
Yusril juga mengungkapkan kekecewaannya kepada Aung San Suu Kyi, pemimpin paling berpengaruh di Myanmar saat ini, yang tidak mengambil sikap pro aktif menghentikan kekejaman militer Myanmar dan kelompok-kelompok agama di sana terhadap Muslim Rohingya.
“Sebagai pemegang Hadiah Nobel Perdamaian, sikap Suu Kyi yang membiarkan kekejaman di Myanmar adalah sikap yang memalukan” kata Yusril.
Guru Besar Hukum Tata Negara ini menghimbau Umat Islam Indonesia untuk menunjukkan solidaritas sebagai sesama Muslim atas penderitaan yang dialami Muslim Rohingya yang sudah demikian serius.
“Partai Bulan Bintang juga mengajak Umat Islam Indonesia untuk bersatu membantu Muslim Rohingya,” ajak Yusril.
Ketua Umum Partai Bulan Bintang ini telah memerintahkan agar Pemuda Bulan Bintang mengkoordinasikan bantuan kemanusiaan kepada Muslim Rohingya. (Arif R/Hrn)

Maju pak…kayaknya hanya anda tokoh nasional yg bicara blak2an ttg kebijakan pemerintah