Irwan Prayitno: Jika Jiwa Berkuban Jadi Jatidiri, Kesejahteraan Masyarakat Mudah Dicapai

Irwan Prayitno
Gubernur Sumbar Prof Irwan Prayitno (dua dari kanan), 1/9/2017. (foto:Zardi/SERUJI)

Irwan yang juga seorang Hafidz Alquran ini juga menghimbau panitia Masjid atau Mushalla yang melaksanakan penyembelihan hewan kurban untuk dapat mendisribusikan daging kurban secara merata.

“Bagi masjid dan mushalla yang daging kurbannya cukup banyak, sementara masyarakat disekitar tidak seberapa, agar dapat membagikan daging kurbannya pada daerah yang peserta kurbannya sedikit atau pada kantong-kantong masyarakat yang kurang mampu,” harapnya.

Irwan menjelaskan, dibandingkan tahun 1437 H/ 2016 M, jumlah hewan kurban yang berhasil terkumpul pada 1438 H/ 2017 M mengalami peningkatan sebesar 0,077 persen di 19 Kabupaten/Kota se Sumatera Barat.

“Dan tahun ini, Presiden RI kembali memberikan 1 (satu) ekor sapi untuk kurban dengan berat kurang lebih 1 (satu) ton, dan akan disembelih esok hari (sabtu) di Masjid Raya Sumbar bersama dengan hewan-hewan kurban lainnya” sebutnya.

1 KOMENTAR

  1. Kebijakan dan kebijaksanaan seorang pemimpin selalu dapat dinilai dari sikapnya untuk kesejahteraan rakyat. Sekarang ini banyak kita dengar dan lihat, para pemimpin yang bicara-nya saja pun sudah tidak menghargai rakyat. apalagi kalau sudah dalam bentuk tindakan yang merugikan rakyat, apapun alasannya. apakah untuk / demi pembangunan lantas melakukan penggusuran pemukiman rakyat miskin, kebijakan impor yang mematikan usaha rakyat miskin, membangun fasilitas mewah untuk melayani segelintir orang, dsb.

    Begitupun, masih banyak juga yang tertipu oleh pemimpin seperti itu. AYo tingkatkan IQ dengan banyak membaca seruji.co.id

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Ahok Menohok

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Ghazwul Fikri dan Media

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Cerita Hamzah Izzulhaq, Pengusaha di Bidang Pendidikan Yang Sukses di Usia Muda

Meski terbilang sukses di usia muda, nyatanya perjuangan Hamzah Izzulhaq tidaklah mudah.