Ingin Punya Sticker Pribadi di WhatsApp? Begini Cara Membuatnya

SERUJI.CO.ID – Baru-baru ini pengguna aplikasi kirim pesan terpopuler WhatsApp disuguhi “fitur” baru yang menyenangkan, yakni membuat sticker pribadi, yang bisa menggunakan foto sendiri atau teman atau dengan gambar lain sesukanya.

Fitur “tersembunyi” pada versi terbaru WhatsApp memungkinkan pengguna menggunakan aplikasi pihak ketiga untuk membuat sticker WhatsApp dan membagikannya kepada teman di grup maupun dalam percakapan pribadi.

Meski sudah banyak pengguna yang sudah mempraktikkan dan menggunakannya, tapi masih banyak pula yang mungkin belum mengetahui cara membuat sticker pribadi ini.

Anda tertarik untuk mencobanya? Berikut cara membuat sticker pribadi dan menjadikannya koleksi di daftar sticker Anda di WhatsApp, yang bisa Anda bagi kepada teman chat:

Pertama, Anda harus mengunduh aplikasi WhatsApp 2.18.340 beta yang tersedia di internet tapi bukan di Google Play Store. Gunakan pencarian Google untuk mengunduh WhasApp 2.18.340 beta dalam bentuk APK.

Setelah sukses mengunduh dan memasang aplikasi WhatsApp beta dimaksud, Anda setidaknya butuh dua aplikasi pihak ketiga untuk bisa membuat sticker pribadi. Dua aplikasi yang Anda bisa gunakan adalah aplikasi pengolah gambar Picsart dan Personal Stickers for WhatsApp.

Kedua aplikasi ini bisa Anda unduh satu per satu di Google Play Store atau klik Picsart dan Personal Stickers for WhatsApp. Setelah instalasi selesai Anda bisa memulai untuk membuat sticker.

Buka aplikasi Picsart yang sudah terpasang di ponsel Anda, tapi jangan lupa untuk log in, bisa dengan akun Facebook dan Google untuk masuk ke aplikasi ini.

Setelah aplikasi terbuka, tekan tanda (+) pada aplikasi untuk membuat sticker baru. Dari situ Anda bisa memilih gambar-gambar yang ada untuk dijadikan sticker atau browsing foto di album Anda dengan menekan All Photos.

Pilih foto yang Anda suka dan target orang pada foto yang ingin Anda jadikan sticker, kemudian hilangkan background foto dengan menggunakan fitur “Cutout” yang ada pada Picsart.

Tekan gambar siluet orang untuk menghilangkan background secara otomatis atau menekan tombol di sampingnya untuk menghilangkan background secara manual dengan jari Anda, dan tekan Save.

Setelah itu Anda bisa menambahkan tulisan dengan menekan fitur Text untuk membuat pesan yang akan Anda sampaikan bersama sticker pribadi Anda nanti. Agar tulisan tampil lebih jelas, Anda bisa menambahkan warna lain pada tulisan dengan menekan fitur “Stroke”.

Jika sudah, tekan tanda next (->) di pojok kanan atas layar untuk melanjutkan, dan silakan simpan sticker yang Anda buat dengan memilih “Save as a sticker” dan tambahkan hashtag untuk menamai koleksi sticker baru Anda dan simpan di Gallery.

Anda setidaknya perlu membuat tiga sticker untuk bisa memasukkan sticker-sticker Anda ke dalam WhatsApp. Jadi, buatlah minimal tiga sticker dengan langkah-langkah seperti di atas dan berilah hashtag yang sama.

Setelah itu, buka aplikasi Personal sticker for WhatsApp dan Anda akan melihat daftar sticker yang telah Anda buat sendiri yang tergabung dalam hashtag yang sama. Kemudian jika Anda diminta untuk menambahkannya ke dalam WhatsApp silakan tekan tombolnya.

Untuk memastikan apakah sticker Anda sudah masuk ke daftar sticker di WhatsApp, Anda bisa buka salah satu kontak untuk seolah memulai percakapan, dan tekan tombol tombol sticker, kemudian pilih tombol paling kanan di antara jenis sticker yang ada pada WhatsApp.

Apabila sticker-sticker yang Anda buat sudah ada di situ, Anda berarti sudah berhasil membuat sticker pribadi untuk WhatsApp dan Anda siap menggunakannya atau membagikan dengan teman atau grup.

Selamat mencoba!

(Ant/SU01)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Buruh, Rumah dan Kejahatan Negara

Kementerian kesehatan merilis 6771 KK buang air besar sembarangan di Bekasi. Menjijikkan tentunya. Namun, disebelah kota Bekasi, Kerawang, Luhut Binsar Pandjaitan telah melakukan "topping off" perumahan dan kawasan bisnis Meikarta, dengan nilai projek 20 miliar dolar AS, atau sekitar Rp300 Triliun

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER

Kemcer Di Curug Cipeteuy

Hak Asuh Anak Dalam Perceraian

Retaknya perkawinan yang berujung perceraian sering kali mengakibatkan konflik perebutan hak asuh anak. Dalam artikel kali ini, Ruang Hukum akan menjelaskan tentang hak asuh anak sesuai perundangn yang berlaku dan prosesnya di Pengadilan jika terjadi perselisihan perebutan hak asuh anak. Selamat membaca.....

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi