JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Persaudaraan Alumni 212 (PA212) menyatakan bahwa Habib Rizieq Shihab dan para ulama telah memerintahkan untuk menenggelamkan PDI Perjuangan dan koalisinya pada Pemilu 2019 mendatang.
“Para ulama telah menginstruksikan untuk menjauhi dan memutus hubungan dengan partai-partai pendukung penista agama,” kata Ketua Divisi Hukum PA 212, Damai Hari Lubis, dalam keterangan tertulis, Kamis (19/7).
Baca juga: Terkait Pencalegan Kapitra lewat PDIP, Habib Rizieq: Jangan Lagi Ada di Kapal Kami
Partai penista agama yang dimaksud adalah partai pendukung pengusung Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) pada Pilkada DKI 2017 yang lalu. Selain PDIP, partai lainnya NasDem, Perindo, Hanura, PPP, Golkar, dan PKB.
Menghadapi pemilihan legislatif 2019 mendatang, disampaikan PA212 adanya instruksi untuk tidak memilik calon anggota legislatif dari partai-partai tersebut.
“Dalam artian simpatisan dihimbau oleh para ulama untuk bekerja keras mengalahkan partai-partai pembela penista agama di pemilu caleg seluruh Indonesia,” tukasnya.
(ARif R/Hrn)

Yang membesarkan AHOK jadi WAGUB JAKARTA ???
G E R I N D R A !!!
Apa POSTINGAN seperti ini yang di IKUTI oleh ORANG BODOH???
Jgn dihiraukan, masak mau dengerin boronan negara… Hik hik.
Buronan kasus apa bro?
Tak tau atau pura pura tak tau, bro?
Hshaha.aku pingin tau bro alex .yg buronan negara tu kasusnya seperti apa sih.tolong dijelaskan bro.
Katanya manusia zaman now, kok yg kayak gitu aja masih nanya… Kura kura dalam perahu yaaaaaaaaaaa.
Cebong
Saya CEBONG, tapi saya tidak BURONAN. Saya CEBONG, tapi saya tidak MUNAFIK. Kalian apaaaaaaa???? Katanya Muslim sejati, pakai jubah dalam, kepala bersorban n jidat hitam. Tapiiiiiiiiiiiiii jika bermasalah ngacir keluar negeri.. itu yg jd panutan. Taik lah…
Klo gw sih gak terpengaruh begituan… tetap jokowi 2 periode…
Yo Hendra jangan dilayani akun robot….komen nya mah itu ke itu aja udah diprogram ..nggak ada mutu
Karango, kalian satu habib ya. Pantas…..
EGP….. Kalo gw ga mau diatur atur lebih ke hati nurani dan cenderung milih orangnya bukan partai
#tenggelamkan PKS Gerindra pan
Fatwa lucu