Sebut Kondisi Setya Novanto Membaik, KPK Akan Lanjutkan Pemeriksaan

JAKARTA – Tim dokter dan penyidik KPK sudah mendatangi RS Premier Jatinegara tempat Setya Novanto dirawat dan menyimpulkan kondisi ketua DPR itu membaik.

“Dari koordinasi yang dilakukan dengan dokter, yaitu dokter spesialis jantung, dijelaskan bahwa kondisi kesehatan SN itu lebih baik, semakin membaik dibanding hari Senin (18/9), ketika tim KPK melakukan pengecekan saat itu,” kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Jakarta, Rabu (20/9).

Sebelumnya, Setya Novanto (Setnov) dua kali tidak hadir untuk diperiksa KPK sebagai tersangka pada Senin (11/9) dan Senin (18/9) karena sakit.

Setnov dirawat di RS Premier Jatinegara Jakarta Timur setelah sebelumnya dirawat di RS Siloam Semanggi Jakarta Selatan.

Setnov disebut masuk ruang Angiogragi untuk dilakukan tindakan kateterisasi yang direkomendasikan pascapemeriksaan MSCT (multi-slice computed tomography) atau “calcium score” karena sebelumnya sudah ditemukan juga adanya plak di jantung.

Tim penyidik dan dokter KPK mendatangi RS Premier Jatinegara pada Rabu sekitar pukul 15.00 WIB.

“Ketika tim diberikan kesempatan untuk melihat langsung masuk ke ruangan tempat pasien dirawat, kami melihat pasien sedang tidur. Hari Senin (18/9) tidak dipasang infus, tadi terlihat dipasang infus, tapi tidak ada bantuan pernafasan oksigen, jadi pasien sedang tidur,” tambah FEbri.

Hasil pengecekan pada dua hari itu akan dibahas untuk menentukan langkah KPK selanjutnya.

“Apakah diperlukan permintaan ‘second opinion’ ke IDI (Ikatan Dokter Indonesia) atau tindakan lain dalam proses penyidikan ini akan diputuskan berdasarkan hasil pengecekan kami dalam dua hari tersebut,” ungkap Febri.

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Blunder

Media di Tengah Masyarakat Yang Terjangkit Post Truth

Bagi media, Post Truth itu sesungguhnya sangat menguntungkan. Karena di tengah masyarakat yang terjangkiti Post Truth mereka tidak sedang mencari kebenaran, tapi kesukaan.

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

Sambut Festival Belanja Lajang 11.11, Ecovacs Robotics Beri Promo Diskon Hingga 55%

Perusahaan penyedia Robot Rumah Tangga, ECOVACS ROBOTICS, akan meberikan promos diskon besar-besaran hingga 55% untuk berbagai produk unggulan seperti DEEBOT OZMO T8 AIVI, DEEBOT OZMO T8, dan DEEBOT U2 PRO.

150 Ide Bisnis Terbaik Siap Bersaing dalam DSC XI

Program Initiator DSC XI, Edric Chandra mengungkapkan dii tengah kondisi perekonomian yang masih belum stabil lantaran pandemi COVID-19, semangat gerakan wirausaha justru diterima oleh DSC XI.

Kembali Terjadi, Ratusan Kader Militan PDIP Alihkan Dukungan ke Machfud-Mujiaman

Kader yang tergabung dalam kelompok yang menamakan diri Banteng Ketaton tersebut mendeklarasikan dukungannya pada Ahad (8/11) kemarin di daerah Pandegiling yang dikenal sebagai jantungnya PDI Perjuangan di Surabaya.

Tekan Hoaks Selama Pilkada 2020, AMSI Gelar Cek Fakta di 16 Wilayah

Kegiatan Cek Fakta sebagai bentuk kontribusi AMSI kepada publik dengan memberikan informasi yang bermutu selama masa Pemilihan Kepala Daerah 2020 dan menekan hoaks (mis/disinformasi) yang berpotensi beredar selama berlangsungnya masa kampanye dan Debat Pilkada 2020.

TERPOPULER

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.

Kemcer Di Curug Cipeteuy