Dam Oroville Bocor Terancam Salju Cair

OROVILLE – Setelah dua hari mengungsi tanpa kepastian, sekitar 200.000 penduduk Northern California dari kawasan hilir Bendungan Oroville di Amerika Serikat diizinkan kembali ke rumah, Selasa (14/2). Tapi, mereka tetap diingatkan mungkin kembali mengungsi ke tempat lebih tinggi jika tim teknisi tidak bisa segera memperbaiki struktur dam yang bocor.

Para teknisi bekerja keras memperbaiki bocoran di saluran pembuangan Oroville Dam yang membendung Danau Oroville. Hasil perbaikan akan diuji akhir pekan ini dengan prakiraan serangkaian badai kecil di wilayah tersebut. Tapi ujian sesungguhnya akan datang beberapa minggu ke depan ketika salju mulai mencair dari pegunungan terdekat.

“Ada prospek kami kembali mengeluarkan perintah evakuasi jika situasinya berubah dan risiko meningkat,” kata Kory Honea, sherrif di Butte County. “Warga dibolehkan kembali ke rumah tetapi harus tetap waspada.”

Penduduk yang hidup di bawah Oroville Dam tiba-tiba diperintahkan mengungsi pada Minggu setelah pihak berwenang melihat luberan besar air danau buatan manusia itu. Saluran pembuangan di bendungan mengalami kerusahan, dengan lobang yang semakin besar. Perintah evakuasi dilakukan dengan pertimbangan kemungkinan tumpahan air membesar karena erosi.

Selama akhir pekan, air danau meluap dan tumpah menembus saluran pembuangan darurat tak beraspal hampir 40 jam. Setelah tumpahan cenderung membesar dan merusak bagian bawahnya, ketinggan air mulai menurun.

Departemen Sumber Daya Air California mengatakan, dua lubang di saluran telah diperbaiki dan bendungan siap mewadahi hujan dan salju cair. Dikatakan, air danau di belakang Oroville Dam sudah dikuras sehingga saluran pembuangan yang bocor bisa dibenahi.

Ramalan cuaca menyebut bakal ada hujan lebat pada Rabu, dan segera ada salju mencair pecan depan. Sementara, 40 truk dikerahkan untuk mengurukkan 30 ton pasir, blok beton dan batu-batu setiap jam ke kawasan rusak. Helikopter juga menjatuhkan kantong batu dan pasir ke situs masalah.

Oroville Dam membendung Sungai Feather di timur kota Oroville, di negara bagian California. Dengan tembok 235 meter, dam ini tertinggi di Amerika Serikat. Dam yang mulai dibangun 1961 dan diresmikan 1968 ini utamanya untuk suplai air, pembangkit listrik, dan kendali banjir.

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Kalimantan, Tumpuan Indonesia ke Depan

Kalau ada orang orang memandang remeh Kalimantan, saya pastikan yang bersangkutan kurang banyak piknik di dalam negeri

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Kalimantan, Tumpuan Indonesia ke Depan

Kalau ada orang orang memandang remeh Kalimantan, saya pastikan yang bersangkutan kurang banyak piknik di dalam negeri

Kolaborasi Jadi Kunci Perangi Disinformasi dalam Konten Digital

Asosiasi Media Siber Indonesia Jawa Timur (AMSI) Jatim berkolaborasi dengan Polda Jawa Timur, Pemprov Jatim dan Kodam V/Brawijaya berupaya bersama-sama memerangi hoaks melalui stakeholders meeting

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

TERPOPULER