Satpam Sekolah Gagalkan Pencurian Laptop

PONOROGO, SERUJI.CO.ID – Satpam SMPN 2 Jetis, Marni menggagalkan pencurian “laptop” atau komputer jinjing yang dilakukan dua orang tersangka, Randy dan Dika keduanya warga Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, Senin (18/6) dini hari.

Kasubbag Humas Polres Ponorogo, AKP Sudarmanto di Ponorogo menuturkan, tersangka sebenarnya sudah berhasil membobol ruang Tata Usaha di sekolah tersebut, dan mencuri sebuah komputer jinjing merk Acer tipe “Aspire 47302”.

“Kedua tersangka sudah berhasil membobol ruang Tata Usaha dengan cara mencongkel pintu menggunakan linggis dan obeng. Dika yang sudah berhasil membawa ‘laptop’ bersama ‘charger’ segera meninggalkan ruangan,” ujarnya.

Setelah berhasil mencuri komputer jinjing, kedua tersangka melompati pagar untuk menuju tempat sepeda motornya di parkir.

Pada saat kedua tersangka hendak menaiki motor, masih kata Sudarmanto, Marni, satpam SMPN 2 meneriaki kedua tersangka dengan teriakan “maling”.

“Karena takut, tersangka Dika melemparkan ‘laptop’ ke dalam areal sekolahan dan melarikan diri, sedangkan tersangka Randy tidak sempat melarikan diri dan ditangkap sejumlah warga,” jelas Sudarmanto.

Marni segera menelepon petugas piket Polsek Jetis untuk melaporkan peristiwa tersebut. Dan saat ini Polsek Jetis mengamankan tersangka berikut sejumlah barang bukti guna penyelidikan lebih lanjut. (Ant/Su02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Zero Black Out, Mampukah PLN?

Black out tidak disebut secara eksplisit. Hanya menjadi bagian jabaran risiko produksi/operasi yaitu kerusakan peralatan. Inilah  masalah pokoknya. Sesuatu yang berakibat fatal tidak diidentifikasi secara cukup dalam dokumen rencana stratejik jangka panjang PLN.

Reuni 212, Aksi Yang Berat Terasa Ringan

Aksi reuni 212 tahun 2018 ini bukan hanya dihadiri oleh kaum muslimin, tapi juga oleh pemuka lintas agama. Sebuah spirit yang sangat besar pengaruhnya untuk perubahan bangsa ke depan. Ini sebuah bukti lagi, bahwa umat islam bukan pecundang. Umat Islam bukan teroris pemecah belah bangsa, umat islam bukan anti kebhinnekaan .....

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.