Bupati Kukar Jadi Penghuni Pertama Rutan KPK Yang Baru Diresmikan

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Tersangka dugaan korupsi, Bupati Kutai Kertanegara Rita Widyasari menjadi penghuni pertama rumah tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang baru diresmikan, di gedung Merah Putih.

Rita ditahan setelah menjalani pemeriksaan sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap dan penerimaan gratifikasi di Kabupaten Kutai Kertanegara yang ia pimpin.

“RIW ditahan untuk 20 hari ke depan di Cabang Rutan KPK Gedung Merah Putih di Kavling K4,” kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di gedung KPK Jakarta, Jumat (6/10).

Rita hari ini diperiksa terkait suap dan gratifikasi serta peningkatan hartanya yang drastis selama menjabat.

“Terkait dengan penerimaan gratifikasi dan peningkatan kekayaan di LHKPN selama menjabat,” jelas Febri.

Sekitar pukul 20.50 WIB, Rita terlihat keluar dari gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Jumat (6/10) mengenakan rompi oranye tahanan KPK.

“Pokoknya saya akan tetap merasa tidak bersalah,” ungkap Rita yang merupakan politisi Golkar ini saat memasuki mobil tahanan KPK yang membawanya ke tahanan.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Nasionalisme Kita: Rizal Ramli, Tak berkompromi Dengan Urusan Harga Diri Bangsa

Saat ini Rizal mempersoalkan isu Freeport, kenapa kita beli? kan itu punya kita sendiri setelah berakhir kontrak dua tahun lagi? Lalu orang-orang yang tidak suka pikiran Rizal atau merasa professor pintar atau merasa Rizal oposisi yang iri sama Jokowi, mengolok-olok Rizal sebagai goblok atau pengkhianat atau iri dan dengki atau tidak faham, dan lain sebagainya.

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER