Tanah Longsor California, Korban Tewas Naik Jadi 19 Orang

0
22
Korban tanah longsor
Korban tanah longsor (ilustrasi)

LOS ANGELES, SERUJI.CO.ID –  Jumlah korban meninggal akibat tanah longsor yang menghancurkan bagian-bagian Santa Barbara County dengan panorama indahnya di California naik jadi 19 orang pada Sabtu di tengah-tengah kedatangan para penolong yang mencari lima orang yang masih hilang.

Satu orang yang hilang ditemukan masih hidup pada Sabtu (13/1) tetapi peluang-peluang berkurang cepat untuk mencari korban yang masih hidup dari kubangan lumpur dan reruntuhan yang terjadi pada Selasa, kata Sherif Santa barbara County Bill Brown.

“Kami berharap menemukan orang-orang yang masih hidup,” kata Brown dalam jumpa pers.

Brown mengatakan seorang korban ke-19 telah ditemukan dan namanya Morgan Corey, 25 tahun. Adik perempuannya Sawyer yang berusia 12 tahun sebelumnya telah ditemukan meninggal setelah rumah mereka tersapu tanah longsor pekan ini.

Tujuh orang hilang pada awal hari itu. Sekitar 900 personel penolong lagi tiba di Montecito, sebelah utara Los Angeles, untuk bergabung dalam usaha pertolongan yang sedang berlangsung. Sebanyak 2.100 personel dari lembaga-lembaga federal, negara bagian dan lokal termasuk pasukan Penjaga Pantai Amerika Serikat, Angkatan Laut AS dan Palang Merah Amerika, telah berada di lapangan.

Usaha pertolongan itu dilakukan untuk menjawab permintaan mendesak bagi tenaga kerja tambahan yang disampaikan awal pekan ini.

“Kami perlu jumlah itu untuk memenuhi tujuan kami secara efektif,” kata Amber Anderson, seorang juru bicara tim tanggap dari berbagai unsur.

“Untuk mendatangkan orang-orang ke sini perlu waktu dan kami akhirnya peroleh permintaan bantuan,” imbuhnya.

Pada Jumat, kantor sherif itu membuat permintaan bagi informasi tentang warga yang hilang, yang berusia antara 2 tahun hingga 62 tahun.

Bencana tersebut menerjang pada Selasa setelah hujan deras terjadi dekat Montecito, tempat vegetasi telah gundul akibat kebakaran hutan yang terbesar dalam sejarah California.

Tanah longsor dengan lumpur akibat volume air yang tinggi dan pohon-pohon tumbang turun ke lembah di bawah dan membunuh para korban yang berusia antara 3 hingga 89 tahun.

Kerusakan mencakup 78 kilometer persegi, demikian Deparatemen Kehutanan dan Perlindungan Kebakaran Kalifornia.

Para pejabat memerintahkan warga masyarakat yang tinggal di sebagian besar sudut tenggara Montecito, yang terletak di timur Santa Barbara, meninggalkan rumah-rumah mereka untuk selama satu atau dua pekan. Banyak yang pergi ke Carpinteria dekat Montecito. (Ant/SU05)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

KPU

3 Paslon Pilkada Madiun Penuhi Syarat Kesehatan

MADIUN, SERUJI.CO.ID - Tiga bakal pasangan calon peserta Pemilihan Kepala Daerah Kota Madiun 2018 dinyatakan memenuhi syarat kesehatan setelah melalui serangkaian pemeriksaan di Rumah Sakit...
Sikakap

Mentawai Dijadikan Pusat Pengembangan Perikanan Laut

SIKAKAP, SERUJI.CO.ID - Pemerintah Provinsi Sumatera Barat akan memback up kegiatan pengembangan ekonomi Kabupaten Mentawai melalui peningkatan pengembangan perikanan laut yang dipusatkan di Pulau Sikakap,...
Rita widyasari ditahan

KPK Telusuri Perolehan Aset Rita Widyasari

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menelusuri dan asal perolehan aset dalam penyidikan tindak pidana pencucian uang (TPPU) dengan tersangka Bupati Kutai Kartanegara nonaktif...

KPK Dalami Kasus Suap Mantan Ketua DPRD Malang

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - KPK terus mendalami dugaan penerimaan suap dari Pemkot Malang kepada mantan Ketua DPRD Kota Malang Moch Arief Wicaksono yang merupakan tersangka tindak...

“Flight Pass” Pesawat F-16 Warnai Sertijab KSAU

JAKARTA, SERUJI.CO.ID -  "Flight pass" enam pesawat tempur F-16 mewarnai serah terima jabatan (Sertijab) Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU) dari Marsekal TNI Hadi Tjahjanto,...
loading...
tweet

Berjilbab Tapi Korupsi, Bukan Najwa Shihab

"Esensi Islam tidak terletak pada Pakaian yg dikenakan tapi pada Akhlak yg dilaksanakan (Gus Dur) Berhijab tp Korupsi, Najwa Sihab tak berhijab dapat Penghargaan Tokoh...
sumber: harianterbit

Peringatan 44 Tahun Peristiwa MALARI: Mengembalikan Reformasi yang Kita Mau

Pada 15 Januari 2018 lalu, bertepatan dengan 44 tahun Peristiwa 15 Januari 1974 yang lebih dikenal dalam catatan sejarah sebagai Peristiwa Malapetaka Lima Belas...

Orang yang Tidak Bisa Dipercaya Selama-lamanya

Apakah kita harus terus menerus berprasangka baik dan mempercayai seseorang? Allah memberi pelajaran penting : ada orang yang tidak bisa dipercaya selamanya, karena bukti-bukti...