ilustrasi

Oleh:
dr. Irsyal Rusad, Sp PD, dokter spesialis Penyakit Dalam.


SERUJI.CO.ID – “Puasalah agar kamu sehat”, demikian salah satu hadis Rasulullah berkaitan dengan manfaat puasa bagi yang menjalankannya. Penelitian yang sudah banyak dilakukan juga menunjukkan demikian.

Loading...

Tetapi tidak berarti bahwa puasa itu tanpa akibat yang tidak diinginkan. Keluhan-keluhan seperti gangguan lambung, mengantuk, letih, kekurangan cairan, sakit kepala, sering saya lihat setelah beberapa hari melaksanakan puasa. Tabiat makan, minum yang tidak sehat pada waktu berbuka, malam, dan waktu sahur, setelah sepanjang hari menahannya adalah penyebab utamanya.

Karena itu, mudah-mudahan tips berikut ini dapat membantu mengurangi keluhan-keluhan itu.

1. Niat. Niat anda berpuasa hendaknya hanya semata-mata karena menjalankan perintah Allah, mencari ridho-Nya. Keikhlasan yang timbul dari kesadaran ini akan mempengaruhi sikap, perilaku, suasana hati anda dalam menjalankannya. Pilkiran, jiwa anda menjadi lebih tenang, damai. Kedamaian, ketenangan ini mempengaruhi keseimbangan secara keseseluruhan dalam tubuh anda.

2. Jangan hindari makan sahur. Seperti sarapan pagi saat anda tidak puasa, sahur adalah penggantinya. Menghindari sahur sama artinya dengan tidak mengisi tanki bahan bakar mobil anda yang sudah menipis, sementara anda akan berjalan jauh. Akibatnya dalam perjalanan mobil anda akan mogok. Kita, kalau tidak sahur juga bisa demikian, memang tidak mogok seperti mobil yang kehabisan bahan bakar, tetapi perasaan letih, mengantuk, malas, tidak bersemangat, sakit kepala dapat kita alami sepanjang hari berikutnya. Bila anda penyandang diabetes yang mengkonsumsi obat-obatan misalnya, tidak makan sahur bisa memacu hipoglikemi, kadar gula darah anda turun drastis. Menghindari makan sahur juga mendorong anda makan berlebihan pada waktu berbuka dengan segala akibat buruknya.

Makan berlebihan pada waktu sahur juga tidak sehat, apalagi makanan yang cepat diserap seperti gula, karbohidrat olahan. Makanan ini dapat menyebabkan gula darah cepat meningkat, tetapi kemudian cepat juga turun akibat kerja insulin, ini membuat anda mudah letih dan mengantuk.

Sebaliknya, utamakan mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung karbohidrat kompleks, makanan yang kandungan serat tinggi, protein dan sedikit lemak. Sayur-sayuran, buah-buahan, dan makanan lain yang banyak mengandung serat juga sebaiknya anda konsumsi lebih banyak. Makanan berserat ini dicerna lebih lambat dan juga membantu memperlambat proses penyerapan gula dalam sistem pencernaan anda dan gula darah menjadi lebih stabil.

3. Hindari makan berlebihan waktu berbuka. Makan yang rakus,berlebihan dapat memacu keluhan lambung seperti perut menyesak, kembung, sendawa, cegukan, refluks esofagus, bahkan serangan asthma, jantung dapat dipicu oleh karena kebiasaan berbuka tidak sehat ini. Rasulullah memberikan contoh, berbuka hanya dengan 2-3 buah kurma, kemudian air putih. Minum segelas susu, juis buah atau mengkonsumsi buah-buah yang banyak mengandung air seperti semangka, pepaya, melon, jeruk juga sangat baik sebagai pembuka puasa. Lalu setelah itu anda menjalankan shalat maghrib.

Setelah anda selesai menegakkan shalat maghrib atau Isya, baru lah anda kemudian makan yang sebenarnya. Pilih lah makanan yang lengkap nutrisinya, makanan seimbang karbohidrat, protein, dan lemak. Sayuran, buah-buahan, dan makanan lain yang banyak mengandung serat adalah pilihan yang baik. Tetapi, tetap di ingat bahwa makan sedikit, demi sedikit walau lebih sering lebih baik bagi kesehatan pencernaan dan tubuh kita secara keseluruhan.

Jadi lebih baik anda makan bubur, atau sup setelah maghrib, kemudian sedikit nasi setelah Anda shalat Isya atau tarawih. Mengkonsumsi makanan, minuman yang manis -manis, termasuk produk karbohidrat olahan berlebihan juga harus dihindari. Kebiasaan ini dapat menyebabkan fluktuasi gula darah yang tajam, Seperti disinggung di atas, kadar gula darah yang tidak stabil dapat menyebabkan bermacam keluhan, seperti mengantuk, mudah letih dan bahkan adiksi terhadap makanan yang sama.

4. Minumlah yang banyak. Karena siang hari anda tidak minum sama sekali, ini memungkinkan anda mengalami resiko kekurangan cairan bila tidak cukup minum pada waktu malam hari. Sebaiknya paling tidak anda minum 8 gelas air mulai berbuka sampai waktu sahur.

Sumber cairan itu bisa dari juis buah, sup, susu, makanan lainnya, tetapi air putih lebih baik. Kopi, teh, minuman soda sebaiknya anda hindari atau batasi, apalagi bila anda minum waktu sahur, karena minuman in dapat memacu diuresis, anda lebih sering buang air kecil, dan resiko anda mengalami dehidrasi lebih besar.

Kemudian, sebagai tips yang paling penting adalah bahwa, Allah telah mengingatkan kita dalam Alquran, “makanlah, minumlah, tetapi jangan berlebihan, sesungguhnya Allah membenci mereka yang suka berlebihan”

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BACA JUGA

Kota Banjar Pecahkan Rekor Jahit Bendera Merah Putih Sepanjang 3,3 Kilometer

KOTA BANJAR, SERUJI.CO.ID - Pemerintah Kota Banjar bersama TNI, Polri, dan masyarakat Kota Banjar melaksanakan pemecahan rekor nasional menjahit bendera merah putih terpanjang se...

Sidang Tahunan MPR RI, Ketua MPR Sebut Cak Imin Tetap Cawapres

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Deklarasi pasangan calon Presiden (capres)-calon Wakil Presiden (cawapres) telah dilakukan. Banyak pihak yang tadinya disebut-sebut akan jadi cawapres Jokowi maupun Prabowo...

DPR Dukung Penuh Pemerintah Tetapkan Gempa Lombok Jadi Bencana Nasional

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Ketua DPR RI Bambang Soesatyo menegaskan bahwa lembaganya mendukung penuh pemerintah apabila menetapkan peristiwa gempa bumi di Nusa Tenggara Barat (NTB), sebagai...
rupiah

Kembali Tertekan, Rupiah Sudah Menyentuh Rp14.618 per Dolar

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Nilai tukar rupiah kembali tertekan oleh kedigdayaan USD. Hal ini terlihat dari makin terpuruknya nilai tukar rupiah yang ditransaksikan di antarbank...

Terungkap, Perusahaan Vaksin China Produksi Ratusan Ribu Vaksin Bayi Tak Layak

SHANGHAI, SERUJI.CO.ID - Sebuah perusahaan yang memproduksi vaksin untuk bayi di China terungkap telah memproduksi hampir 500 ribu vaksin bayi dengan standar tidak layak. Kantor...
loading...