Polisi: Tersangka Makar Merencanakan Revolusi Dilakukan Usai Pilkda Jakarta

8
229
argo yuwono
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono.

JAKARTA – Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya menyatakan tersangka kasus makar merencanakan akan melakukan revolusi usai pencoblosan dalam Pilkada DKI Jakarta putaran kedua pada tanggal 19 April 2017.

“Revolusi akan dilakukan setelah pencoblosan pada 19 April 2017,” kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono di Jakarta, Senin (3/4), sebagaimana dilansir Antara.

Argo mengungkapkan bahwa para tersangka, yang sudah ditangkap polisi pada  Jumat, 31 Maret dini hari, berniat melancarkan aksi untuk menggulingkan pemerintahan yang sah.

Menurut dia, ada beberapa rangkaian kegiatan yang direncanakan para tersangka sebelum mereka melaksanakan aksi setelah Pilkada DKI Jakarta putaran kedua, termasuk melakukan pengerahan massa.

“Puncaknya, mereka berencana menduduki gedung DPR/MPR/DPD RI secara paksa untuk menggulingkan pemerintahan yang sah,” jelas Argo.

Argo menuturkan rencana kegiatan tersebut telah dibahas dalam pertemuan di Kalibata, Jakarta Selatan, dan Menteng, Jakarta Pusat. Dalam kedua pertemuan tersebut, terduga pelaku makar yang juga pimpinan Aksi 313, membahas rencana menduduki Gedung DPR RI dan menyusun strategi menabrakkan truk ke pintu belakang gedung perwakilan rakyat.

Sementara itu pembina GNPF MUI, KH Abdur Rosyid Abdullah Syafi’i menilai, tuduhan polisi terhadap pimpinan Aksi 313 jelas mengada-ada dan menyampaikan bahwa penahan terhadap ulama merupakan bentuk kezaliman.

“Kasus penangkapan dan penahanan terhadap KH Muhammad Khaththath selaku pimpinan Aksi 313 sekaligus Sekjen FUI dengan tuduhan makar merupakan bentuk penggunaan hukum sebagai Instrumen of Power yang sama sekali tidak berkeadilan,” kata KH Rosyid saat Konferensi Pers “Bebaskan KH Muhammad Khaththath” di Islamic Center AQL, Senin (3/4).

Sebagaimana diketahui pada Jumat (31/3) dini hari, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Forum Umat Islam (FUI), Muhammad Al-Khaththath yang juga Koordinator Aksi 313 ditangkap Polisi bersama 4 pimpinan aksi lainnya dengan tuduhan dugaan permufakatan makar.

EDITOR: Harun S

BAGIKAN
loading...

8 KOMENTAR

  1. Janggal… Aneh… Ajaib… Sakit… Singit… Keder… Ape gimane nih yak aparat… Hadeeeeuh…. Semoga lekas di berikan hidayah deh tuw para aparat… Fyuuuh

  2. Goreng terus..!!! Sampai Puas!! Tangkap Ahok berani Gak!!… Eh Lupa saya, sidang Ahok “mungkin” akan dilakukan sampai 1000 kali baru ada putusan hakim… Hihii

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BERITA TERBARU

buku ips kelas 6

PKS Minta Pemerintah Selidiki Buku IPS Yudistira

TANJUNGPINANG, SERUJI.CO.ID - Partai Keadilan Sejahtera Kepulauan Riau meminta pemerintah menyelidiki buku IPS yang diterbitkan PT Yudistira untuk kelas VI SD, karena di salah satu...
zainut tauhid

Belum Ada Sertifikat Halal Vaksin Difteri, MUI: Hukum Imunisasi itu Mubah

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia Zainut Tauhid Saadi mengatakan MUI belum menerima pendaftaran dan permintaan pemeriksaan kehalalan vaksin difteri dari pihak...

Kongres HIPMI, Gus Ipul: Jangan Biarkan Pengusaha Asing Jadi Pemenang di Negeri Kita

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf (Gus Ipul) berharap Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) mampu menghadirkan pengusaha-pengusaha muda yang bisa bersaing...

KANAL WARGA TERBARU

Untitled

Utopia Share Syndrome

Hadirnya media sosial di tengah kerasnya kehidupan telah melahirkan "penyakit" baru yang bolehlah saya sebut dengan istilah "Share Syndrome". Sederhananya, Share Syndrome adalah semacam...

Max Havelaar dan AMDK Ummat

Dowwes Dekker adalah salah satu pencabut tonggak kejam kolonialisme di bumi Nusantara. Ia menjadi amtenaar saat Gubernur Jenderal Johannes van den Bosch memaksa penduduk...
Diky Supratman

Tiga Tahun Bocah Ini Berjuang Dengan Penyakitnya

Kotawaringin Barat - Diky Supratman (16) anak dari pasangan Mustofa dan Marni jl. Ahamd Yani gg. Baning RT 29 Kelurahan Baru Arut Selatan Kotawaringin...