Dua Ledakan di Dekat Gedung Parlemen Afghanistan

Kabul, Seruji.com — Selasa (10/1), terjadi dua ledakan di sekitar gedung parlemen Afghanistan di Ibu Kota, Kabul. Kedua ledakan menewaskan setidaknya 30 orang dan melukai lebih dari 80 orang yang lainnya.

Menurut pihak keamanan, seorang pelaku meledakkan dirinya di wilayah Darul Aman, Kabul, pada Selasa (10/1). Lalu, ledakan kedua menyusul tidak lama setelah itu. Sebuah bom mobil meledak seperti sudah dikoordinasikan.

Ledakan menyentakkan pegawai-pegawai yang keluar menuju bus pulang dari sebuah paviliun kantor para politikus di kompleks Wolesi Jirga (parlemen Afghanistan). Hal itu mengakibatkan mayat-mayat bergelimpangan dengan genangan darah di tempat kejadian.

Kementerian Kesehatan menyatakan bahwa setidaknya 30 orang tewas dan lebih dari 80 orang terluka seperti yang dilansir oleh Aljazeera.

Gerilyawan Taliban mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut. Taliban menyatakan bahwa mereka menargetkan sebuah minibus yang mengangkut staf Direktorat Keamanan Nasional (National Directorat of Security, NDS), agensi intelijen utama Afghanistan.

Dikutip dari the Guardian, juru bicara Kementerian Dalam Negeri, Sediq Sediqqi, mengatakan bahwa sejumlah polisi dan intelijen lokal menjadi korban ledakan bom mobil ketika mereka bergegas menuju ke lokasi kejadian bom bunuh diri. Menurut seorang petugas keamanan asing, unit intelijen lokal tersebut merupakan bagian dari keamanan parlemen.

Seorang anggota parlemen wanita dari Herat, Rahima Jami, menjadi salah seorang korban yang terluka. Ia merupakan politikus Afghanistan ketiga yang terluka akibat sejumlah serangan di Ibu Kota, Kabul, dalam beberapa pekan terakhir ini.

Para pejuang Taliban sedang memerangi rezim yang didukung oleh Barat dan mengusir tentara-tentara asing dari Afghanistan. Sementara itu, NATO pun mendatangkan pasukan dari sejumlah negara, sebagian besar dari Italia, ke Afghanistan sejak beberapa bulan belakangan ini. (ais)

Keterangan foto: Sebuah bom mobil meledak di sekitar gedung parlemen Afghanistan, Kabul. Sekitar 30 orang dilaporkan tewas. (foto: EPA)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Buruh, Rumah dan Kejahatan Negara

Kementerian kesehatan merilis 6771 KK buang air besar sembarangan di Bekasi. Menjijikkan tentunya. Namun, disebelah kota Bekasi, Kerawang, Luhut Binsar Pandjaitan telah melakukan "topping off" perumahan dan kawasan bisnis Meikarta, dengan nilai projek 20 miliar dolar AS, atau sekitar Rp300 Triliun

Anda ASN Yang Terpaksa Harus Bercerai? Simak Prosedur Yang Harus Dilalui

Anda seorang ASN dan sedang mengalami masalah rumah tangga yang berujung perceraian? Simak proses percerain ASN berikut, apa yang harus dilakukan dan kewajiban apa yang muncul.

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Mengenal Ide Pendirian Ruangguru.com, Berawal Dari Kesulitan Iman Usman dan Belva Devara

Inspirasi bisnis bisa datang darimana saja. Termasuk dari masalah yang kita hadapi sehari-hari.