SURABAYA – Kepolisian Sektor (Polsek) Pakal, Surabaya meringkus dua pelaku perampasan sepeda motor milik Arafah, warga Sidoarjo, Jawa Timur yang merupakan seorang suporter tim sepak bola Persebaya Surabaya.
Kepala Polsek Pakal Surabaya Komisaris Polisi Gede Suartika kepada wartawan di Surabaya, Jumat (15/9), mengatakan sepeda motor korban yang masih berusia 18 tahun itu dirampas oleh komplotan yang selama ini dikenal sebagai spesialis kejahatan pencurian dengan kekerasan.
Pelakunya empat orang, dua di antaranya telah kami ringkus, masing-masing berinisial JP, usia 27 tahun, warga Jalan Putat Jaya Gang Makam Jarak, serta TA, usia 30 tahun, warga Jalan Gajah Mada 1 Dalam Sawunggaling Wonokromo Surabaya, katanya.
Dua pelaku tersebut, kata dia, tercatat sebagai residivis. “Dua pelaku lainnya masih kami kejar,” ujarnya.
Gede mengatakan sepeda motor korban dirampas oleh komplotan pelaku saat pulang menyaksikan pertandingan Persebaya melawan Persinga Ngawi di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, Kamis (14/9) petang.
“Komplotan pelaku ini menyaru sebagai suporter Persebaya dan menyasar korban dari suporter Persebaya yang sesungguhnya,” ujarnya.
Dalam kejadian itu, dia mengisahkan, Arafah kebetulan terpisah dari teman-teman suporter rombongannya karena memang jalanan di sekitar Gelora Bung Tomo Surabaya macet pada jam bubaran pertandingan.
