Kunjungi Pabrik Sepatu, Gus Ipul Komitmen Lestarikan Industri Padat Karya

0
84
Cagub Jatim, Gus Ipul saat mengunjungi pabrik pembuatan sepatu perempuan di Madiun, Rabu (4/4/2018).

MADIUN, SERUJI.CO.ID – Usai mengunjungi sentra pembuatan makanan khas brem, Calon Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf (Gus Ipul) juga bersafari ke perusahaan pembuatan sepatu perempuan di PT Karya Mitra Budi Sentosa, Caruban, Madiun, Rabu (4/4).

Sesampainya di sana, Gus Ipul berbaur dengan 1.200 karyawan. Selain menyapa, keponakan KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) ini juga melihat secara langsung tahapan-tahapan pembuatan sepatu yang bakal diekspor ini. Dimulai dari cutting material, jahit (stiching) hingga finishing.

Pimpinan HRD setempat, Armosa Pasaribu menyebutkan, produksi sepatunya ini kebanyakan diekspor ke kawasan Eropa. Dimulai dari Jerman, Italia, Belanda, Prancis dan Australia.

“Seharinya kurang lebih produksi 1.500 – 2.500 sepatu,” katanya.

Ditanya bahan bakunya sendiri, Armosa mengaku tidak ada masalah. Hanya saja, ia mengakui untuk asal kulitnya, datang dari dalam negeri 60 persen, dari luar negeri 40 persen.

“Rasio ini, sudah susah payah kami pertahankan. Masalahnya, kulit dari dalam negeri ini punya kapasitasnya sendiri. Kalau dipaksa ditingkatkan, akan berpengaruh di harganya, yang tidak bisa bersaing di pasaran, khususnya mancanegara,” jelasnya.

Armosa mengaku, pemerintah belum maksimal membantu melalui kebijakan yang pro-eksportir dari pengusaha lokal. Terutama dalam masalah pajak ekspor dan impor.

“Industri sepatu merupakan industri padat karya. Seharusnya dalam memperlakukan pelaku industri yang menyerap tenaga kerja banyak ini, menyediakan kemudahan-kemudahan yang mendukung,” tambahnya.

Sementara itu Gus Ipul berkomitmen mendukung dan menjaga perusahaan-perusahaan yang membuka pasar ekspor di tingkat internasional seperti produsen sepatu ini. Karena tidak hanya padat karya tapi juga padat teknologi.

“Ini merupakan investasi yang harus kita jaga,” kata mantan Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal ini.

Harapan Gus Ipul, banyak daerah lainnya, bakal tumbuh pusat-pusat ekonomi berbasis kearifan lokal yang juga menyerap tenaga kerja setempat.

Gus Ipul dan Puti Guntur Soekarno telah meluncurkan program ‘Tebar Jala’. Selain mendorong terselesaikannya Jalan Lintas Pantai Selatan (Pansela), keduanya juga mendorong terwujudnya pusat-pusat ekonomi di kawasan Jatim bagian selatan ini. (Devan/Hrn)

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BACA JUGA
menhub

Menhub: Cuaca Buruk Belum Mempengaruhi Sektor Penerbangan

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan sektor penerbangan belum terpengaruh kondisi cuaca buruk seperti yang dialami sektor pelayaran, meskipun kewaspadaan tetap...
tewas

Karena Kecelakaan Mobil, Pilot Lion Air Dimakamkan di Madinah

SERANG, SERUJI.CO.ID - Pilot Lion Air Captain Bambang Sugiri yang meninggal karena kecelakaan mobil di Arab Saudi, Sabtu (21/7), akan dimakamkan di Madinah pada...
Tahanan kabur

Dua dari 31 Orang Napi Lapas Doyo Yang Kabur Telah Diamankan

SENTANI, SERUJI.CO.ID - Kapolres Jayapura AKBP Victor Mackbon mengatakan jumlah narapidana yang melarikan diri dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Doyo Baru, Distrik Waibu, Kabupaten Jayapura,...

Untuk Asian Games, PSSI Miliki Dua Bus Baru

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) memiliki dua unit bus baru sebagai moda transportasi tim nasional sepak bola Indonesia menjelang bergulirnya...

Dirjen PAS: OTT di Sukamiskin Masalah Serius dan Tak Terduga

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Direktur Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM Sri Puguh Budi Utami mengatakan kejadian Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas)...