close

Diabetes: Kenali Penyakit Yang Jumlah Penderitanya Terus Meningkat (2)

SERUJI.CO.ID – Diabetes melitus adalah penyakit kronis, sekali seseorang didiagnosis sebagai penyandangnya, maka pada umumnya penyakit ini akan mendampinginya sepanjang usianya. Dengan kata lain, diabetes ini akan menjadi temannya selamanya.

Penyakit ini juga adalah penyakit progresif, yang bila dibiarkan, tidak dikelola dengan baik, akan merongrong kehidupan penyandangnya. Karena komplikasi-komplikasi yang menakutkan dapat mengancam, menjadi beban kehidupan bagi penyandang dan keluarganya.

Walaupun demikian, penyakit diabetes adalah penyakit kronis yang perjalanan penyakitnya banyak ditentukan oleh reaksi kita terhadap penyakit ini. Diabetes adalah salah satu penyakit kronis yang sangat responsif terhadap perubahan gaya hidup yang kita lakukan. Kepatuhan penderitanya untuk mengikuti diet yang dianjurkan, olahraga, menjaga berat badan normal, dan mengendalikan faktor risiko lainnya sangat menentukan bagaimana akhir dari perjalanan penyakit ini

Karenanya pengetahuan pasien tentang penyakit ini sangat penting. Dan, pengetahuan dasar yang harus dipelajari yang pertama-tama adalah mengenal dengan baik, apakah sebenarnya diabetes melitus itu.

Loading...

Apakah itu diabetes melitus ?

Pertanyaan yang sering diajukan kepada saya di ruang praktek. Seringnya pertanyaan ini barangkali ada kaitannya dengan pengertian diabetes yang tidak sama dan bahkan kadang-kadang salah di tengah-tengah masyarakat, seperti; diabetes yang dikaitkan dengan minum gula, kalau tidak minum gula maka tidak diabetes, baru dianggap diabetes kalau luka tidak sembuh-sembuh.

Atau pendapat lain; harus ada komplikasi, bila tidak ada komplikasi bukan diabetes, diabetes harus ada riwayat keluarga, bila tidak ada riwayat keluarga tidak diabetes. Itulah beberapa contoh pemahaman diabetes oleh sebagian masyarakat yang sering saya dengar.

Baca juga: Diabetes: Kenali Penyakit Yang Jumlah Penderitanya Terus Meningkat (1)

Lalu, dalam buku “Diabetes Solution”, yang ditulis oleh Rodrigues, J.E dan Wyler S, secara sederhana mereka mendefinisikan diabetes melitus sebagai suatu penyakit kronis dengan karakteristik adanya gula darah yang tinggi atau abnormal yang disebabkan oleh produksi Insulin tubuh yang tidak cukup, kurang, atau sensitifitas sel tubuh yang menurun terhadap Insulin. Akibat produksi Insulin yang kurang atau sensitifitas tubuh yang terganggu terhadap Insulin ini, tubuh tidak dapat mempertahankan gula darah yang normal.

Seperti diketahui Insulin adalah hormon yang diproduksi oleh pankreas yang berfungsi membantu agar gula dalam darah sebagai sumber energi masuk ke dalam sel jaringan tubuh.

Dalam keadaan normal, gula darah ini konsentrasinya dipertahankan dalam batasan tertentu terutama oleh insulin. Produksi Insulin yang kurang atau sensitifitas sel jaringan terhadap insulin yang menurun, dikenal dengan resistensi insulin, mengakibatkan gula dalam darah tidak dapat masuk ke dalam sel jaringan tubuh, sehingga gula dalam darah tetap tinggi.

Jadi, kepastian seseorang menyandang diabetes melitus hanya ditegakkan berdasarkan keadaan kadar gula darah, kriterianya hanya itu, sekali lagi hanya atas dasar pemeriksaan gula darah. Besaran gula darah yang dianggap memenuhi definisi diabetes melitus itu sesuai dengan kesepakatan ahli dan perhimpunan diabetes.

Karena itu, apakah seseorang mengidap diabetes atau tidak, tidak terkait dengan adanya gejala-gejala diabetes atau tidak. Seperti banyak pasien-pasien yang tidak menerima ketika dikatakan mengidap diabetes karena mereka tidak merasakan gejala klasik diabetes misalnya, banyak minum, banyak buang air kecil, banyak makan.

Begitu juga tidak didasarkan apakah seseorang itu suka minum gula, atau tidak, banyak makan sebelum pemeriksaan darah, luka yang mudah sembuh atau tidak sembuh-sembuh, gemuk dan kurus, ada atau tidak ada faktor turunan, tua atau muda, dan sebagainya.

Gejala, tanda hanya mempertegas, memperkuat, mendukung diagnosis yang didasarkan pada kadar gula darah.

(SU01)


Bagi pembaca SERUJI yang ingin konsultasi ke “Dokter SERUJI Menjawab” silahkan menuju ke sini.
loading...
Irsyal Rusad
Dokter spesialis penyakit dalam
Loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Ingin Turunkan Berat Badan? Inilah Prinsip Dasarnya!

Berat badan akan turun bila kalori yang digunakan melebihi kalori yang masuk, atau kalori yang kita bakar lebih banyak dari kalori yang dihasilkan tubuh dari makanan yang dikonsumsi.

Diabetes: Kenali Penyakit Yang Jumlah Penderitanya Terus Meningkat (2)

Diabetes melitus adalah penyakit kronis, sekali seseorang didiagnosis sebagai penyandangnya, maka pada umumnya penyakit ini akan mendampinginya sepanjang usianya. Dengan kata lain, diabetes ini akan menjadi temannya selamanya.

Tahukah Anda, Fleksibel itu Menyehatkan ?

Kekakuan itu ialah tanda kematian, sebaliknya, fleksibilitas atau kelenturan itu adalah kehidupan.

Diabetes: Kenali Penyakit Yang Jumlah Penderitanya Terus Meningkat (1)

Ini tergambar dari perkiraan jumlah penderita diabetes melitus pada tahun 1985 yang hanya sekitar 30 juta, meningkat menjadi 366 juta pada tahun 2011. Dan diperkirakan akan mencapai 592 juta orang pada tahun 2035 akan hidup dengan diabetes melitus.

TERPOPULER

Ingin Turunkan Berat Badan? Inilah Prinsip Dasarnya!

Berat badan akan turun bila kalori yang digunakan melebihi kalori yang masuk, atau kalori yang kita bakar lebih banyak dari kalori yang dihasilkan tubuh dari makanan yang dikonsumsi.