FOKUS

Ratusan Muslim Semarang Penuhi Panggilan Ulama Hadiri Aksi 112

2
163
Peserta aksi 112 semarang

Semarang – Aksi 112 yang diselenggarakan hari ini, Sabtu (11/2),  berpusat di masjid Istiqlal Jakarta, disambut antusias oleh umat muslim di berbagai daerah. Tidak terkecuali Muslim Semarang memberangkatkan ratusan orang ke Jakarta pada Jumat (10/2) kemaren, yang berasal dari Semarang dan daerah sekitarnya.

Keberangkatan dikoordinir oleh FUIS (Forum Umat Islam Semarang), yang mengeluarkan seruan untuk ikut aksi 112.

Hujan gerimis yang mengiringi keberangkatan para peserta Aksi 112 ini, tidak sedikitpun mengendorkan semangat juangnya. Dengan berbekal tas ransel dan jaket pelindung, mereka nampak bersemangat dan  tidak sabar untuk bisa bergabung dengan saudara-saudara muslim mereka di Jakarta.

Berkekuatan 200 orang, dari berbagai latar belakang, diberangkatkan dari Markas FUIS Jl. Kakap Semarang. Rencanan ada 4 buah Bus yang akan membawa mereka langsung ke Istiqlal, Jakarta. Namun 2 Bus tidak datangng. Ada keputusan sepihak dari pemilik bus yang membatalkan keberangkatan bus nya.

Di bawah koordinator ketua FUIS Ustad Wahyu KurniaBuwan , para mujahid ini diberangkatkan.

Kapolrestabes Semarang Kombes Abiyoso Seno Aji, sempat hadir, didampingi Kapolresta Semarang Utara Kompol Sulchan memantau keberangkatan para peserta Aksi Bela Islam 112 ini.

Berikut Seruan yang dikeluarkan oleh FUIS (Forum Umat Islam Semarang) melalui juru bicaranya Ustadz Susmanto.

—————————————-
Menyambut seruan GNPF-MUI dalam rangka mengawal Aksi Bela Islam III-212, maka dengan ini Forum Umat Islam Semarang (FUIS) menyatakan ;

1. Mengikuti Aksi 112 pada hari Sabtu, 11 Februari 2017 di masjid Istiqlal Jakarta yang bertajuk Zikir dan Tausiyah Nasional Penerapan Al-Maidah 51 sebagai bentuk tanggung jawab terhadap kepentingan Islam dan Kaum Muslimin di Indonesia yang saat ini sedang mendapat banyak tekanan dan fitnah.

2. Menuntut dihentikannya segala bentuk kriminalisasi terhadap Ulama karena Ulama adalah aset bangsa yang sangat berharga dan bukan musuh negara

3. Menuntut Mendagri agar segera memberhentikan sementera Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, Gubernur nonaktif DKI Jakarta dan agar aparat Kepolisian segera menangkap penista agama yang sudah berstatus sebagai terdakwa tersebut demi memenuhi rasa keadilan masyarakat dan terciptanya situasi yang lebih kondusif.

4. Rombongan akan berangkat insyaallah pada hari Jum’at, 10 Februari 2017 pada pukul 13.00 WIB dari Markas FUIS di jalan Kakap Raya Kelurahan Dadapsari Semarang Utara.

5. Menghimbau kepada para peserta Aksi 112 agar tidak melakukan tindakan di luar prosedur, menjaga ketertiban, menjaga kebersihan dan fasilitas umum.

EDITOR: Harun S

loading...

2 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BACA JUGA

Kemendagri Dukung Ketegasan Kapolri Menjaga Netralitas Polri di Maluku

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Kementerian Dalam Negeri menyatakan mendukung ketegasan Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian dalam menjaga netralitas Pilkada di Maluku. "Tentu kami 'respect' dan mendukung atas...

Bantah Karena Ketidaknetralan, Polri Enggan Jelaskan Alasan Mutasi Wakapolda Maluku

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Kadivhumas Polri Irjen Pol Setyo Wasisto membantah mutasi jabatan Brigjen Pol Hasanuddin sebagai Wakapolda Maluku akibat ketidaknetralan Hasanuddin dalam mengawal pelaksanaan Pemilihan...

Hari Pertama Masuk Kerja, Wali Kota Langsa Pimpin Apel Bersama

KOTA LANGSA, SERUJI.CO.ID  - Hari pertama masuk kerja setelah libur Idul Fitri, Wali Kota Langsa Tgk. Usman Abdullah memimpin apel bersama dalam rangka halal...

Hari Pertama Masuk Kerja, 100 PNS Malah Bolos

MAKASSAR, SERUJI.CO.ID - Sebanyak 100 orang Pegawai Negeri Sipil (PNS) Lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar pada hari pertama masuk kerja setelah libur lebaran 2018 dinyatakan absen. "Dari...

Akhirnya Basarnas Temukan Pendaki Gunung Gamalama yang Hilang

TERNATE, SERUJI.CO.ID - Tim Basarnas Ternate, Maluku Utara (Malut), bersama warga Moya akhirnya berhasil menemukan seorang mahasiswi STIKIP Ternate bernama Rahmi Kadis (21 tahun) dinyatakan...