Perserikatan Bangsa Luncurkan Buku Manual untuk Penjara

Wina, Seruji.com – Perserikatan Bangsa (PB) berupaya mencegah kejahatan internasional dan membantu reformasi peradilan pidana dengan meluncurkan sebuah buku manual baru yang menyajikan petunjuk praktis dalam mengurus para tahanan ekstremis tercela, memisahkan mereka dari kekerasan, dan memfasilitasi reintegrasi sosial tahanan hingga mereka bebas kelak.

Sebuah buku pedoman pengelolaan para tahanan ekstremis tercela dan pencegahan radikalisasi kekerasan di setiap penjara diluncurkan oleh United Nations Office on Drugs and Crime (UNODC) pada Senin (16/1). Buku itu bermaksud untuk memperkuat komponen-komponen kunci pengelolaan penjara, termasuk pelatihan bagi para staf penjara, manajemen risiko, dan upaya-upaya rehabilitasi.

Wakil Direktur Eksekutif UNODC, Aldo Lale-Demoz, mengatakan dalam peluncuran buku manual tersebut, “Berdesak-desakan, kondisi dan infrastruktur penjara yang menyedihkan, kapasitas penjara yang tidak cukup, dan korupsi merupakan faktor-faktor yang akan berdampak buruk bagi pencegahan yang efektif dan mengonter ekstremisme tercela di penjara.” (ais)

Buku pedoman UNODC itu dapat diakses melalui: http://www.unodc.org/pdf/criminal_justice/Handbook_on_VEPs.pdf

Sumber: un.org/apps/news/

Keterangan foto: Sebuah blok sel di penjara Abu Ghraib di Provinsi Baghdad, Irak. Sumber foto: oig.justice.gov

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Undang-undang dan Perda Syariah: Ada atau Tidak Ada?

Apakah ada Perda yang secara khusus disebut “Perda Syariah”, misalnya, Perda Provinsi Banten Nomor 10 Tahun 2018 tentang Syariah? Perda semacam itu tidak ada, dan belum pernah dijumpai di daerah manapun di tanah air kita ini. Demikian pula tentang Undang-Undang Syariah, adakah di negara kita ini? Sepanjang pengetahuan saya, UU seperti itu tidak ada.

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Mengenal Ide Pendirian Ruangguru.com, Berawal Dari Kesulitan Iman Usman dan Belva Devara

Inspirasi bisnis bisa datang darimana saja. Termasuk dari masalah yang kita hadapi sehari-hari.