Sandiaga Janji Buat Program “One Kyai for One Center Enterpreneurship”

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Calon Wakil Presiden nomor urut 02, Sandiaga Salahuddin Uno berjanji akan membuat program “One Kyai for One Center Enterpreneurship (OK OCE)”, yang artinya satu kyai dengan satu pusat pelatihan wirausaha.

Janji itu disampaikan Sandi saat menghadiri acara bertajuk ‘Curhat Kyai Kampoeng kepada Bang Sandi’ di Hotel Syariah Rado, Malang, Kamis (6/12).

“Jadi, desa bisa mandiri, sehingga guru ngaji juga mempunyai penghasilan lebih,” kata Sandiaga seperti dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Kamis (7/12).

Sandiaga mengatakan banyak hal yang harus diperbaiki, terutama kebijakan pada guru-guru ngaji yang mempunyai keikhlasan dan keinginan memperkuat rohani anak bangsa.

“Insya Allah saya tampung aspirasinya. Kami akan menyejahterakan guru ngaji dan kyai,” kata pasangan capres Prabowo Subianto ini.

Sandi mengatakan para kyai dan ustadzah yang datang dari berbagai pelosok desa di Malang itu menyampaikan keluhan yang sama. Keluhan itu, kata Sandi, adalah jauhnya panggang dari api soal peningkatan kesejahteraan dan ekonomi, misalnya harga-harga kebutuhan pokok yang naik tak seimbang dengan penghasilan yang didapatkan.

Sandi menyampaikan keluhan dari seorang guru ngaji bernama Srihandayani dari desa Bareng, Malang. Srihandayani mengeluhkan tidak lagi mendapatkan dana Biaya Operasional Sekolah (BOS). Dana tersebut, kata Sri, diberhentikan karena sekolahnya tak memiliki surat yayasan dari Kementerian Hukum dan HAM.

Sandi juga mengisahkan keluhan dari seorang kyai kampung bernama Salim Asegaf. Salim mengeluhkan tingginya biaya listrik yang harus ia bayar setiap bulannya.

Menanggapi keluhan Salim, Sandi menjanjikan solusi tentang masalah energi.

“Masalah energi ini juga harus ada solusinya. Bangsa ini kaya dengan sinar matahari. Sudah harus kita pikirkan untuk swasembada energi surya dengan membatasi energi fosil. Energi yang terbarukan,” kata Sandiaga.

Sandiaga Uno menegaskan jika dirinya mendapatkan amanah melayani masyarakat Indonesia, dirinya akan menciptakan swasemba pangan, air, dan energi, yang akan dimulai dari desa.

“Bersama Pak Prabowo Subianto, kami akan menggerakkan ekonomi rakyat, melalui kebijakan ekonomi yang menciptakan dan menyediakan lapangan kerja, serta membuat harga-harga kebutuhan bahan pokok terjangkau dan stabil,” pungkasnya. (SU05)

ARTIKEL TERBARU

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER