Perserikatan Bangsa Luncurkan Buku Manual untuk Penjara

Wina, Seruji.com – Perserikatan Bangsa (PB) berupaya mencegah kejahatan internasional dan membantu reformasi peradilan pidana dengan meluncurkan sebuah buku manual baru yang menyajikan petunjuk praktis dalam mengurus para tahanan ekstremis tercela, memisahkan mereka dari kekerasan, dan memfasilitasi reintegrasi sosial tahanan hingga mereka bebas kelak.

Sebuah buku pedoman pengelolaan para tahanan ekstremis tercela dan pencegahan radikalisasi kekerasan di setiap penjara diluncurkan oleh United Nations Office on Drugs and Crime (UNODC) pada Senin (16/1). Buku itu bermaksud untuk memperkuat komponen-komponen kunci pengelolaan penjara, termasuk pelatihan bagi para staf penjara, manajemen risiko, dan upaya-upaya rehabilitasi.

Wakil Direktur Eksekutif UNODC, Aldo Lale-Demoz, mengatakan dalam peluncuran buku manual tersebut, “Berdesak-desakan, kondisi dan infrastruktur penjara yang menyedihkan, kapasitas penjara yang tidak cukup, dan korupsi merupakan faktor-faktor yang akan berdampak buruk bagi pencegahan yang efektif dan mengonter ekstremisme tercela di penjara.” (ais)

Buku pedoman UNODC itu dapat diakses melalui: http://www.unodc.org/pdf/criminal_justice/Handbook_on_VEPs.pdf

Sumber: un.org/apps/news/

Keterangan foto: Sebuah blok sel di penjara Abu Ghraib di Provinsi Baghdad, Irak. Sumber foto: oig.justice.gov

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Implikasi Hukum Kebohongan Publik dari Pejabat Negara

JADI DARI KEDUA LANDASAN HUKUM ISLAM TERSEBUT JELAS BERBOHONG ATAU BERDUSTA ADALAH PERBUATAN YANG DILARANG DAN HARAM HUKUMNYA.

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.