Arab Saudi, Mesir, UEA, Bahrain Putus Hubungan Diplomatik Dengan Qatar

4
434
Emir Qatar, Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani, pada KTT Islam-Amerika di Riyadh, Arab Saudi

RIYADH – Arab Saudi, Uni Emirat Arab (UEA), Mesir dan Bahrain mengatakan bahwa mereka memutuskan hubungan diplomatik dengan Qatar. Kerajaan Saudi membuat pengumuman tersebut melalui badan pers Saudi yang dikelola negara pada Senin (05/06) pagi waktu setempat.

Kerajaan mengatakan bahwa pihaknya mengambil tindakan untuk apa yang mereka sebut sebagai perlindungan keamanan nasional. Kantor berita tersebut mengeluarkan sebuah pernyataan yang menuduh Qatar telah “menaungi kelompok teroris dan sektarian yang bertujuan menciptakan ketidakstabilan di wilayah ini”.

Tiga negara Teluk tersebut memberi waktu dua minggu kepada pengunjung dan warga Qatar untuk meninggalkan negara mereka, lapor kantor berita Reuters.

Saudi juga menutup perbatasan dan menghentikan lalu lintas udara dan laut dengan Qatar, mendesak “semua negara dan perusahaan sahabat untuk melakukan hal yang sama”.

Kementerian luar negeri Qatar mengatakan bahwa mereka menyesali tindakan negara-negara Arab, dan menyebut keputusan tersebut “tidak dapat dibenarkan”.

“Tindakan tersebut tidak dapat dibenarkan dan didasarkan pada klaim dan tuduhan yang tidak berdasar,” menurut pernyataan tersebut, menambahkan bahwa keputusan tersebut “tidak akan mempengaruhi kehidupan normal warga negara dan penduduk”.

“Tujuannya jelas, dan ini untuk menjatuhkan pemerintahan kerajaan Qatar. Hal ini dengan sendirinya merupakan pelanggaran terhadap kedaulatan [Qatar] sebagai sebuah negara,” tambahnya.

Kementerian luar negeri Bahrain mengeluarkan sebuah pernyataan yang mengatakan akan menarik misi diplomatiknya dari ibukota Qatar, Doha, dalam waktu 48 jam dan bahwa semua diplomat Qatar harus meninggalkan Bahrain dalam periode yang sama.

Mesir juga mengumumkan penutupan wilayah udara dan pelabuhan untuk semua transportasi dari Qatar.

“Untuk melindungi keamanan nasionalnya”, kata kementerian luar negeri dalam sebuah pernyataan.

Perselisihan antara Qatar dan negara-negara Arab Teluk meningkat setelah kejadian peretasan kantor berita Qatar yang dikelola negara.

Menurut Aljazeera, sebuah kantor berita yang berpusat di Qatar, peretas tersebut telah memalsukan sebuah komentar seolah bersumber dari Emir Qatar, Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani, yang kemudian tersiar di seluruh Qatar.

Dalam komentar yang dipalsukan oleh peretas tersebut digambarkan pemimpin Qatar menyatakan dukungannya untuk Iran, Hamas, Hizbullah dan Israel – sambil memprediksi bahwa pemerintahan Presiden AS Donald Trump tidak akan berlangsung lama.

Pemerintah Qatar telah membantah bahwa komentar tersebut pernah dibuat.

“Ada hukum internasional yang mengatur kejahatan semacam itu, terutama serangan cyber (Peretas) akan dituntut sesuai undang-undang,” Mohammed bin Abdulrahman Al Thani, menteri luar negeri Qatar, mengatakan pada hari Rabu.

Meskipun ada sangkalan dari Qatar, Sky News Arab yang bermarkas di UEA dan Al Arabiya terus menayangkan berita-berita yang dipalsukan tersebut, memancing kemarahan di Riyadh dan Abu Dhabi. (Gauzal/Iwn)

 

Komentar

BACA JUGA

Disdik Jateng Fasilitasi Pindah Sekolah Siswa Yang Dikeluarkan SMAN 1 Semarang

SEMARANG, SERUJI.CO.ID - Dinas Pendidikan Jawa Tengah memfasilitasi dua siswa yang dikeluarkan dari Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Semarang untuk melanjutkan pendidikan di SMA...

Terkait Siswa Yang Dikeluarkan, Disdik Anggap SMAN 1 Semarang Sesuai Prosedur

SEMARANG, SERUJI.CO.ID - Dinas Pendidikan Jawa Tengah menyatakan langkah yang dilakukan Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Semarang dengan mengeluarkan dua siswanya sudah sesuai prosedur. "Setiap...

Berikut Kronologi dari Orang Tua Yang Anaknya Dipaksa Mundur dari Sekolah

SEMARANG, SERUJI.CO.ID - Dua siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Semarang dikeluarkan dari sekolah karena tuduhan menganiaya junior saat pelaksanaan kegiatan latihan dasar kepemimpinan. "Kebetulan,...

Dikeluarkan dari Sekolah Karena Diduga Aniaya Adik Kelas, Siswa Ini Mengadu ke Ombudsman

SEMARANG, SERUJI.CO.ID - Anindya Puspita Helga Nur Fadhila, Siswa SMAN I Kota Semarang yang dikeluarkan dari sekolah atas dugaan penganiayaan terhadap adik kelasnya akan mengadu...
Orang tenggelam

Terjatuh di Sungai Dekat Kampus, 2 Mahasiswa IPB Tewas Tenggelam

BOGOR, SERUJI.CO.ID - Sebanyak dua mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB), Jawa Barat, meninggal dunia akibat tenggelam di aliran sungai yang berada di lingkungan kampus, Ahad...
loading...
Green Action - JRC 9

Green Action di Taman Harmoni, Sampah Jadi Emas

Warna Keputih, Sukolilo Surabaya, 6 tahun lebih yang lalu terbiasa dengan bau sampah yang menyengat. Bau busuk semakin menusuk kala hujan tiba. Namun, sejak beberapa...
Screenshot_20180115_194046

PKS Optimis Peroleh 5 Kursi DPRD Pasaman Barat pada Pileg 2019

SIMPANG EMPAT – PKS optimis lima kursi DPRD Kabupaten Pasaran Barat akan diperolehnya pada pileg 2019. Hal ini disampaikan oleh Fajri Yustian Ketua Tim...
images (5)

Garis 7: Sesat Nalar

Analogi adalah sebuah cara otak untuk memahami sesuatu. Analogi mirip dengan perumpamaan. Jika ada orang yang bertanya bagaimana cara membuat jelly, maka paling mudah...