Fenomena saat ini menunjukkan jumlah prevalensi penyakit tidak menular menggeser kasus penyakit menular di pelayanan kesehatan. Hal ini terjadi akibat perubahan pola hidup masyarakat yang tidak sehat seperti kurang aktivitas fisik dan kurang mengonsumsi buah dan sayur.
“Penyakit tidak menular sebenarnya bisa dicegah dengan kebiasaan pola hidup sehat,” kata Kepala Bagian Hubungan Media dan Lembaga Biro Komunikasi Kemenkes RI Indra Rizon.
Indra berpendapat permasalahan penyakit tidak menular harus diatasi sejak di hulu. Apabila tidak diatasi, lanjut dia, anggaran kesehatan akan tetap lebih banyak terserap untuk biaya penanggulangan penyakit tidak menular yang sangat besar seperti yang terjadi saat ini.
“Untuk mengatasi permasalahan tersebut, diperlukan upaya preventif dan promotif melalui Germas (Gerakan Masyarakat Hidup Sehat) yang saat ini berfokus pada kegiatan perbanyak makan buah dan sayur, rajin aktivitas fisik, dan cek kesehatan secara berkala,” kata Indra. (Ant/Hrn)
