Dan, sebenarnya di satu sisi bila anda didiagnosis sebagai penyandang DM, anda masih beruntung, dibandingkan kalau anda divonis menderita kanker. “Apa yang bisa anda lakukan?”, tidak banyak. Tapi dengan DM, apalagi DM itu boleh dikatakan penyakit gaya hidup, dengan gaya hidup yang sehat, DM anda akan lebih mudah juga dikontrol.
Sebaliknya, bila anda tidak dapat menerima kenyataan itu, anda menolaknya, anda hanya sibuk menyesal diri, atau anda mengabaikannya, maka Anda dapat semakin terpuruk dengan segala akibat penyakit ini.
Dan juga, dengan mengetahui, bahwa anda tidak sendiri, ada orang lain, orang-orang terkenal dengan sakit yang sama, anda dapat belajar, mengambil isnpirasi dari orang-orang itu. Saya tidak mengatakan anda harus menjadi seperti mereka, tetapi yang ingin saya sampaikan adalah bahwa, walaupun mereka didera oleh penyakit DM, orang-orang itu tidak putus asa. tidak menghalanginya menjadi orang terkenal, meraaih karir puncaknya
Sebenarnya juga, untuk melihat bahwa sebagai penyandang DM anda tidak sendiri, tidak perlu melihat jauh-jauh. Lihat aja tetangga, atau teman Anda, atau bahkan keluarga anda sendiri yang juga menderita DM. Banyak di antara mereka yang berumur panjang, tanpa komplikasi DM sama sekali. Belajarlah dari mereka, bagaimana mereka hidup dengan DM, apa kiat-kiatnya sehingga usia mereka mencapai usia lanjut, komplikasi DM dapat diatasinya.
Simak saja, Larry King, pembawa “talk show” CNN yang terkenal itu, ketika dia divonis menderita DM, dan kebetulan juga seorang perokok berat, apa komentarya pertama kali?
“Penyakit ini tidak boleh menghentikan karir saya, saya tidak akan membuka peluang penyakit ini untuk mengatur kehidupan saya. Saya percaya, dengan perubahan gaya hidup, berheti merokok, semuanya akan terkendali”
Jadi, yang pasti adalah, mereka yang terkenal itu, atau teman, tetangga Anda yang menderita DM yang tetap sehat sampai akhir hayatnya adalah mereka yang tidak pernah menyerah dengan
penyakitnya. Jangan biarkan diabetes menentukan, mendikte kehidupan anda.
*) Penulis adalah dokter spesialis Penyakit Dalam dan pengasuh rubrik “Dokter SERUJI Menjawab“
(ARif R)
