Video Wudhu Pakai Gayung Viral, Begini Pengakuan Sandiaga

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Video Sandiaga Uno yang sedang berwudhu menggunakan gayung menjadi perbincangan di media sosial. Sandiaga menganggap hal itu bukan persoalan esensial. Namun demikian, ia menjadikan hal itu sebagai perbaikan diri.

“Isu kita yang paling utama adalah isu ekonomi, video itu tidak terkait isu ekonomi, jadi bukan hal yanng strategis dan esensial,” kata Sandiaga kepada wartawan, usai melaporkan dana kampanye di Jalan Sriwijaya, Jakarta Selatan, Senin (31/12).

Baca juga: Penerimaan Dana Kampanye Prabowo-Sandi Rp54 Miliar, Terpakai Rp46,6 Miliar

Sandiaga enggan berkomentar banyak terkait video cara dirinya berwudhu tersebut. Namun ia mengaku hanya manusia yang memiliki kesalahan. Ia pun menerima dengan baik berbagai masukan dan komentar masyarakat soal cara dirinya berwudhu, baik yang mengoreksinya maupun yang menganggapnya sudah benar.

“Saya sebagai manusia, pasti banyak kesalahan, walaupun banyak yang membenarkan, dan memberikan masukan. Bagi saya itu untuk perbaikan, ya saya terima dengan baik,” ujar mantan Wagub DKI ini.

Sebelumnya, beredar sebuah video yang memperlihatkan Sandiaga sedang berwudhu menggunakan gayung. Gayung berisi air itu diletakkan di depannya, kemudian tangan Sandi dimasukkan berkali-kali ke dalamnya dalam rangka berwudhu.

Baca juga: Viral Video Sandiaga Uno Wudhu, Begini Penjelasan Mahfud MD tentang Wudhu yang Benar

Video tersebut diketahui diambil ketika Sandiaga berziarah ke makam KH Muhammad Thoha Imam Lapeo di Desa Lapeo, Kecamatan Campalagian, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat (Sulbar).

Video itu jadi viral dan jadi perbincangan warganet karena Sandiaga dianggap salah cara berwudhunya, namun ada juga yang membenarkannya. (SU05)

13 KOMENTAR

  1. Hanya manusia yang memiliki Jiwa Besar yang mampu mengakui kesalahan atas jejujuran dan memperbaiki apa yg telah di lakukannya untuk lebih baik lagi, semoga Bang Sandi selalu di berikan kesabaran kekuatan kesehatan dan hidayah di dlm mengemban AMANAH…
    #2019PrabowoSandi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Penegakan Hukum Yang Kaya Kezaliman dan Miskin Rasa Keadilan

Bercermin kepada praktek penegakan hukum di Indonesia beberapa tahun tarakhir, khususnya di era Rezim Pemerintahan saat ini, tentunya kita melihat banyaknya praktek-praktek penanganan kasus hukum yang masih jauh dari apa yang diharapkan.

Kolaborasi Jadi Kunci Perangi Disinformasi dalam Konten Digital

Asosiasi Media Siber Indonesia Jawa Timur (AMSI) Jatim berkolaborasi dengan Polda Jawa Timur, Pemprov Jatim dan Kodam V/Brawijaya berupaya bersama-sama memerangi hoaks melalui stakeholders meeting

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

TERPOPULER