Bantul Gelar Hari Santri Nasional, Ini Rangkaian Kegiatannya

0
87
Santri mengikuti kegiatan Hari Santri Nasional
Santri mengikuti kegiatan Hari Santri Nasional (Ilustrasi)

BANTUL, SERUJI.CO.ID – Pemerintah Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, menyelenggarakan sembilan kegiatan dengan melibatkan pondok pesantren dalam rangka peringatan Hari Santri Nasional 2017 tingkat lokal.

“Rangkaian kegiatan dalam rangka Hari Santri Nasional (HSN) Tahun 2017 di Bantul tergolong sangat banyak, ada sembilan kegiatan, kalau kurang dari sembilan harus digenapkan,” kata Wakil Bupati Bantul Abdul Halim Muslih saat membuka serangkaian kegiatan HSN 2017 di Masjid Agung Bantul, Rabu (18/10).

Menurut dia, sembilan kegiatan dalam rangka HSN tersebut antara lain Festival Hadroh atau musik bernafaskan Islami pada 18 sampai 20 Oktober di Masjid Agung, Santri Expo di Masjid Agung pada 18 sampai 22 Oktober, Apel Kesetiaan Santri di Lapangan Paseban Bantul pada 22 Oktober.

Selanjutnya Kirab Santri dari Lapangan Paseban menuju Masjid Agung pada 22 Oktober, Diklat Santri di tiga pondok pesantren pada 11 sampai 16 November, Pengajian Akbar dan Peluncuran Kitab Kuning di Masjid Agung, Bakti Sosial Santri di aliran Sungai Winongo, Studi Banding Santri dan ziarah ke tokoh.

“Untuk Bakti Sosial Santri, ada beberapa jenis kegiatan diantaranya para santri sekitar seribu santri bersama saya akan ‘nyemplung’ ke Sungai Winongo untuk membersihkan sampah-sampah,” kata Wabup Bantul.

Adapun serangkaian kegiatan dalam rangka HSN Tahun 2017 di tingkat Kabupaten Bantul diawali dengan Festival Hadroh yang melibatkan para santri perwakilan dari pondok pesantren se Bantul serta Santri Expo yang menampilkan produk-produk pesantren.

“Maka dengan mengucapkan bismillah, Festival Hadroh dalam rangka Hari Santri Nasional Kabupaten Bantul 2017 secara resmi saya nyatakan dibuka,” kata Wabup Bantul menutup sambutan pembukaan HSN 2017 di Bantul.

Sementara itu, Koordinator Relawan HSN 2017 Bantul Atthobari mengatakan, festival hadroh dalam rangka Hari Santri tersebut melibatkan perwakilan dari ponpes yang ada di Bantul. Peserta festival hadroh sebanyak 40 kelompok baik pria maupun wanita.

“Kenapa Festival Hadroh, karena saat ini musik religi yang paling digemari dan familiar itu adalah hadroh, sehingga potensi-potensi yang ada di pondok pesantren ini yang bisa kita gali dari musik tersebut. Harapannya bisa muncul bibit-bibit dalam hadroh itu,” katanya. (Ant/SU02)

Komentar

BACA JUGA
narkoba

Kotak Rokok Berisi Belasan Paket Sabu Disita Polres Lhokseumawe

LHOKSEUMAWE, SERUJI.CO.ID - Anggota Kepolisian Resor Lhokseumawe dari Polsek Samudera, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh berhasil menangkap pengedar narkotika jenis sabu-sabu dan menemukan sebanyak 16...

Polres Lhokseumawe Tangkap Perawat Pencuri Ribuan Botol Infus

LHOKSEUMAWE, SERUJI.CO.ID - Personel Kepolisian Resor Lhokseumawe, Provinsi Aceh menangkap dua orang perawat yang diduga melakukan aksi pencurian sebanyak 2.640 botol cairan infus. Kapolres Lhokseumawe AKBP...
Sudirman Said - Ida Fauziah

Ratusan Dokter Spesialis Dukung dan Siap Kampanyekan Sudirman-Ida

SEMARANG, SERUJI.CO.ID - Sekitar 450 dokter spesialis siap membantu kampanye pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sudirman Said-Ida Fauziyah di bidang kesehatan. "Kami memiliki kepedulian di...
Video Cak Imin dukung Khofifah

Muslimat Dukung Cak Imin Maju Sebagai Cawapres di Pilpres 2019

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Sekitar seribu orang Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) di Kabupaten Malang, Jawa Timur, Ahad (18/2), mendeklarasikan dukungan kepada Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa...
Airlangga Hartarto

Golkar Dapat Nomor Urut 4, Airlangga: Sesuai Dengan 4 Pilar dan Catur Sukses

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto menyatakan nomor urut yang diperoleh partainya, yakni empat, sesuai dengan jumlah empat pilar kebangsaan yang...
loading...
Ilustrasi

Sudah Tepatkah Berlomba-lomba Membuka Minimarket Ummat?

Gegap gempita ummat berjamaah mendirikan Koperasi dengan usaha minimarket perlu diapresiasi. Pasalnya telah tumbuh kesadaran bagaimana menumbuhkan ekonomi ummat supaya lebih berdaya di negeri...
IMG20180217143208

Mengenal Istana Kuning di Kabupaten Kotawaringin Barat

Kotawaringin Barat - Terlintas dalam benak kita sebutan Istana Kuning maka warnanya akan kuning semua. Namun beda dengan Istana Kuning yang berada di tengah...
IMG_20180214_093436_928

Pilkada Calon Tunggal, Demokratiskah?

Pemilihan kepala daerah serentak sudah dalam hitungan bulan lagi.  Harapan akan pesta demokrasi dengan menggunakan hak pilihnya untuk menentukan calon pemimpin daerahnya.  Begitu juga...