Muhammadiyah Himbau Cagub Jatim Kedepankan Politik Nilai

0
59
Oase Bangsa
Diskusi Oase Bangsa radio Suara Muslim Surabaya, di Universitas Muhammadiyah Surabaya, Rabu (21/3/2018). (Foto:Devan/SERUJI)

SURABAYA, SERUJI.CO.ID – Muhammadiyah telah merancang konsep politik bernilai, yang diperuntukkan kepada pasangan calon Gubernur Jatim yang berlaga di Pilgub Jatim 2018. Tujuannya agar siapapun yang menjadi pemimpin Jatim, bisa mampu memihak kebenaran, cara itu salah satu dasar pegangan dalam menjalankan politik nilai.

Hal ini diungkapkan Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jatim, KH. Saad Ibrahim.

“Kriteria yang harus dimiliki calon Gubenur Jatim, yakni harus memiliki keberpihakan terhadap kebenaran, hal ini penting dimiliki agar agama dan nilai keadilan selalu terjaga secara sosial dan ekonomi,” kata┬áKetua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jatim, Dr. Saad Ibrahim saat menyampaikan sambutan di acara Oase Bangsa, di Kampus Universitas Muhammadiyah Surabaya (UMS), Rabu (21/3).

Loading...

Terkait politik nilai, Saad mencontohkan cara para penumpang pesawat membuang sampah di Bandara Singapura dan Juanda Surabaya.

“Di sana (Bandara Changi Singapura, red) ada nilai keberhasilan untuk menerapkan kebersihan, mereka mau buang sampah harus cari tempatnya, sedangkan Juanda seenaknya orang buang sampah, inilah yang kita tekankan supaya pemimpin di Jatim mengedepankn nilai tersebut,” tuturnya.

Sementara itu, Wakil Syuriah Pimpinan Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jatim Prof Ali Maschan Moesa mengatakan meski pendukung kedua Paslon Pilgub Jatim terbagi menjadi dua kubu, namun ia memastikan tidak akan ada gejolak di Jatim.

“Pintu NU di Jatim terbuka lebar dan para kiai NU siap menerima siapapun calon kepala daerah maupun cagub-cawagub Jatim yang ingin silaturahim, meski kedua paslon sama-sama kader NU dan pendukungnya juga dari NU,” ujar KH Ali Moeksan disela sambutannya. (Devan/Hrn)

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

TERBARU