Kebakaran Hutan di California, 10 Orang Tewas dan 20 Ribu Orang Mengungsi

CALIFORNIA, SERUJI.CO.ID – Kebakaran hutan diperparah angin kencang menyapu kawasan utara California pada Senin (9/10) sehingga menewaskan sedikit-dikitnya 10 orang, menghancurkan ratusan bangunan serta memaksa 20.000 orang mengungsi.

Sepanjang tahun ini, jumlah korban tewas akibat kebakaran di California meningkat menjadi 13, yang tertinggi selama 10 tahun belakangan di negara bagian Amerika Serikat itu, kata pejabat pemadam kebakaran setempat.

Gubernur Jerry Brown memberlakukan keadaan bencana di wilayah Napa, Sonoma, dan Yuba, yang menjadi penghasil minuman anggur.

Ia juga meminta pemberlakuan keadaan bencana nasional dari presiden Amerika Serikat untuk membantu California mengatasi kebakaran itu.

Daerah Sonoma menjadi yang parah terdampak bencana itu, dengan tujuh kematian, sementara dua tewas di Napa dan satu di Mendocino, kata Departemen Perlindungan Kebakaran dan Kehutanan Kalifornia (CalFire).

Rincian mengenai kematian para korban itu hingga kini belum diketahui. Namun sebuah stasiun televisi lokal memberitakan bahwa salah seorang korban adalah seorang perempuan tua tuna netra yang ditemukan di jalan dekat rumahnya di Santa Rosa, Sonoma.

Jumlah kematian itu bisa meningkat lagi, kata Brad Alexander, juru bicara Kantor Layanan Darurat negara bagian. Lebih dari 100 orang kini harus dirawat karena menderita luka bakar dan sesak nafas, kata CNN.

Sepuluh tahun lalu, kebakaran serupa di daerah San Diego dan kawasan selatan California pernah menewaskan 14 orang, kata juru bicara CalFire, Janet Upton.

Pada satu tahun berikutnya, 10 orang tewas pada Agustus 2008 di daerah utara negara bagian yang sama. Sembilan di antara para korban tersebut adalah kru pemadam kebakaran yang kehilangan nyawa saat helikopter yang mereka tumpangi jatuh.

Pada Senin (9/10), ribuan petugas pemadam kebakaran harus berjuang melawan angin berkecepatan 80 km per jam yang membuat api menyebar cepat di 15 wilayah seluas hampir 30.000 hektar.

Sekitar 1.500 rumah dan bangunan komersial hancur di kawasan tersebut, kata direktur CalFire, Ken Pimlott.

Di sisi lain, otoritas di San Fransisko juga mengeluarkan peringatan buruknya kualitas udara akibat asap dari kebakaran. Sejumlah warga mengatakan bahwa mereka bisa mencium bau kebakaran sejak Senin pagi.

“Anda tidak bisa melihat apapun, asapnya sangat tebal,” kata Fred Oliai, 47, pemilik perusahaan penghasil minuman anggur Alta Napa Valley Winery, kepada Reuters melalui sambungan telepon. Dia mengaku tidak bisa memeriksa keadaan perkebunan anggurnya karena harus diungsikan.

Hingga sejauh ini, sekitar 7.700 kebakaran hutan di California telah membakar lahan seluas 350.000 hektar hingga Senin. (Reuters/Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

Sambut Festival Belanja Lajang 11.11, Ecovacs Robotics Beri Promo Diskon Hingga 55%

Perusahaan penyedia Robot Rumah Tangga, ECOVACS ROBOTICS, akan meberikan promos diskon besar-besaran hingga 55% untuk berbagai produk unggulan seperti DEEBOT OZMO T8 AIVI, DEEBOT OZMO T8, dan DEEBOT U2 PRO.

TERPOPULER

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Kemcer Di Curug Cipeteuy

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.