Tanah Longsor California, Korban Tewas Naik Jadi 19 Orang

0
83
Korban tanah longsor
Korban tanah longsor (ilustrasi)

LOS ANGELES, SERUJI.CO.ID –  Jumlah korban meninggal akibat tanah longsor yang menghancurkan bagian-bagian Santa Barbara County dengan panorama indahnya di California naik jadi 19 orang pada Sabtu di tengah-tengah kedatangan para penolong yang mencari lima orang yang masih hilang.

Satu orang yang hilang ditemukan masih hidup pada Sabtu (13/1) tetapi peluang-peluang berkurang cepat untuk mencari korban yang masih hidup dari kubangan lumpur dan reruntuhan yang terjadi pada Selasa, kata Sherif Santa barbara County Bill Brown.

“Kami berharap menemukan orang-orang yang masih hidup,” kata Brown dalam jumpa pers.

Brown mengatakan seorang korban ke-19 telah ditemukan dan namanya Morgan Corey, 25 tahun. Adik perempuannya Sawyer yang berusia 12 tahun sebelumnya telah ditemukan meninggal setelah rumah mereka tersapu tanah longsor pekan ini.

Tujuh orang hilang pada awal hari itu. Sekitar 900 personel penolong lagi tiba di Montecito, sebelah utara Los Angeles, untuk bergabung dalam usaha pertolongan yang sedang berlangsung. Sebanyak 2.100 personel dari lembaga-lembaga federal, negara bagian dan lokal termasuk pasukan Penjaga Pantai Amerika Serikat, Angkatan Laut AS dan Palang Merah Amerika, telah berada di lapangan.

Usaha pertolongan itu dilakukan untuk menjawab permintaan mendesak bagi tenaga kerja tambahan yang disampaikan awal pekan ini.

“Kami perlu jumlah itu untuk memenuhi tujuan kami secara efektif,” kata Amber Anderson, seorang juru bicara tim tanggap dari berbagai unsur.

“Untuk mendatangkan orang-orang ke sini perlu waktu dan kami akhirnya peroleh permintaan bantuan,” imbuhnya.

Pada Jumat, kantor sherif itu membuat permintaan bagi informasi tentang warga yang hilang, yang berusia antara 2 tahun hingga 62 tahun.

Bencana tersebut menerjang pada Selasa setelah hujan deras terjadi dekat Montecito, tempat vegetasi telah gundul akibat kebakaran hutan yang terbesar dalam sejarah California.

Tanah longsor dengan lumpur akibat volume air yang tinggi dan pohon-pohon tumbang turun ke lembah di bawah dan membunuh para korban yang berusia antara 3 hingga 89 tahun.

Kerusakan mencakup 78 kilometer persegi, demikian Deparatemen Kehutanan dan Perlindungan Kebakaran Kalifornia.

Para pejabat memerintahkan warga masyarakat yang tinggal di sebagian besar sudut tenggara Montecito, yang terletak di timur Santa Barbara, meninggalkan rumah-rumah mereka untuk selama satu atau dua pekan. Banyak yang pergi ke Carpinteria dekat Montecito. (Ant/SU05)

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BACA JUGA

Terima Zohri di Istana, Presiden Jokowi: Dia Orang Besar

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Akhirnya juara dunia lari 100 meter U-20, Lalu Muhammad Zohri bertemu dengan Presiden Jokowi. Pertemuan Zohri dengan Presiden yang berlangsung di Istana...
rupiah

Rupiah Makin Mengkhawatirkan, Hari ini Terjerembab di Rp14.422

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Nilai tukar rupiah dalam transaksi antarbank di Jakarta pada Kamis (19/7) sesi pembukaan pagi kembali turun 8 poin, menjadi Rp14.422 per dolar...
Idrus Marham

Idrus Marham Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap PLTU Raiu-1

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hari ini, Kamis (19/7) memeriksa Menteri Sosial, Idrus Marham, sebagai saksi dalam penyidikan kasus suap terkait...

Presiden Jokwi dan Wapres JK Jenguk SBY di RSPAD Gatot Subroto

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Presiden Jokowi bersama Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menjenguk Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta, hari ini,...

Masih Belum Temukan 12 Surat Tanah, PLN Area Dumai Akan Urus Surat Pengganti

PEKANBARU, SERUJI.CO.ID - Setelah berusaha mencari dan dua kali berturut-turut PT PLN (Persero) Area Dumai mengumumkan kehilangan sejumlah Sertifikat dan Surat Tanah lewat media,...