Dam Oroville Bocor Terancam Salju Cair

0
39
Shari Mota, penduduk Gridley, mencoba menidurkan anak-anaknya di pusat evakuasi di Butte County Fairgrounds, Chico, California.

OROVILLE – Setelah dua hari mengungsi tanpa kepastian, sekitar 200.000 penduduk Northern California dari kawasan hilir Bendungan Oroville di Amerika Serikat diizinkan kembali ke rumah, Selasa (14/2). Tapi, mereka tetap diingatkan mungkin kembali mengungsi ke tempat lebih tinggi jika tim teknisi tidak bisa segera memperbaiki struktur dam yang bocor.

Para teknisi bekerja keras memperbaiki bocoran di saluran pembuangan Oroville Dam yang membendung Danau Oroville. Hasil perbaikan akan diuji akhir pekan ini dengan prakiraan serangkaian badai kecil di wilayah tersebut. Tapi ujian sesungguhnya akan datang beberapa minggu ke depan ketika salju mulai mencair dari pegunungan terdekat.

“Ada prospek kami kembali mengeluarkan perintah evakuasi jika situasinya berubah dan risiko meningkat,” kata Kory Honea, sherrif di Butte County. “Warga dibolehkan kembali ke rumah tetapi harus tetap waspada.”

Penduduk yang hidup di bawah Oroville Dam tiba-tiba diperintahkan mengungsi pada Minggu setelah pihak berwenang melihat luberan besar air danau buatan manusia itu. Saluran pembuangan di bendungan mengalami kerusahan, dengan lobang yang semakin besar. Perintah evakuasi dilakukan dengan pertimbangan kemungkinan tumpahan air membesar karena erosi.

Selama akhir pekan, air danau meluap dan tumpah menembus saluran pembuangan darurat tak beraspal hampir 40 jam. Setelah tumpahan cenderung membesar dan merusak bagian bawahnya, ketinggan air mulai menurun.

Departemen Sumber Daya Air California mengatakan, dua lubang di saluran telah diperbaiki dan bendungan siap mewadahi hujan dan salju cair. Dikatakan, air danau di belakang Oroville Dam sudah dikuras sehingga saluran pembuangan yang bocor bisa dibenahi.

Ramalan cuaca menyebut bakal ada hujan lebat pada Rabu, dan segera ada salju mencair pecan depan. Sementara, 40 truk dikerahkan untuk mengurukkan 30 ton pasir, blok beton dan batu-batu setiap jam ke kawasan rusak. Helikopter juga menjatuhkan kantong batu dan pasir ke situs masalah.

Oroville Dam membendung Sungai Feather di timur kota Oroville, di negara bagian California. Dengan tembok 235 meter, dam ini tertinggi di Amerika Serikat. Dam yang mulai dibangun 1961 dan diresmikan 1968 ini utamanya untuk suplai air, pembangkit listrik, dan kendali banjir.

 

BAGIKAN
loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

Terbaru

Meski Tertunda Karena Hujan, Akhirnya Tenda Bantuan Untuk Rohingya Dapat Didirikan

BANGLADESH – Akhirnya tenda bantuan dari Indonesia untuk pengungsi Rohingya sudah berdiri. meskipun sebelumnya sempat tertunda akibat hujan deras pada hari Kamis (21/9), di...

Oktober, Jadi Tidaknya Demokrat Usung Khofifah Ditentukan

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Peluang Mensos Khofifah Indar Parawansa untuk mendapatkan rekomendasi dari Partai Demokrat pada Pilgub Jatim 2018 mendatang terbuka lebar. Pasalnya, menurut rencana...

Pengamat: Emil-Daniel Perpaduan Yang Saling Melengkapi

JAKARTA- Pengamat politik dari Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah, Adi Prayitno, mengatakan bila Partai Golkar memutuskan mendukung pasangan Ridwan Kamil (Emil)-Daniel Mutaqien pada...

Uber Terancam Dilarang Beroperasi di London

LONDON - Perusahaan operator transportasi online Uber terancam tidak dapat beroperasi di London setelah perpanjangan lisensi operasinya ditolak oleh otoritas transportasi London, Transport for...

Rotasi Pejabat, Soekarwo Promosikan Adik La Nyalla Mattalitti

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Gubernur Jawa Timur Soekarwo merotasi sejumlah nama menduduki jabatan baru di Pemprov Jatim. Tak terkecuali adik kandung La Nyalla Mattalitti, yakni...

Polisi Mimika Sita Ribuan Sachet Obat Batuk

TIMIKA - Kepolisian Sektor Mimika Baru, Polres Mimika, Papua, menyita 40 karton berisi 59.610 sachet obat batuk jenis komix yang dijual bebas tanpa izin...