Sekjen PBB Peringatkan AS Atas Tindakan Sepihak Soal Status Jerusalem

0
29
Antonio Guterres
Sekjen PBB Antonio Guterres. (Foto: Istimewa)

NEW YORK, SERUJI.CO.ID – Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres sedang menunggu pengumuman resmi dari Presiden AS Donald Trump berkaitan dengan pengakuan atas Jerusalem sebagai Ibu kota Israel, dan memperingatkan mengenai konsekuensi dari tindakan itu.

“Sebagai masalah prinsip, Sekretaris Jenderal telah mengatakan ia secara terus-menerus telah memperingatkan agar tak ada tindakan sepihak yang akan memiliki potensi untuk merusak penyelesaian dua-negara,” kata Juru Bicara PBB Stephane Dujarric dalam satu taklimat di Markas Besar PBB di New York, Selasa (5/12).

Ia mengatakan pemimpin PBB itu sedang menunggu pernyataan resmi dari Washington.

“Kami sejak dulu telah menganggap Jerusalem sebagai masalah status akhir yang harus diselesaikan melalui perundingan langsung antara kedua pihak –Israel dan Palestina– berdasarkan resolusi terkait Dewan Keamanan PBB,” kata Dujarric.

Trump pada Selasa telah memberitahu para pemimpin Arab dan Israel bahwa ia bermaksud memindahkan Kedutaan Besar AS di Israel dari Tel Aviv ke Jerusalem, tindakan yang akan berpotensi memicu kerusuhan di wilayah tersebut.

Rakyat Palestina menganggap Jerusalem Timur, yang direbut Israel dalam Perang 1967, sebagai ibu kota negara masa depan mereka dan status Jerusalem secara keseluruhan masih menjadi masalah yang harus diselesaikan.

Para pejabat senior AS pada Selasa mengatakan Presiden AS Donald Trump pada Rabu bermaksud mengakui Jerusalem sebagai Ibu kota Israel dan memindahkan Kedutaan Besar AS dari Tel Aviv ke Jerusalem.

Tindakan Trump tersebut bakal menyulut ketegangan lebih jauh di Timur Tengah dan merusak pendirian AS sebagai penengah perdamaian bagi masalah Palestina-Israel.

“Trump akan mengakui Jerusalem sebagai Ibu kota Israel”, kata beberapa pejabat kepada wartawan dalam satu konferensi jarak jauh.

Mereka menjelaskan Presiden AS itu memandang ini sebagai pengakuan bagi kenyataan, kenyataan sejarah dan kenyataan jaman modern.

“Trump juga akan menginstruksikan Departemen Luar Negeri untuk memulai proses pemindahan Kedutaan Besar Amerika Serikat dari Tel Aviv ke Jerusalem”, kata beberapa pejabat yang tak ingin disebutkan jatidirinya.

Mereka menambahkan pemindahan itu akan memerlukan waktu bertahun-tahun.

“Itu bukan berarti kedutaan besar akan pindah besok,” kata mereka. Mereka menyatakan ada sebanyak 1.000 personel di kedutaan besar di Tel Aviv.

“Akan diperlukan waktu untuk menemukan lokasi, menangani masalah keamanan, merancang instalasi baru, menemukan fasilitas baru dan membangunnya, jadi ini bukan proses spontan,” ujarnya.

Walaupun Kongres AS mensahkan Jerusalem Embassy Act pada 1995, yang mengharuskan pemindahan kedutaan besar AS di Israel dari Tel Aviv ke Jerusalem, mantan presiden AS –termasuk George W. Bush, Bill Clinton dan Barack Obama– terus menerus memperbarui surat pelepasan tuntutan presiden untuk menunda pemindahan tersebut dengan mempertimbangkan kepentingan keamanan nasional.

Status Jerusalem masih menjadi salah satu masalah inti dalam konflik Palestina-Israel. Sejauh ini, masyarakat internasional tidak mengakui Jerusalem sebagai Ibu kota Israel dan tak ada negara asing yang menempatkan kedutaan besar mereka di kota tersebut. (Ant/SU02)

Komentar

BACA JUGA

Disdik Jateng Fasilitasi Pindah Sekolah Siswa Yang Dikeluarkan SMAN 1 Semarang

SEMARANG, SERUJI.CO.ID - Dinas Pendidikan Jawa Tengah memfasilitasi dua siswa yang dikeluarkan dari Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Semarang untuk melanjutkan pendidikan di SMA...

Terkait Siswa Yang Dikeluarkan, Disdik Anggap SMAN 1 Semarang Sesuai Prosedur

SEMARANG, SERUJI.CO.ID - Dinas Pendidikan Jawa Tengah menyatakan langkah yang dilakukan Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Semarang dengan mengeluarkan dua siswanya sudah sesuai prosedur. "Setiap...

Berikut Kronologi dari Orang Tua Yang Anaknya Dipaksa Mundur dari Sekolah

SEMARANG, SERUJI.CO.ID - Dua siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Semarang dikeluarkan dari sekolah karena tuduhan menganiaya junior saat pelaksanaan kegiatan latihan dasar kepemimpinan. "Kebetulan,...

Dikeluarkan dari Sekolah Karena Diduga Aniaya Adik Kelas, Siswa Ini Mengadu ke Ombudsman

SEMARANG, SERUJI.CO.ID - Anindya Puspita Helga Nur Fadhila, Siswa SMAN I Kota Semarang yang dikeluarkan dari sekolah atas dugaan penganiayaan terhadap adik kelasnya akan mengadu...
Orang tenggelam

Terjatuh di Sungai Dekat Kampus, 2 Mahasiswa IPB Tewas Tenggelam

BOGOR, SERUJI.CO.ID - Sebanyak dua mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB), Jawa Barat, meninggal dunia akibat tenggelam di aliran sungai yang berada di lingkungan kampus, Ahad...
loading...
Green Action - JRC 9

Green Action di Taman Harmoni, Sampah Jadi Emas

Warna Keputih, Sukolilo Surabaya, 6 tahun lebih yang lalu terbiasa dengan bau sampah yang menyengat. Bau busuk semakin menusuk kala hujan tiba. Namun, sejak beberapa...
Screenshot_20180115_194046

PKS Optimis Peroleh 5 Kursi DPRD Pasaman Barat pada Pileg 2019

SIMPANG EMPAT – PKS optimis lima kursi DPRD Kabupaten Pasaran Barat akan diperolehnya pada pileg 2019. Hal ini disampaikan oleh Fajri Yustian Ketua Tim...
images (5)

Garis 7: Sesat Nalar

Analogi adalah sebuah cara otak untuk memahami sesuatu. Analogi mirip dengan perumpamaan. Jika ada orang yang bertanya bagaimana cara membuat jelly, maka paling mudah...