KPU Tetapkan 8 Panelis Debat Capres Perdana

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyebut ada 7-8 panelis yang akan membuat soal materi debat capres pada Pilpres 2019. Dari 8 nama panelis, 7 di antaranya sudah terkonfirmasi bersedia.

“Sudah ditetapkan ada delapan. Sudah tujuh yang konfirmasi bersedia,” kata Ketua KPU Arief Budiman di KPU, Jl Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Jumat (28/12).

Ia menyebut, dari beberapa nama panelis itu, ada yang berasal dari Komnas HAM, KPK, dan akademisi. Beberapa di antaranya ada pakar hukum internasional Prof Hikmahanto Juwana, dan pengajar hukum tata negara dan hukum administrasi negara Bivitri Susanti, serta ahli hukum tata negara Margarito Kamis.

“Ada yang berasal dari akademisi, KPK, Komnas HAM, ada Hikmahanto, Bivitri, Margarito Kamis. Pokoknya delapanlah,” kata Arief.

Dijelaskan oleh Arief, para panelis akan membuat soal, kemudian soal tersebut nantinya disampaikan ke masing-masing kandidat capres-cawapres. Selain itu, Arief menyebut ada 100 undangan bagi tiap tamu kandidat untuk dapat menonton langsung di ruang debat capres-cawapres.

Baca juga: KPU Tetapkan Ira Koesno dan Imam Priyono Jadi Moderator Debat Capres Perdana

“Kami sediakan 100 undangan untuk setiap paslon. Yang dikirim parpol pendukung dan timses,” ujar Arief.

Sebelumnya, KPU menetapkan moderator capres pada debat pertama Pilpres 2019 adalah Ira Koesno dan Imam Priyono. Debat capres pertama akan digelar pada 17 Januari di Hotel Bidakara Jakarta. Tema yang diusung adalah hukum, HAM, korupsi, dan terorisme. (SU05)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Diakuisisi atau Mengakuisisi: Satu Demi Satu Jatuh ke Tangan Asing

Suatu saat Anda didatangi oleh manajer pengembangan usaha Unilever menawari Anda untuk membeli 100% saham perusahaan Anda dengan harga 25 tahun laba alias Rp250 miliar. Anda dipersilakan pensiun dengan menikmati laba 25 tahun kedepan dalam bentuk uang tunai. Anda tertarik tidak? Ngiler tidak?

Bahagia itu Tidak Bersyarat

Bahagia adalah kata yang tidak asing bagi kita semua. Bahagia merupakan impian semua orang yang hidup di dunia ini. Bahkan tidak hanya di dunia, di Akhirat pun kita mendambakannya. Setiap waktu kita berdoa untuk meraih kebahagian ini, sayang kita tidak pernah belajar bagaimana mencari, menggapai, menemukan kebahagiaan itu.

Diabetes Melitus: Mengingkari Diagnosis Dapat Berakibat Fatal

Bermacam reaksi pasien ketika pertama kali diberitahu bahwa mereka menderita diabetes melitus. Ada pasien yang dapat memerima dengan tenang, memahaminya, ada juga yang kecewa, stress, tidak percaya, marah, tidak menerimanya, atau bahkan mengingkarinya.

Innalillahi, Indonesia Kembali Berduka Mantan Mendiknas Prof Malik Fadjar Wafat

Indonesia kembali kehilangan putra  terbaiknya, hari ini, Senin (7/9), dengan wafatnya Prof Abdul Malik Fadjar, mantan Menteri Pendidikan Nasional (2001-2004).

Boneka Cantik dari Balaikota

Seperti drama korea (drakor), ada yang menangis ada yang tertawa. Akhirnya perburuan rekom PDIP untuk pilwali Surabaya mencapai antiklimaks, Rabu (2/9). And the winner is...Tri Rismaharini sebagai sutradara terbaik. Whisnu berusaha tatag, berdiri di depan kamera menghadap Megawati Soekarnoputri. "Aku tidak akan buang kamu, Whisnu," kata Mega.

Pria 57 Tahun di Bogor: Jari Kaki Terasa Kaku, Bekas Luka Menghitam dan Bersisik

Dok, jari-jari kaki saya terasa kaku, agak mati rasa kadang nyeri, terus kaki kanan di atas mata kaki awalnta gatal saya garuk luka, sekarang sembuh tapi kulitnya jadi bersisik dan menghitam. Ini indikasi apa ya dokter?

Bukan Hoaks, Paket Internet 10GB Hanya Rp10 dari Telkomsel Untuk Pelajar

PT Telkomsel kembali meluncurkan paket data internet sangat murah untuk pelajar Indonesia yang sedang memjalani proses Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Paket internet yang diberi nama Kuota Belajar 10GB, bisa didapatkan hanya seharga Rp10 (sepuluh rupiah).

TERPOPULER