Imunisasi Polio Tetap Dibutuhkan meski Indonesia Terbebas dari Penyakit Ini

0
56

SURABAYA – Penyakit polio atau poliomyelitis merupakan penyakit yang sangat mudah menular yang disebabkan oleh virus polio. Gejalanya bisa ringan seperti flu hingga berat dan bisa menimbulkan kematian. 1-2  persen kasus penyakit polio menyerang jaringan syaraf sehingga bisa menimbulkan kelumpuhan otot lengan, otot kaki, maupun otot pernapasan.

Apabila otot pernapasan lumpuh, maka otot tersebut tidak dapat bekerja sehingga penderitanya tidak bisa bernapas, akibatnya bisa meninggal. Hanya 50 persen penderita polio yang terserang jaringan syarafnya yang bisa bertahan hidup, namun akan mengalami kelumpuhan permanen selama sisa umurnya.

World Health Organization (WHO) menargetkan dunia bebas penyakit polio pada tahun 2020. April 2014, Indonesia mendapatkan sertifikat bebas polio dari WHO karena sejak 2006 sudah tidak ada lagi kasus polio di Indonesia. Hal ini bisa terjadi disebabkan program imunisasi polio di Indonesia berhasil dan diterima mayoritas rakyatnya meskipun ada sebagian kecil masyarakat yang menolak imunisasi.

Imunisasi polio merupakan cara efektif untuk mencegah terjangkitnya penyakit polio dan secara tidak langsung bisa memusnahkan virus polio. Sebab, orang yang telah mendapat imunisasi polio maka tubuhnya akan menjadi kebal terhadap serangan virus polio, sehingga virus polio tidak bisa berkembang biak didalam tubuh.

Semakin banyak orang yang kebal dengan penyakit ini, maka akan semakin sedikit ruang bagi virus polio untuk berkembang biak, sehingga lama kelamaan virus polio bisa punah. Ini pula yang menjadi dasar pertimbangan kenapa imunisasi polio masih diperlukan hingga saat ini meskipun sertifikat bebas polio sudah dikantongi. Selain alasan itu, juga karena dunia belum bebas polio maka ada potensi penularan antar penduduk dunia.

Sejak Juni 2016, telah diperkenalkan inactivated poliomyelitis vaccine (IPV), yaitu imunisasi polio yang cara pemberiannya dengan disuntikkan. Sebelumnya imunisasi polio di Indonesia menggunakan oral poliomyelitis vaccine (OPV) yang pemberiannya dengan cara diteteskan ke dalam mulut. Sekarang kedua-duanya digunakan. Imunisasi polio tetes diberikan 4 kali pada usia bayi 1,2,3 dan 4 bulan. Sedangkan imunisasi polio suntikan diberikan sekali bersamaan dengan pemberian imunisasi polio tetes yang ke-4 (pada usia 4 bulan).

Semoga dengan kerja sama yang baik antara negara dan masyarakat di seluruh dunia dalam menyukseskan program imunisasi polio bisa mengantarkan dunia terbebas dari penyakit polio. Bebasnya dunia dari penyakit cacar merupakan salah satu contoh kesuksesan program imunisasi dalam pemberantasan penyakit, sehingga saat ini sudah tidak diperlukan lagi imunisasi cacar.

Bukti nyata kesuksesan program imunisasi ini mudah-mudahan semakin memperkecil jumlah masyarakat yang belum percaya dengan manfaat imunisasi.

Gambar di atas adalah koleksi pribadi penulis yang belum pernah dipublikasikan

Tulisan terbaru (CJ) Endang Sulistyowati (semua)

BAGIKAN
loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BERITA TERBARU

Sri Untari

Jadi Cawagub Khofifah, PDIP Akan Pecat Emil Dardak Sebagai Kader

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - PDI Perjuangan akan memecat dengan mencabut kartu tanda anggota (KTA) Bupati Trenggalek Emil Elistianto Dardak sebagai kader partai. Hal ini dilakukan...

Tentukan Nasib Novanto, Inilah Keputusan Rapat Pleno Partai Golkar

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Rapat Pleno Partai Golkar baru saja berakhir. Rapat yang dimulai pukul 13.00 WIB ini menghasilkan beberapa keputusan. Antara lain, Rapat Pleno ‎memutuskan...
sawah tercemar

Diberi Dana Tali Asih, Petani Tetap Tuntut PT Mitrabara Bayar Ganti Rugi Yang Sesuai

MALINAU, SERUJI.CO.ID - PT Bara Dinamika Muda Sukses (BDMS) menyerahkan dana tali asih sebesar Rp500 juta kepada petani sebagai bentuk ucapan permohonan maaf atas tercemarnya...

KANAL WARGA TERBARU

skripsi

Ingin Tulisan “WARGA SERUJI” Dibaca Banyak Pengunjung? Cobalah Trik Ini

SERUJI.CO.ID - Untuk menghasilkan tulisan yang enak dibaca dan membuat pembaca selalu menanti tulisan-tulisan anda di kanal "WARGA SERUJI", saya coba berikan sedikit petunjuk...
follow-leader

Menjadi Seorang Pemimpin

Seorang leader/pemimpin harus memiliki jiwa melayani. Pemimpin yang baik berasal dari pengikut yang baik. Cara menjadi pengikut yang baik adalah dengan mendengar, menjadi seorang...

KAPAN PEMIMPIN HARUS DIPATUHI ?

Luthfi Bashori Suatu saat Rasulullah SAW mengirim satu pasukan dan mengangkat seorang Anshar sebagai pemimpin, serta memerintahkan agar seluruh pasukan mematuhi pemimpinnya. Di tengah jalan, tiba-tiba...