Yusirwan Yusif : Dokter Perifer Harus Tingkatkan Kompetensi.

PADANG – Agar diagnostik suatu penyakit bisa ditentukan lebih dini, dokter spesialis di Perifer (specialis terkait penyumbatan di arteri – Red) perlu ditingkatkan kompetensinya dan dilengkapi peralatan diagnostik yang representatif. Hal ini oleh Dr. dr. Yusirwan Yusuf, SpB, MARS, Direktur Utama RS M. Djamil saat membuka acara workshop Pertemuan Ilmiah Berkala (PIB) Penyakit Dalam ke 17 di Padang, hari ini Jumat (3/3).

Yusirwan menjelaskan bahwa dengan adanya peningkatan kompetensi dokter Perifer, rujukuan akan semakin terseleksi dan pelayanan akan semakin dekat sehingga biaya untuk penangan suatu kasus akan semakin murah.

“Walau untuk biaya berobat ada BPJS yang menanggulangi, namun merujuk pasien bukan hanya biaya berobat yang dikeluarkan, tapi juga transportasi dan akomodasi,” ujar Yusirwan.

Pada kesempatan yang sama, Dr. dr. Irza Wahid, SpPD, KHOM, ketua panitia, menyampaikan bahwa workshop ini adalah dalam rangkaian acara PIB Penyaki Dalam ke 17 yang dilaksanakan dari tanggal 3 – 5 Maret 2017. Kegiatan ini diikuti oleh para dokter dari Sumbar, Riau, Kepri dan Jambi.

EDITOR: Harun S

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Implikasi Hukum Kebohongan Publik dari Pejabat Negara

JADI DARI KEDUA LANDASAN HUKUM ISLAM TERSEBUT JELAS BERBOHONG ATAU BERDUSTA ADALAH PERBUATAN YANG DILARANG DAN HARAM HUKUMNYA.

Tragedi Lion Air JT-610: Momentum Peningkatan Kesadaran Hukum Keselamatan Penerbangan

Hasil penelitian penyebab kecelakaan penerbangan yang dilakukan Komisi Nasional Kecelakaan Transportasi (KNKT) hanya merupakan masukan secara tertutup kepada Pemerintah sebagai bahan evaluasi untuk pencegahan antisipasi agar tidak terulang lagi penyebab kecelakaan yang sama.

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER