Sarung Tangan Golf Produk OK OCE di Ekspor ke Korea, Sandiaga: Bukti Kita Mampu

YOGYAKARTA, SERUJI.CO.ID – Calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 02, Sandiaga Uno dalam acara ‘Ngopi, Ngobrol Bareng Bang Sandi’ di Jalan Nitikan Umbulhardjo Yogyakarta, Jumat (16/11) memperlihatkan sarung tangan golf merek OK OCE (One Kecamatan One Center Enterpreneurship) yang diekspor ke Korea.

“Sarung tangan golf buatan Yogyakarta ini merupakan produk OK OCE yang diekspor ke Korea. Kita mampu, Indonesia negara besar,” kata Sandiaga lewat keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Jumat (16/11).

Sandiaga mengatakan jika Indonesia masih terus mengimpor, maka tahun 2030 dengan bonus demografi 120 juta jiwa Indonesia hanya akan jadi penonton.

“Isinya pengusaha mancanegara semua, negeri ini akan jadi bulan-bulanan produk asing,” katanya.


Sandi  menegaskan bahwa ia bersama Prabowo fokus dengan masalah ekonomi nasional, khususnya penciptaan lapangan kerja, serta harga-harga kebutuhan pokok yang stabil dan terjangkau.

Pasangan yang didukung Gerindra, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Berkarya, Demokrat dan Partai Amanat Nasional (PAN) ini, melihat fundamental ekonomi dan regulasi tidak diurus dengan benar. Padahal potensi Indonesia untuk bisa menjadi negara besar ada di depan mata. Indonesia mempunyai sumberdaya alam, pasar dan tenaga kerja.

BACA JUGA:  Rekapitulasi KPU Jatim: Selesai 15 Kabupaten/Kota, Jokowi Unggul Telak 67,55 Persen

“Saya akan berjuang bersama para pengusaha nasional untuk menjadi tuan rumah di negara sendiri. Saya ingin melihat ada Gudeg Yu Jum di New York, Ayam Goreng Suharti di Inggris. Untuk menjadi bangsa besar, kita tidak boleh terpecah belah, tapi bersatu untuk Indonesia yang lebih baik, Indonesia yang adil dan makmur,” katanya.

Sementara itu, Yuyun, pemilik sarung tangan golf merek OK OCE menyatakan banyak mendapatkan berkah dari program tersebut.

“Banyak yang menyindir program OK OCE, gagal lah, nggak bener lah, tapi ini hasilnya nyata. Ada produk OK OCE yang diekspor ke Korea Selatan. Saya senang OK OCE akan dinasionalkan,” kata Yuyun. (Ant/SU01)

BACA JUGA

Loading...

Kolom dr. Irsyal, Sp PD

2 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Loading...

Potret Pengelolaan BUMN: Prinsip GCG vs Managemen “Koncoisme”

Fenomena pengelolaan BUMN dan BUMD yang tidak mengindahkan kepatuhan terhadap prinsip-prinsip GCG sangat potensial membawa kerugian dan kebangkrutan terhadap perusahaan BUMN dan BUMD yang bersangkutan.

Prabowo Subianto, “What Is To Be Done”: Catatan atas Pidato Prabowo

Pidato Prabowo Subianto menggelegar di bumi nusantara kemarin malam. Jutaan atau puluhan juta menyaksikan pidato visi-misi tersebut. Dari sisi pidato, Prabowo luar biasa, mampu sebagai "singa podium", yang menjelaskan pikiran-pikirannya seolah berinteraksi dengan suasana audiens dan seolah tanpa teks.

Enam Pilar Kemerdekaan Ekonomi Bangsa

Walaupun telah merdeka secara politik sejak tahun 1945, akan tetapi RI masih terus tergantung produk perusahaan-perusahaan asing hingga saat ini. Mulai dari bangun pagi ke bangun pagi berikutnya kita menggunakan dan mengkonsumsi produk-produk perusahaan asing.

Terpilih Sebagai Ketua Kadin Surabaya, Ali Affandi: Tantangan ke Depan Sangat Komplek

Menurut putra pertama Ketua Kadin Jatim La Nyalla Mattaliti ini, tantangan Surabaya kedepan sangat komplek. Terlebih JP Morgan mengatakan bahwa pada tahun 2020 akan terjadi krisis global. Untuk itu, katanya, Surabaya harus menguatkan diri dan membentengi para pengusaha agar tetap berdaya dan berjaya.

Tegaskan NasDem Tidak Minta-Minta Jatah Menteri, Paloh: Jika Diperlukan Boleh

"Kami tidak pernah minta-minta menteri, tergantung presiden saja; diperlukan NasBem boleh, tidak diperlukan juga tidak apa-apa," kata Paloh

Tidak Terbukti Ada Penggelembungan Suara Pileg 2019, MK Tolak Permohonan PKS

Dalam pertimbangan hukum yang dibacakan oleh Hakim Konstitusi Wahiduddin Adams, Mahkamah menyatakan dalil pemohon terkait tuduhan pengurangan suara bagi PKS dan penambahan suara bagi Partai Bulan Bintang (PBB) tidak benar.

Kongres V PDIP: Dihadapan Pimpinan Parpol, Mega Isyaratkan Puan Harus Jadi Ketua DPR RI

Mega mengisyaratkan kursi Ketua DPR RI akan diduduki oleh putrinya yang kini menjabat Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani.

Soal Impor Rektor, KSP: Yang Dimaksud Adalah Berkualifikasi Internasional Bukan Harus Asing

Deputi II Kantor Staf Presiden (KSP) Yanuar Nugroho menjelaskan, wacana pemerintah tersebut sebenarnya berkaitan dengan kualifikasinya berskala internasional, bukan soal kewarganegaraannya.

Tidak Terbukti Ada Penggelembungan Suara Pileg 2019, MK Tolak Permohonan PKS

Dalam pertimbangan hukum yang dibacakan oleh Hakim Konstitusi Wahiduddin Adams, Mahkamah menyatakan dalil pemohon terkait tuduhan pengurangan suara bagi PKS dan penambahan suara bagi Partai Bulan Bintang (PBB) tidak benar.

Dewan Pers Ingatkan Media untuk Terus Kawal Janji Politik Yang Dilontarkan Pada Pemilu 2019

Menjelang Pemilu 2019 media sibuk membahas tentang persoalan pemilu, namun setelah pemilu media seakan-akan diam.

Nilai Tidak Etis Parpol Pengusung Prabowo Gabung Pemerintah, Begini Kata Pakar Hukum Tata Negara

Saat Pilpres 2019 saling rebut kekuasaan, lantas saat kalah bergabung ke yang menang. Tidak Etis. Kata pakar HKTN ini.

Terbukti Langgar Kode Etik Saat Pemilu 2019, DKPP Copot Ketua KPU Sumut

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Utara (Sumut), Yulhasni diberi peringatan keras dan dicopot dari jabatannya oleh Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) RI.

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi