Menkes Imbau Orang Tua Perhatikan Imunisasi Anaknya

0
20
Imunisasi
Imunisasi di sekolah. (Ilustrasi)

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Menteri Kesehatan Nila Moeloek mengimbau kepada para orang tua untuk memerhatikan program dan jadwal imunisasi anaknya guna menjaga kekebalan tubuh anak dari berbagai penyakit.

“Jadi saya ingatkan untuk semua lakukan imunisasi, ini hak anak,” kata Nila usai meninjau pelaksanaan imunisasi tanggap kejadian luar biasa (Outbreak response immunization, ORI) di Cengkareng Jakarta, Senin (11/12).

Khusus untuk difteri, Menteri Nila menekankan pada orang tua untuk memperhatikan jadwal imunisasi pada anaknya karena vaksin DPT-HB-Hib yang salah satunya untuk mencegah difteri diberikan sebanyak empat kali sejak anak lahir hingga dua tahun.

“Kami imbau orang tua untuk perhatikan betul imunisasi tersebut. Karena imunisasi ini diberikan pada usia dua, tiga, empat bulan, diulang lagi 18 bulan,” kata Nila.

Setelahnya, imunisasi untuk mencegah difteri juga harus diulang lagi pada Bulan Imunisasi Anak Sekolah yaitu pada anak sekolah dasar kelas 1, kelas 2, dan kelas 5.

“Karena difteri ini antibodinya turun dan selalu kita naikan kembali. Karena itu harus dilakukan booster dalam hal ini,” katanya.

Nila menekankan pentingnya pengulangan imunisasi cegah difteri karena kasus penyakit tersebut yang berulang kembali muncul setelah berhasil ditiadakan.

Catatan Kementerian Kesehatan kasus difteri tidak ditemukan lagi pada tahun 1990 dan baru kembali muncul pada tahun 2009. Pada 2013 kasus difteri juga sudah tidak ada lagi dan kembali muncul dengan status Kejadian Luar Biasa (KLB) pada 2017. (Ant/SU03)

Komentar

BACA JUGA
Khofifah Indar Parawansa

Khofifah Harap Polisi Usut Tuntas Kasus Kekerasan Pada Ulama

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Terkait kasus penganiyaan terhadap ulama atau tokoh agama, Khofifah Indar Parawansa menyesalkan hal itu dan berharap pihak berwenang dapat mengusut tuntas...

Ini Tiga Hal Yang Dibahas Dalam Rapat Rektor Kampus Negeri se-Jatim

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Rektor kampus negeri se-Jawa Timur berkumpul di UIN Sunan Ampel Surabaya, Selasa (20/2), untuk membahas perkembangan terakhir SNMPTN 2018, masalah penomoran...
IAIN Langsa

Rektor IAIN Langsa: Negara dan Presidennya Sama, Tapi Kenapa Kenyataan Sosialnya Beda

KOTA LANGSA, SERUJI.CO.ID – Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Langsa Dr. H. Zulkarnaini, MA mengatakan masyarakat Indonesia belum merasakan kehidupan atau kenyataan sosial...

Jika Menang Pilgub, Puti Guntur Janjikan Pendidikan Gratis

MALANG, SERUJI.CO.ID - Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur, Saifullah Yusuf (Gus Ipul)-Puti Guntur Soekarno saat ini tengah fokus mengampanyekan berbagai program untuk...
Puti ke Gereja

Kunjungi Keuskupan Gereja Katolik, Puti Guntur Sampaikan Komitmen Kebangsaan

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Calon Wakil Gubernur Jawa Timur, Puti Guntur Soekarno berkunjung ke Gereja Katolik Keuskupan Kota Malang, Selasa (20/2). Turut mendampingi Sekretaris DPD PDIP...
loading...
IMG_20180220_212008

Pasukan Dayak dan Banser Sepakat Bertemu, Ada Apa..?

Kotawaringin Barat - Sejumlah anggota Barisan Pertahanan Masyarakat Adat Dayak (Batamad) , anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) serta anggota Aliansi Pemuda Dayak (APD) Kabupaten...
20180215_133823

SMA Negeri 1 Merbau Melakukan Aksi Hari Hijab Massal

Para siswa perempuan berbaris dengan rapi di Jalan DI. Panjaitan, sambil senyum-senyum siswa-siswa perempuan SMA Negeri 1 Merbau pawai hijab massal. Dengan membawa spanduk...
019786100_1439819451-ilustrasi-penghinaan-1

Hukum Menghina Bagi Muslim, Masihkah Perlu KUHP?

Undang-undang masalah penghinaan pada presiden/pejabat negara dan wakil rakyat menjadi pembahasan yang sangat menarik di masyarakat. Bahkan menjadi kerancuan manakah antara hinaan dan kritikan....