Politikus PDIP Yang Disebut Terima Suap KTP-el Akan Bersaksi Hari Ini

4
141
Olly Dondokambey bersama Ketum PDIP Megawati.

JAKARTA – Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Olly Dondokambey dijadwalkan akan bersaksi di persidangan kasus korupsi KTP elektronik (KTP-el) hari ini, Senin (3/4).

Olly Dondokambey bersama sejumlah anggota DPR RI periode 2009-2014 diduga telah menerima uang suap dalam proyek pengadaan KTP-el. Dalam dakwaan tersangka Irman dan Sugiharto, Olly disebut menerima uang senilai US$ 1,2 juta.

Olly yang pada saat proyek tersebut dibahas di DPR menjabat sebagai Wakil Ketua Badan Anggaran DPR, telah membantah meneriman suap dari proyel KTP-el tersebut. Bahkan ia mengaku tidak kenal pengusaha Andi Agustinus alias Andi Narogong yang disebut sebagai orang yang membagi-bagikan uang pada sejumlah politikus Senayan.

“Saya tidak kenal Andi. Tidak pernah ketemu dengan Andi. Bagaimana dia mengantar uang dolar ke saya,” kata Olly yang saat ini menjabat Gubenur Sulawesi Utara pada awak media, Kamis (9/3) silam.

Olly juga mengklaim tidak mengenal dua orang terdakwa KTP-el, Irman dan Sugiharto, yang kasusnya sedang disidangkan di Pengadilan Tipikor, Jakarta.

Selain Olly, beberapa kader PDIP lainnya juga disebut-sebut menerima uang haram KTP-el. Mereka adalah Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang saat kasus tersebut duduk sebagai anggota Komisi II DPR, Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna Laoly, dan Arif Wibowo.

Ganjar dan Arif kepada wartawan juga sudah membantah menerima uang dan terkait dalam perkara korupsi tersebut.

Dalam sidang yang akan digelar di pengadilan Tipikor Jakarta hari ini, selain OIlly, juga akan menghadirkan sembilan saksi lainnya, termasuk politikus Golongan Karya Melchias Markus Mekeng yang namanya juga disebut menerima US$1,4 juta.

EDITOR: Haruns S

loading...

4 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BACA JUGA

Kemendagri Dukung Ketegasan Kapolri Menjaga Netralitas Polri di Maluku

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Kementerian Dalam Negeri menyatakan mendukung ketegasan Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian dalam menjaga netralitas Pilkada di Maluku. "Tentu kami 'respect' dan mendukung atas...

Bantah Karena Ketidaknetralan, Polri Enggan Jelaskan Alasan Mutasi Wakapolda Maluku

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Kadivhumas Polri Irjen Pol Setyo Wasisto membantah mutasi jabatan Brigjen Pol Hasanuddin sebagai Wakapolda Maluku akibat ketidaknetralan Hasanuddin dalam mengawal pelaksanaan Pemilihan...

Hari Pertama Masuk Kerja, Wali Kota Langsa Pimpin Apel Bersama

KOTA LANGSA, SERUJI.CO.ID  - Hari pertama masuk kerja setelah libur Idul Fitri, Wali Kota Langsa Tgk. Usman Abdullah memimpin apel bersama dalam rangka halal...

Hari Pertama Masuk Kerja, 100 PNS Malah Bolos

MAKASSAR, SERUJI.CO.ID - Sebanyak 100 orang Pegawai Negeri Sipil (PNS) Lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar pada hari pertama masuk kerja setelah libur lebaran 2018 dinyatakan absen. "Dari...

Akhirnya Basarnas Temukan Pendaki Gunung Gamalama yang Hilang

TERNATE, SERUJI.CO.ID - Tim Basarnas Ternate, Maluku Utara (Malut), bersama warga Moya akhirnya berhasil menemukan seorang mahasiswi STIKIP Ternate bernama Rahmi Kadis (21 tahun) dinyatakan...