Warga Malinau Diminta Waspadai Penyakit Filariasis karena Menular

0
Filariasis
Penyakit filariasis atau kaki gajah. Penyakit ini menular (melalui nyamuk) dengan menyerang saluran dan kelenjar limfa akibat cacing filaria. (Foto: BYJU's)

MALINAU, SERUJI.CO.ID – Pemerintah Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara meminta masyarakatnya mewaspadai penyakit filariasis atau kaki gajah atas adanya penderita penyakit ini ditemukan beberapa waktu lalu.

Kepala Dinas Kesehatan John Felix Rundupadang di Malinau, Selasa (17/10), membenarkan bahwa penyakit kaki gajah ini dapat menular kepada semua kelompok umur sehingga patut diwaspadai.

“Penyakit ini menular dengan menyerang saluran dan kelenjar limfa akibat cacing filaria ini menjadi masalah serius di Kabupaten Malinau sehubungan adanya penderita yang pernah ditemukan,” kata John Felix.

Ia menjelaskan, penularan penyakit filariasis ini oleh nyamuk sangat berbahaya bagi masyarakat khususnya yang bermukim di pedesaan maupun perkotaan yang tidak menggunakan pengaman (kelambu) saat tidur.

Oleh karena itu, kata dia, Pemkab Malinau serius melakukan pencegahan dengan pengobatan dini.

“Karena penyakit ini dapat menimbulkan cacat tetap pada tubuh manusia dengan pembesaran pada kaki, lengan dan alat kelamin apabila tidak diantisipasi secepatnya,” jelasnya.

Seiring dengan upaya Pemkab Malinau ini, pemerintah pusat melalui Kementerian Kesehatan RI telah mencanangkan bulan Oktober sebagai bulan bebas penyakit filariasis (kaki gajah).

Program eliminasi penyakit ini telah dilakukan pengobatan pada 241 kabupaten/kota di Indonesia yang tergolong daerah endemis menggunakan DEC dan albendazole yang diberikan sekali dalam setahun.

WHO pada 2000 memperkirakan terdapat sekitar 120 juta orang di dunia yang menderita filariasis limfatik.

Sepertiga di antaranya mengidap infeksi yang parah hingga mengubah bentuk dari bagian tubuh yang terjangkiti.

Parasit filaria masuk ke tubuh manusia melalui gigitan nyamuk yang sudah terinfeksi.

Parasit tersebut akan tumbuh dewasa berbentuk cacing, bertahan hidup selama 6 hingga 8 tahun, dan terus berkembang biak dalam jaringan limfa manusia.

Infeksi ini umumnya dialami sejak masa kanak-kanak dan menyebabkan kerusakan pada sistem limfatik yang tidak disadari sampai akhirnya terjadi pembengkakan yang parah dan menyakitkan. Pembengkakan tersebut kemudian dapat menyebabkan cacat permanen. (Ant/SU02)

BAGIKAN
loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

Terbaru

Gebyar Anak Bangsa

Satlantas Polresta Yogyakarta Sosialisasi Keselamatan Anak di Jalan

YOGYAKARTA, SERUJI.CO.ID - Untuk menggugah kesadaran pengguna jalan, Jajaran Satlantas Polresta Yogyakarta terus melakukan sosialisasi keselamatan dalam berlalu lintas. Selain himbauan kepada para pengguna jalan, sosialisasi...
Muhammad Fawaid

Gandeng PKS, Gerindra Siapkan Pasangan EMAS di Pilgub Jatim

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Partai Gerindra memunculkan nama baru di Pilgub Jatim 2018 mendatang. Nama yang digadang-gadang akan diusung Gerindra bersama partai Koalisinya yaitu Partai...
Kunjungan BPJS

Dirut BPJS Kesehatan Tinjau Pelayanan RS di Medan

MEDAN, SERUJI.CO.ID - Direktur Utama Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Fachmi Idris meninjau RS Bunda Thamrin, Medan yang merupakan salah satu rumah sakit...
Kelompok Kriminal Bersenjata

Polisi Ungkap Aksi Kejahatan Kelompok Separatis di Tembagapura

TIMIKA, SERUJI.CO.ID - Polisi di Provinsi Papua mengungkap aksi kekerasan dan kejahatan yang dilakukan kelompok separatis dari Tentara Pembebasan Nasional Organisasi Papua Merdeka (TPN...
Khofifah Indar Parawansa

Spanduk Golkar Dukung Khofifah Bertebaran di Surabaya

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Spanduk berlambang Golkar mendukung bakal Calon Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sudah mulai bertebaran di sejumlah titik di Kota Surabaya. Spanduk...
Spanduk dukungan Setnov ke RK

Spanduk Dukungan dari Setnov Bertebaran, Ini Respon Ridwan Kamil

BANDUNG, SERUJI.CO.ID -  Kandidat calon Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, enggan mengomentari beredarnya spanduk dan baliho yang bergambar dirinya bersama ketua DPP Golkar, Setya Novanto...