KPK Tahan 2 Calon Wali Kota Malang Tersangka Suap APBD-P 2015

0
97
Korupsi DPRD Malang
Ya’qud Ananda Gudban, calon Wali Kota Malang 2018-2023, tersangka suap APBD Kabupaten Malang.

JAKARTA, SERUJI.CO.ID –  Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya menahan 2 orang calon Wali Kota Malang dalam kasus suap terkait pembahasan APBD-P Pemkot Malang Tahun Anggaran 2015.

Kedua calon Wali Kota tersebut adalah Moch Anton dan Ya’qud Ananda Gudban. Anton adalah petahana yang kembali mencalonkan diri berpasangan dengan Syamsul Mahmud (Asik) sebagai paslon nomor urut 2 yang diusung PKB, Gerindra dan PKS.

Sementara Ananda Gudban adalah mantan anggota DPRD Kota Malang yang menjadi paslon nomor urut 1, berpasangan dengan Ahmad Wanedi (Menawan) dan diusung oleh PDI-P, PAN, PPP, Hanura dan Partai Nasdem.

Kedua calon Wali Kota ini ditahan selepas dilakukan pemeriksaan oleh KPK sejak Selasa (27/3) pagi hingga malam, bersama dengan lima anggota DPRD lainnya yang juga ditahan.

“Moch Anton, Wali Kota Malang ditahan di Rutan Cabang Guntur dan enam anggota DPRD ditahan di Rutan Cabang KPK. Penahanan untuk 20 hari pertama,” kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Jakarta, Selasa (27/3) malam.

Kelima anggota DPRD Kota Malang tersebut adalah Heri Pudji Utami (PPP), Abdul Rachman (PKB), Hery Subianto (Demokrat), Rahayu Sugiarti (Golkar), dan Sukarno (Golkar).

Sebelumnya pada Agustus 2017 lalu, KPK telah menetapkan dua tersangka dalam kasus suap APBD-P 2015 ini, yakni mantan Ketua DPRD Kota Malang M Arief Wicaksono dan mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Pengawasan Bangunan (PUPPB) Jarot Edy Sulistyono.

Baca juga: Cawalinya Ditetapkan KPK Sebagai Tersangka, PPP: Kami Serahkan Proses Hukum

Setelah melakukan penyelidikan dan mendalami kasus tersebut, KPK pun mengumumkan kembali bahwa Wali Kota Malang, Moch Anton bersama 18 anggota DPRD Kota Malang 2014-2019 lainnya, ikut terlibat dalam kasus tersebut dan ditetapkan sebagai tersangka pada Rabu (21/3).

Langganan berita lewat Telegram
loading...
1
2
Loading...
BACA JUGA

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

TERBARU