Menikmati Sensasi Makan dalam Pesawat Terbang, di Jogja Aiport Resto

Makan di dalam restoran biasa, tentu biasa. Bagaimana jika makan di pesawat terbang?

SERUJI.CO.ID – Jogja tak henti-hentinya berinovasi soal dunia wisata dan kuliner. Berbagai restoran baru banyak bermunculan dengan konsep unik yang ditawarkan. Salah satunya adalah Jogja Airport resto, yang berinovasi dengan menyajikan sensasi makan di dalam pesawat kepada para pengunjung.

Lokasi resto ini berada di parkiran areal resto Kadirojo, Kalasan, Sleman, Yogyakarta. Resto unik ini juga tak jauh dari Candi Sambisari dan Bandara Adisutjipto.

Tak hanya bentuk bangunan yang menggunakan badan pesawat terbang, seluruh wilayah resto ini juga didesain layaknya bandara versi mini. Menu yang ditawarkan pun beragam, tak hanya menu Indonesia, melainkan juga menu western.

Menu dari Jogja airport resto (foto: Annissa Saputri/Travelingyuk)


Menu yang ditawarkan resto ini tidak dijual ala carte, melainkan dalam bentuk paket. Anda akan ditawarkan memesan paket ndeso, paket mblumbang, paket mbokne, paket kampung dan paket milenial.

BACA JUGA:  Inilah 3 Pantai Keren Yang Wajib Kamu Kunjungi Saat Berada di Malang

Masing-masing paket dibanderol seharga Rp 160 ribu per 4 pax. Sehingga jika ingin menikmati sensasi makan di pesawat terbang ini, baiknya mengajak saudara atau ramai-ramai bersama teman.

Menikmati makanan Jogja airport resto bersama teman-teman (foto: IG @jogjaairportresto)

Resto ini buka dari pukul 10.00 WIB hingga 22.00 WIB. Sama halnya seperti di bandara, saat akan masuk resto anda diwajibkan untuk melakukan check in di check in counter terlebih dahulu.

Dalam tahapan ini selain memilih menu, anda juga akan memilih “jam terbang”. Maksudnya adalah jadwal makan pengunjung. Pihak resto membatasi jam maksimal pengunjung untuk makan yakni 1,5 jam saja.

Bagaimana, anda akan kesini kan saat berkunjung ke Jogja? (Nia)

BACA JUGA

Loading...

Kolom dr. Irsyal, Sp PD

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Loading...

Enam Pilar Kemerdekaan Ekonomi Bangsa

Walaupun telah merdeka secara politik sejak tahun 1945, akan tetapi RI masih terus tergantung produk perusahaan-perusahaan asing hingga saat ini. Mulai dari bangun pagi ke bangun pagi berikutnya kita menggunakan dan mengkonsumsi produk-produk perusahaan asing.

Terpilih Sebagai Ketua Kadin Surabaya, Ali Affandi: Tantangan ke Depan Sangat Komplek

Menurut putra pertama Ketua Kadin Jatim La Nyalla Mattaliti ini, tantangan Surabaya kedepan sangat komplek. Terlebih JP Morgan mengatakan bahwa pada tahun 2020 akan terjadi krisis global. Untuk itu, katanya, Surabaya harus menguatkan diri dan membentengi para pengusaha agar tetap berdaya dan berjaya.

Tegaskan NasDem Tidak Minta-Minta Jatah Menteri, Paloh: Jika Diperlukan Boleh

"Kami tidak pernah minta-minta menteri, tergantung presiden saja; diperlukan NasBem boleh, tidak diperlukan juga tidak apa-apa," kata Paloh

Tidak Terbukti Ada Penggelembungan Suara Pileg 2019, MK Tolak Permohonan PKS

Dalam pertimbangan hukum yang dibacakan oleh Hakim Konstitusi Wahiduddin Adams, Mahkamah menyatakan dalil pemohon terkait tuduhan pengurangan suara bagi PKS dan penambahan suara bagi Partai Bulan Bintang (PBB) tidak benar.

Kongres V PDIP: Dihadapan Pimpinan Parpol, Mega Isyaratkan Puan Harus Jadi Ketua DPR RI

Mega mengisyaratkan kursi Ketua DPR RI akan diduduki oleh putrinya yang kini menjabat Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani.

Soal Impor Rektor, KSP: Yang Dimaksud Adalah Berkualifikasi Internasional Bukan Harus Asing

Deputi II Kantor Staf Presiden (KSP) Yanuar Nugroho menjelaskan, wacana pemerintah tersebut sebenarnya berkaitan dengan kualifikasinya berskala internasional, bukan soal kewarganegaraannya.

Tidak Terbukti Ada Penggelembungan Suara Pileg 2019, MK Tolak Permohonan PKS

Dalam pertimbangan hukum yang dibacakan oleh Hakim Konstitusi Wahiduddin Adams, Mahkamah menyatakan dalil pemohon terkait tuduhan pengurangan suara bagi PKS dan penambahan suara bagi Partai Bulan Bintang (PBB) tidak benar.

Dewan Pers Ingatkan Media untuk Terus Kawal Janji Politik Yang Dilontarkan Pada Pemilu 2019

Menjelang Pemilu 2019 media sibuk membahas tentang persoalan pemilu, namun setelah pemilu media seakan-akan diam.

Nilai Tidak Etis Parpol Pengusung Prabowo Gabung Pemerintah, Begini Kata Pakar Hukum Tata Negara

Saat Pilpres 2019 saling rebut kekuasaan, lantas saat kalah bergabung ke yang menang. Tidak Etis. Kata pakar HKTN ini.

Terbukti Langgar Kode Etik Saat Pemilu 2019, DKPP Copot Ketua KPU Sumut

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Utara (Sumut), Yulhasni diberi peringatan keras dan dicopot dari jabatannya oleh Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) RI.

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi