Perserikatan Bangsa Luncurkan Buku Manual untuk Penjara

17

Wina, Seruji.com – Perserikatan Bangsa (PB) berupaya mencegah kejahatan internasional dan membantu reformasi peradilan pidana dengan meluncurkan sebuah buku manual baru yang menyajikan petunjuk praktis dalam mengurus para tahanan ekstremis tercela, memisahkan mereka dari kekerasan, dan memfasilitasi reintegrasi sosial tahanan hingga mereka bebas kelak.

Sebuah buku pedoman pengelolaan para tahanan ekstremis tercela dan pencegahan radikalisasi kekerasan di setiap penjara diluncurkan oleh United Nations Office on Drugs and Crime (UNODC) pada Senin (16/1). Buku itu bermaksud untuk memperkuat komponen-komponen kunci pengelolaan penjara, termasuk pelatihan bagi para staf penjara, manajemen risiko, dan upaya-upaya rehabilitasi.

Wakil Direktur Eksekutif UNODC, Aldo Lale-Demoz, mengatakan dalam peluncuran buku manual tersebut, “Berdesak-desakan, kondisi dan infrastruktur penjara yang menyedihkan, kapasitas penjara yang tidak cukup, dan korupsi merupakan faktor-faktor yang akan berdampak buruk bagi pencegahan yang efektif dan mengonter ekstremisme tercela di penjara.” (ais)

Buku pedoman UNODC itu dapat diakses melalui: http://www.unodc.org/pdf/criminal_justice/Handbook_on_VEPs.pdf

Sumber: un.org/apps/news/

Keterangan foto: Sebuah blok sel di penjara Abu Ghraib di Provinsi Baghdad, Irak. Sumber foto: oig.justice.gov

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama