Peneliti: Orang Normal Pasti Percaya Bahaya Rokok

0
62
Demo penolakan iklan rokok
Demo penolakan iklan rokok. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Peneliti Pusat Kajian Ekonomi dan Kebijakan Kesehatan (PKEKK) Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia Prof Hasbullah Thabrany mengatakan orang normal pasti percaya bahaya rokok.

“Orang normal pasti percaya bahaya rokok karena bukti-bukti ilmiah tentang bahaya tembakau sudah tidak terbantahkan. Hanya orang yang tidak bisa membaca yang tidak percaya,” kata Hasbullah dalam peluncuran buku yang diterbitkan Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian Kesehatan di Jakarta, Rabu (22/11).

Hasbullah mengatakan pemerintah Amerika Serikat telah menelaah lebih dari 7.000 makalah ilmiah media yang terbit sejak 1964 hingga 2014 yang melaporkan bukti-bukti bahaya tembakau.

Menurut kajian tersebut, kematian prematur atau kurang dari usia harapan hidup akibat tembakau di Amerika selama 50 tahun mencapai lebih dari 20 juta orang.

“Jumlah kematian itu sudah terkendali karena upaya pengendalian konsumsi tembakau secara menyeluruh di Amerika Serikat yang menurunkan prevalensi merokok dari 48 persen pada 1965 menjadi 12 persen pada 2012,” tuturnya.

Sedangkan kajian Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada 2014 menyebutkan lima juta orang mati setiap tahun akibat penyakit yang berhubungan dengan konsumsi tembakau.

“Menurut WHO pada 2015, lebih dari 600 orang mati setiap hari di Indonesia akibat penyakit yang berhubungan dengan konsumsi rokok,” katanya.

Lembaga Penerbit Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian Kesehatan menerbitkan buku “Health and Economic Cost of Tobacco in Indonesia”.

Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kemenkes Siswanto mengatakan buku tersebut merupakan hasil kolaborasi para peneliti dari Balitbangkes dan perguruan tinggi.

“Buku ini perlu diadvokasi kepada para pemangku kepentingan terkait pengendalian tembakau sebagai upaya menurunkan angka penyakit tidak menular,” katanya.

Selain Hasbullah, peneliti lain yang terlibat dalam penyusunan buku itu adalah peneliti Balitbangkes Kemenkes Soewarta Kosen dan Nunik Kusumawardani serta peneliti Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga Santi Martini. (Ant/SU02)

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BACA JUGA
Sudirman Said - Ida Fauziah

Sudirman: Jika Tangkap Teroris Cepat, Tentu Polisi Juga Bisa Cepat Tangkap Akun Penyebar Fitnah

SEMARANG, SERUJI.CO.ID - Calon Wakil Gubernur Jawa Tengah nomor urut dua, Sudirman Said berencana akan melaporkan pihak-pihak yang memfitnah dirinya dan calon Wakil Gubernur...
Ida Fauziyah

Ida Fauziyah: Fitnah Dilakukan Secara Sistematis dan Terencana Lewat Sosial Media

SEMARANG, SERUJI.CO.ID - Calon Wakil Gubernur Jawa Tengah Ida Fauziyah menilai fitnah melalui media sosial terhadap dirinya dan calon Gubernur Sudirman Said dilakukan secara sistematis...
Sudirman Said - Ida Fauziah

Sudirman Ungkap Keterlibatan Petinggi Partai Pengusung Ganjar Terkait Video Fitnah

SEMARANG, SERUJI.CO.ID - Calon Gubernur Jawa Tengah Sudirman Said menyebut adanya oknum petinggi partai pengusung petahana yang diduga berada di belakang beredarnya video fitnah di...

Trump Pisahkan Anak dan Orangtua, Menlu Meksiko: Tindakan Tidak Manusiawi

MEKSIKO, SERUJI.CO.ID -  Menteri Luar Negeri Meksiko pada Selasa (19/6) menyebut pemisahan anak-anak dari orang tua pendatang di perbatasan Amerika Serikat-Meksiko kejam dan tidak manusiawi...
Nu dukung Khofifah

Awasi Pencoblosan, Khofifah Tegaskan Akan Maksimalkan Tim Saksi

BLITAR, SERUJI.CO.ID - Calon Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan akan memaksimalkan tim saksi, mengawasi pelaksanaan pencoblosan dalam Pemilihan Gubernur Jatim 2018, yang akan...