Pasangan Asyik Unggul di TPS Prabowo

BOGOR, SERUJI.CO.ID –  Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat nomor urut tiga Sudrajat-Ahmad Syaikhu menang di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 017, tempat Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto menggunakan hak pilihnya di Kampung Curug, Bojong Koneng, Babakan Madang, Bogor, Jawa Barat, Rabu (27/6).

Berdasarkan penghitungan suara yang dilakukan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS), pasangan Sudrajat-Ahmad Syaikhu yang didukung Gerindra, PKS, PAN, unggul dengan perolehan 294 suara.

Tiga kandidat lain yakni pasangan nomor urut satu Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum (Nasdem, PKB, PPP, Hanura) memperoleh 15 suara, nomor urut dua TB Hasanuddin-Anton Charliyan (PDI-P) 26 suara, nomor urut empat Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi (Golkar, Demokrat) 23 suara.

Total Daftar Pemilih Tetap di TPS 017 ini berjumlah 453 orang. Total pemilih yang menggunakan hak suaranya adalah 380 orang, masing-masing yakni 358 suara sah dan 22 tidak sah karena melakukan pencoblosan lebih dari satu kali di satu lembar kertas suara. Selain pemilihan gubernur dan wakil gubernur Jawa Barat, TPS 017 tempat Prabowo memilih, juga diselenggarakan pemilihan bupati dan wakil bupati Kabupaten Bogor.

Saat ini perolehan suara bupati dan wakil bupati Kabupaten Bogor di TPS 017 masih dalam tahap penghitungan. (Ant/Su02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Modernisasi di Sana Dimulai Dengan Pajak Untuk Pria Yang Berjenggot

Para pria dianjurkan tidak berjenggot. Bagi yang bersikeras tetap berjenggot, mereka dikenakan pajak, sesuai dengan status sosial dan profesi.. Lama saya terdiam mengenang tokoh yang begitu terobsesi membaratkan negaranya: Peter the Great. Soal jenggotpun, ia atur.

Politisi Kampungan

PR Mendikbud Nadiem: Jadikan Mapel Sejarah Penguat Pendidikan Karakter

Setelah sempat menjadi polemik panas, informasi yang yang menyebutkan mata pelajaran (mapel) Sejarah akan dihapus dari kurikulum sekolah sudah diklarifikasi langsung oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim

Bahagia itu Tidak Bersyarat

Bahagia adalah kata yang tidak asing bagi kita semua. Bahagia merupakan impian semua orang yang hidup di dunia ini. Bahkan tidak hanya di dunia, di Akhirat pun kita mendambakannya. Setiap waktu kita berdoa untuk meraih kebahagian ini, sayang kita tidak pernah belajar bagaimana mencari, menggapai, menemukan kebahagiaan itu.

Diabetes Melitus: Mengingkari Diagnosis Dapat Berakibat Fatal

Bermacam reaksi pasien ketika pertama kali diberitahu bahwa mereka menderita diabetes melitus. Ada pasien yang dapat memerima dengan tenang, memahaminya, ada juga yang kecewa, stress, tidak percaya, marah, tidak menerimanya, atau bahkan mengingkarinya.

Innalillahi, Indonesia Kembali Berduka Mantan Mendiknas Prof Malik Fadjar Wafat

Indonesia kembali kehilangan putra  terbaiknya, hari ini, Senin (7/9), dengan wafatnya Prof Abdul Malik Fadjar, mantan Menteri Pendidikan Nasional (2001-2004).

Boneka Cantik dari Balaikota

Seperti drama korea (drakor), ada yang menangis ada yang tertawa. Akhirnya perburuan rekom PDIP untuk pilwali Surabaya mencapai antiklimaks, Rabu (2/9). And the winner is...Tri Rismaharini sebagai sutradara terbaik. Whisnu berusaha tatag, berdiri di depan kamera menghadap Megawati Soekarnoputri. "Aku tidak akan buang kamu, Whisnu," kata Mega.

Pria 57 Tahun di Bogor: Jari Kaki Terasa Kaku, Bekas Luka Menghitam dan Bersisik

Dok, jari-jari kaki saya terasa kaku, agak mati rasa kadang nyeri, terus kaki kanan di atas mata kaki awalnta gatal saya garuk luka, sekarang sembuh tapi kulitnya jadi bersisik dan menghitam. Ini indikasi apa ya dokter?

TERPOPULER