Usai KTT Trump-Kim, Latihan Militer Bersama Amerika-Korsel Harus Tetap Dilakukan

TOKYO, SERUJI.CO.ID –  Jepang memutuskan menghentikan pelatihan pengungsian untuk persiapan kemungkinan serangan peluru kendali Korea Utara, setelah ketegangan di kawasan timur jauh mereda menyusul pertemuan bersejarah pemimpin Amerika Serikat dengan Korea Utara, kata kantor berita Kyodo pada Kamis (21/6).

Presiden Amerika Serikat Donald Trump bertemu dengan pemimpin Korea Utara Kim Jong-un pada pekan lalu di Singapura. Pada saat itu, Kim bertekad mengupayakan penghapusan penuh nuklir di Semenanjung Korea, sementara Trump akan menghentikan pelatihan militer bersama negaranya dengan Korea Selatan, yang dinilai provokatif.

Jepang menyambut pertemuan puncak tersebut sebagai langkah awal mewujudkan pelucutan nuklir Korea Utara. Namun, mereka juga mengatakan bahwa pelatihan bersama Amerika Serikat dengan Korea Selatan masih penting untuk menghalau ancaman Pyongyang.

Korea Utara pada tahun lalu meluncurkan dua peluru kendali, yang terbang di atas wilayah udara Jepang. Pyongyang juga menggelar uji nuklir keenam pada tahun tersebut.

Kepala Sekretaris Kabinet Jepang, Yoshihide Suga, mengulangi kembali seruan bagi Korea Utara untuk mengambil langkah nyata menuju penghapusan penuh yang bisa dibuktikan terhadap semua senjata pemusnah massal yang mereka miliki.

Namun, Suga juga menyambut janji Korea Utara untuk tidak lagi menggelar uji coba senjata.

“Keadaan saat ini sangat berbeda dari tahun lalu, saat banyak dilakukan peluncuran rudal, dan saat ini kami tidak memperkirakan akan ada rudal yang terbang,” kata Suga dalam jumpa pers, dengan menambahkan bahwa persoalan pelatihan pengungsian serangan peluru kendali tengah dipertimbangkan.

Jepang mengupayakan pertemuan Perdana Menteri Shinzo Abe dengan Kim, kata sejumlah sumber pemerintahan setempat pada pekan lalu. Sejumlah media di Jepang juga melaporkan kemungkinan kunjungan Abe ke Pyongyang, paling cepat pada awal Agustus.

Sementara itu, kepala Komando Amerika Serikat untuk wilayah Indo-Pasifik, Laksamana Philip Davidson, menegaskan bahwa negaranya masih berkomitmen dalam persekutuan untuk melindungi Jepang dan memastikan kelancaran pelucutan nuklir.

Jepang, yang menjadi tuan rumah bagi sekitar 50.000 tentara Amerika Serikat, selama ini bergantung pada Washington terkait masalah pertahanan dan punya hubungan dekat dalam hal militer.

Tokyo sempat menggelar latihan evakuasi pada Januari lalu, sementara kota-kota kecil lainnya juga melakukan hal yang sama saat Korea Utara tengah gencar-gencarnya melakukan uji nuklir dan rudal.

Kantor berita Kyodo melaporkan bahwa sebelum dihentikan, sembilan daerah direncanakan melakukan pelatihan pengungsian tersebut. (Ant/Su02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Tragedi Lion JT-610: Urgensi Audit Maskapai Airline untuk Keselamatan Penerbangan

"Secara juridis bila terjadi suatu kecelakaan (accident) pesawat udara dalam kegiatan penerbangan maka Pemerintah juga dapat ditarik menjadi pihak yang harus bertanggungjawab sebagai suatu perbuatan kelalaian dalam melaksanakan kewajiban hukum" -Prof Dr Hasim Purba, SH.MHum

NKRI Bersyariah dan Ruang Publik Inkusif

Saya sendiri berpendapat bahwa dasar negara Republik Indonesia Pancasila sudah sangat memadai sebagai kesepakatan bersama menuju tatanan bernegara yang demokratik sekaligus mewadahi religiusitas inklusif dari segenap warga negara Indonesia termasuk didalamnya mayoritas ummat Islam.

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.

Tiga Budaya Sunda yang Unik, Nomer 1 Sudah Jarang Ditemukan

Semua tradisi dan budaya di Indonesia unik dan mempunyai ciri khas tersendiri. Tak ketinggalan juga budaya Sunda dan segala tradisi yang dijalankan.