Pasca Penggerebekan Apotek di Medan, YLKI: Tertibkan Apotek Penjual PCC

0
35
pcc
Pil PCC Ilegal. (ilustrasi)

MEDAN – Yayayan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Sumatera Utara meminta Polrestabes Medan menertibkan apotek yang menjual pil PCC (Paracetamol Cafein Carissoprodol) yang sangat berbahaya bagi kesehatan dan bisa menimbulkan jatuhnya korban jiwa.

“Kita tidak ingin kasus pil PCC yang menelan korban terjadi di Kendari dialami pula oleh remaja di Kota Medan, hal tersebut agar dicegah oleh aparat keamanan,” kata Ketua YLKI Sumut Abubakar Siddik di Medan, Sabtu (23/9).

Oleh karena itu, menurut dia, untuk mencegah agar remaja tidak mengonsumsi pil PCC, maka seluruh apotek yang ada di Kota Medan tidak diperbolehkan menjual pil yang menyengsarakan tersebut.

“Apotek yang dianggap nakal dan masih terus menjual pil PCC itu, harus diamankan petugas kepolisian, dan langsung saja diproses secara hukum,” ujar Abubakar.

Ia menyebutkan, aparat keamanan harus bertindak tegas terhadap apotek, demi menyelamatkan generasi muda agar tidak menggunakan pil PCC yang dapat menimbulkan gangguan kejiwaan, halusinasi, dan menimbulkan kejang-kejang pada tubuh.

Pil PCC tersebut juga tidak boleh digunakan oleh pelajar, karena akan berdampak cukup besar bagi gangguan kesehatan mereka.

“Pil PCC yang membawa ‘maut’ itu, dapat merusak moral dan mental generasi muda harapan bangsa,” ucapnya.

Abubakar menyarankan para orang tua dan guru di sekolah harus tetap mengawasi ekstra ketat para pelajar agar menjauhi pil PCC yang cukup murah dan dapat terjangkau.

Selain itu, polisi juga perlu terus melakukan razia terhadap apotek yang menjual obat kimiawi tersebut.

“Polisi harus bertanggung jawab dalam mengantisipasi peredaran pil PCC yang membahayakan kesehatan masyarakat,” kata Direktur Citra Keadilan itu.

Sebelumnya, Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Medan menggerebek sebuah apotek di kawasan Jalan Gunung Karakatau, Kecamatan Medan Timur, dan menyita 2.000 butir pil PCC yang masih dalam kemasan, dan yang sudah lepas kemasan.

Kasat Reserser Narkoba Polrestabes Medan AKBP Ganda Saragih dalam paparannya di Mapolrestabes Medan, Jumat (22/9) mengatakan, pengungkapan obat terlarang itu, berawal dari informasi yang diperoleh dari masyarakat adanya peredaran pil PCC di wilayah Jalan Mandala Bay Pass Medan.

Informasi tersebut direspon oleh petugas kepolisian dengan melakukan penyelidikan dan menyamar sebagi pembeli atau “under cover buy” pil PCC.

“Dari hasil penyamaran tersebut, diamankan seorang pelaku berinisial JP dari kediamannya, dan menyita barang bukti 186 butir pil PCC,” ujar AKBP Ganda. (Ant/SU02)

Komentar

BACA JUGA
Zakat ASN 2,5%

Presiden Tidak Akan Tandatangani UU MD3

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Presiden Jokowi tidak akan menandatangani revisi Undang-Undang No 17 tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD, atau dikenal UU MD3 yang...
pistol, senjata api

Balik Melawan, Polrestro Jakbar Tembak Mati Perampok Bersenjata

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Petugas Polres Metro Jakarta Barat menembak mati perampok bersenjata api, Hendri, lantaran berusaha melawan anggota usai dilakukan penangkapan. "Petugas mengambil tindakan tegas dan...
luhut binsar panjaitan

Luhut: Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Tetap Berlanjut

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan memastikan proyek pembangunan kereta cepat Jakarta-Bandung tetap berjalan meski meleset dari target awal beroperasi. Luhut menggelar...

KPU Bali Targetkan Partisipasi Pemilih Lebihi Nasional

DENPASAR, SERUJI.CO.ID - Komisi Pemilihan Umum Provinsi Bali menargetkan partisipasi pemilih dalam Pilkada 2018 di daerah itu melebihi target nasional yang ditetapkan sebesar 75,5 persen. "Kami...

Bamsoet: UU MD3 Tidak Bungkam Kebebasan Pers

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Ketua DPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengatakan disetujuinya pengesahan Undang-Undang tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD, atau dikenal dengan UU MD3 hasil perubahan...
loading...
Marah

Marah

Marah. Sebuah kata yang sederhana tapi punya implikasi yang besar.  Akibat marah, hubungan silaturrahim badunsanak bisa putus, dengan tetangga tidak berteguran, pejabat bisa kena...

SUARA WARGA MUHAMMADIYAH BISA JADI PENENTU PEMENANG PILGUB JATIM 2018

Suara Warga Muhammadiyah, Bisa Jadi Penentu Pemenang Pilgub Jatim 2018 By: Syaifulloh Penikmat Pendidikan Kedua calon Gubernur Jawa Timur kedua-duanya memiliki back ground dari Ormas terbesar di...
KH. Luthfi Bashori

Nikah Mut’ah Pernah Dihalalkan, Lantas Dilarang Untuk Seterusnya

Sy. Abdulah RA mengisahkan, ia dan para shahabat pergi berperang besama Rasulullah SAW tanpa disertai wanita (istri mereka). Lalu para shahabat bertanya kepada Rasulullah...