Menkes: Seluruh Anak Indonesia Harus Suntik Vaksin


JAKARTA – Menteri Kesehatan Nila Moeloek mengajak seluruh anak Indonesia untuk melakukan imunisasi penyakit campak dan rubella dengan suntik vaksin measless rubella (MR) sebagai upaya pencegahan.

Nila dalam rangka Pencanangan Kampanye MR di SMP Negeri 103 Jakarta di Cijantung Jakarta Timur, Rabu (2/8), mengingatkan agar seluruh siswa-siswi melakukan vaksinasi.

“Ada yang nangis nggak? Harus diimunisasi ya,” ucap Menkes menanyakan siswa-siswi yang telah melaksanakan vaksinasi MR.

Menkes memberikan pemahaman para siswa-siswi akan pentingnya vaksinasi MR untuk mencegah penyakit campak dan rubella yang dilakukan pada anak usia sembilan bulan sampai 15 tahun.

“Imunisasi MR diberikan untuk melindungi anak Indonesia dari penyakit kelainan bawaan seperti gangguan pendengaran, gangguan penglihatan, kelainan jantung dan retardasi mental yang disebabkan adanya infeksi rubella pada saat kehamilan,” paparnya.

Kampanye imunisasi MR sudah dilakukan sejak Selasa (1/8) yang juga dihadiri oleh Presiden Joko Widodo dan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani di Daerah Istimewa Yogyakarta.

Menkes mengatakan kampanye imunisasi MR akan terus dilakukan selama satu bulan penuh di sekolah-sekolah.

“Satu bulan ini di anak-anak sekolah, baru kemudian di masyarakat di puskesmas, ada tahapan-tahapannya. Targetnya 65 juta anak diimunisasi selama dua tahun,” ujar Menkes.

Ia menjelaskan, pemberian imunisasi MR akan dilaksanakan dalam dua fase, yakni pada Agustus hingga September 2017 di seluruh wilayah di Pulau Jawa, dan pada Agustus hingga September 2018 di seluruh provinsi di luar Pulau Jawa.

“Pemberian imunisasi MR ditargetkan mencapai cakupan minimal 95 persen. Target itu dimaksudkan agar eliminasi campak dan pengendalian rubella dapat terwujud pada 2020,” pungkasnya,” pungkasnya. (HA)

Sumber:Antara

2 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Salah Besar Bila Disebut Konflik Agraria Tidak Ada 3 Tahun Terakhir, Berikut Datanya

Pendapat Guru Besar hukum terkait pernyataan capres nomor urut 01, Jokowi soal tidak adanya sengketa lahan dalam kurun 3 tahun ini di proyek infrastruktur.

3 Kunci Sukses Pasarkan Properti Saat Wabah Covid-19

Webinar ini sendiri sengaja diadakan oleh Lamudi untuk membantu para pangembang properti memasarkan produk mereka agar tetap mendapatkan hasil yang maksimal di tengah pandemi corona.

Pasca Kecelakaan Tulang Belakang, Kaki Sering Nyeri dan Perih, Apa Sebabnya?

Pada 16 tahun yang lalu saya pernah kecelakaan dan tiga ruas tulang belakang remuk. 3 bulan awal kaki kiri saya tidak bisa berjalan, 6 bulan berikutnya sudah bisa jalan walaupun tidak sekuat kaki kanan, sampai sekarang.

Breaking News: Akhirnya, Presiden Jokowi Putuskan Tes Massal Covid-19

Tidak mengambil kebijakan Lockdown, Presiden Jokowi akhirnya lebih memilih melakukan tes massal Covid-19.

Tahukah Anda, Berwudhu Dapat Kurangi Risiko Tertular Virus Corona?

Berwudhu merupakan kegiatan yang tak bisa dipisahkan dari muslim.. Tahukah anda bahwa berwudhu bisa mengurangi resiko tertular virus Corona?

Cegah Kepanikan, AMSI Imbau Media Kedepankan Kode Etik dalam Pemberitaan Wabah Corona

Wens menjelaskan beberapa langkah yang harus dilakukan media-media anggota AMSI dalam pemberitaan terkait virus Covid-19 tersebut.

Fahira: Milenial Butuh Teladan, Bukan Tik Tok untuk Membumikan Pancasila

"Membumikan Pancasila secara populer sah-sah saja, tetapi yang dibutuhkan millenial saat ini bukan itu. Milenial butuh teladan dari para penyelenggara negara dan para pemimpin bangsa," kata Fahira

TERPOPULER

close