ Banten tersebut merupakan bagian dari rangkaian acara silaturahim antara ODOJ Banten dengan ODOJ Lampung.

Acara yang diberi nama Ngaji On The Street (NGAOS) tersebut dihadiri sekitar 180 orang ODOJers Banten dan Lampung. Ketua pelaksana acara Dede Nurkholis mengatakan acara tersebut bertujuan menguatkan kembali tali silaturahim sesama ODOJer’s.

“Harapannya semoga acara ini bisa semakin menguatkan ikatan tali siilaturahim kita sesama ODOJer’s,” ucap Dede dalam sambutannya.

Ketua ODOJ Lampung Andrian menyampaikan bahwa kedatangan ODOJer’s Banten akan semakin menguatkan eksistensi ODOJ di Provinsi Lampung.

“Selama ini ODOJ Lampung sudah sangat aktif dalam setiap kegiatan di Lampung, karena jumlah anggotanya lumayan banyak, semoga dengan adanya kunjungan dari teman-teman Banten akan semakin menguatkan eksistesi ODOJ Lampung,” ucapnya.

Sementara itu ketua ODOJ Pusat Ricky Adrinaldi mengatakan bahwa komunitas ODOJ tersebut terbentuk karena adanya rasa kecintaan terhadap Al Qur’an.

“Komunitas ini ada karena rasa cinta kita kepada Al Qur’an dan adanya keinginan untuk lebih dekat dengan Al Qur’an,” ucapnya saat sambutan.

Ricky juga menambahkan bahwa ODOJ kedepan mempunyai target merekrut 50 juta ODOJer’s se-Indonesia.

“Insya Allah, jika melihat perkembangan saat ini rasa ingin tahu masyarakat terhadap Al Qur’an, target 50 juta ODOJer’s akan tercapai dalam waktu dekat,” tambahnya.

Komunitas ODOJ merupakan komunitas yang dibentuk bagi mereka yang memiliki keinginan untuk membaca Al Qur’an satu Juz dalam satu hari. Komunitas ini sudah memiliki 200 Dewan Pengurus Area (DPA) dari 500 kabupaten Kota di seluruh Indonesia dengan jumlah anggota lebih dari 100.000 orang. (Adi Fikri Humaidi)

EDITOR: Iwan Y

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Orang-Orang Merdeka

Sejak media menjadi industri, informasi dan berita harus tunduk pada kepentingan pemilik modal, dan erubahlan wartawan hanya sebagai alat produksi semata

Enam Pilar Kemerdekaan Ekonomi Bangsa

Walaupun telah merdeka secara politik sejak tahun 1945, akan tetapi RI masih terus tergantung produk perusahaan-perusahaan asing hingga saat ini. Mulai dari bangun pagi ke bangun pagi berikutnya kita menggunakan dan mengkonsumsi produk-produk perusahaan asing. Mulai dari urusan remeh temeh seperti semir sepatu dan jarum jahit sampai urusan canggih-canggih seperti pesawat terbang dan gadged.

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.

Yuk, Kenali Jenis Busana Tunik