Ribuan Peserta “Bondowoso Bersholawat” Doakan Rakyat Rohingya

BONDOWOSO – Ribuan orang peserta kegiatan “Bondowoso Bersholawat” yang dipimpin oleh KHR Ahmad Azaim Ibrahimy di Alun-alun Kota Bondowoso, Jawa Timur, Kamis(14/9) tengah malam berdoa untuk keselamatan warga Muslim Rohingya di Myanmar.

Pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Syafiiyah Sukorejo, Situbondo, Kiai Ahmad Azaim Ibrahimy mengajak jamaah membacakan surat Al Fatihah untuk warga Muslim Rohingya agar mereka senantiasa berada dalam lindungan Allah.

“Kita doakan semoga saudara kita itu segera bisa keluar dari problem hidup yang sedang dihadapinya. Lakon teater tadi ada kemiripan dengan apa yang terjadi pada saudara kita di Myanmar, yakni nyawa manusia tidak berharga,” kata ulama muda kharismatik ini.

Cucu Pahlawan Nasional KHR As’ad Syamsul Arifin ini mengajak semua pihak untuk bergerak membantu menyelesaikan masalah yang dihadapi warga Muslim Rohingya di Negara Bagian Rakhine, Myanmar, itu.

“Bukan saja umat Islam, karena ini menyangkut persoalan kemanusiaan. Umat beragama lainnya, atas nama kemanusiaan harus ikut bergerak untuk menentang apa yang terjadi di sana,” kata lulusan pesantren di Mekkah ini.

Para pemimpin di seluruh belahan dunia, katanya, harus menggunakan jalur diplomasinya untuk membantu menyelesaikan masalah Muslim Rohingya itu.

“Mereka yang selama ini getol menyuarakan tentang hak asasi manusia atau HAM, mari sekarang kita satu tujuan untuk membela mereka yang teraniaya, yang terampas hak asasinya,” katanya.

Kepada umat Islam di Indonesia, khususnya mereka yang memiliki harta, Kiai Azaim mengajak untuk mendonasikan hartanya, namun harus disalurkan dengan hati-hati agar betul-betul sampai kepada yang membutuhkan.

“Bagi mereka yang tidak mampu menyumbangkan dana, setidaknya kita ikut mendoakan mereka sebagaimana kita malam ini,” katanya. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

BUMN, Pseudo CEO, dan Efek Negatifnya

vonis hakim menunjukkan bahwa sejatinya Karen bukan direktur sesungguhnya. Bukan direktur utama yang sesungguhnya. Bukan CEO. Karen hanyalah seorang direktur semu. Seorang direktur-direkturan.

Diskursus Jernih DAS Citarum

Melalui seminar ini, BPK ingin berperan memperbaiki sungai sepanjang 300 kilometer yang didapuk oleh Bank Dunia sebagai sungai terkotor di dunia tersebut.

Bahagia itu Tidak Bersyarat

Bahagia adalah kata yang tidak asing bagi kita semua. Bahagia merupakan impian semua orang yang hidup di dunia ini. Bahkan tidak hanya di dunia, di Akhirat pun kita mendambakannya. Setiap waktu kita berdoa untuk meraih kebahagian ini, sayang kita tidak pernah belajar bagaimana mencari, menggapai, menemukan kebahagiaan itu.

Diabetes Melitus: Mengingkari Diagnosis Dapat Berakibat Fatal

Bermacam reaksi pasien ketika pertama kali diberitahu bahwa mereka menderita diabetes melitus. Ada pasien yang dapat memerima dengan tenang, memahaminya, ada juga yang kecewa, stress, tidak percaya, marah, tidak menerimanya, atau bahkan mengingkarinya.

Innalillahi, Indonesia Kembali Berduka Mantan Mendiknas Prof Malik Fadjar Wafat

Indonesia kembali kehilangan putra  terbaiknya, hari ini, Senin (7/9), dengan wafatnya Prof Abdul Malik Fadjar, mantan Menteri Pendidikan Nasional (2001-2004).

Boneka Cantik dari Balaikota

Seperti drama korea (drakor), ada yang menangis ada yang tertawa. Akhirnya perburuan rekom PDIP untuk pilwali Surabaya mencapai antiklimaks, Rabu (2/9). And the winner is...Tri Rismaharini sebagai sutradara terbaik. Whisnu berusaha tatag, berdiri di depan kamera menghadap Megawati Soekarnoputri. "Aku tidak akan buang kamu, Whisnu," kata Mega.

Pria 57 Tahun di Bogor: Jari Kaki Terasa Kaku, Bekas Luka Menghitam dan Bersisik

Dok, jari-jari kaki saya terasa kaku, agak mati rasa kadang nyeri, terus kaki kanan di atas mata kaki awalnta gatal saya garuk luka, sekarang sembuh tapi kulitnya jadi bersisik dan menghitam. Ini indikasi apa ya dokter?

Bukan Hoaks, Paket Internet 10GB Hanya Rp10 dari Telkomsel Untuk Pelajar

PT Telkomsel kembali meluncurkan paket data internet sangat murah untuk pelajar Indonesia yang sedang memjalani proses Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Paket internet yang diberi nama Kuota Belajar 10GB, bisa didapatkan hanya seharga Rp10 (sepuluh rupiah).

TERPOPULER