SURABAYA, SERUJI.CO.ID – Pimpinan Wilayan Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur menegaskan tidak akan menerima kunjungan tim pemenangan pasangan calon Gubernur dalam Pilgub Jatim 2018, jika datang sendiri-sendiri ke kantor PWNU Jatim.
Ketua PWNU Jatim KH Mutawakkil ‘Alallah menegaskan hanya bersedia menerima jika kedua tim dari masing-masing paslon datang bersamaan.
“Salah satu tim calon, kami tidak terima. Karena kami hanya menerima kedua timnya datang,” kata KH Mutawakkil usai menghadiri acara PKC PMII Jatim, di UIN Sunan Ampel Surabaya, Selasa (20/2).
Ia juga menegaskan bahwa yang diperbolehkan berkunjung ke PWNU hanya tim dari masing-masing paslon, bukan paslonnya.
“Sedangkan calonnya tidak perlu, karena para kiai sudah yakin, kalau calon ini sudah negarawan,” tegasnya
Ditegaskan juga oleh KH Muwakkil, baik Gus Ipul maupun Khofifah tidak pernah dilarang untuk datang ke kantor PWNU.
“Khofifah atau Gus Ipul tidak pernah kita terima secara resmi. Kalau blusuk-blusuk Gus Ipul datang ke PWNU, wong dia wakil ketua PBNU, tapi konteksnya bukan politik,” ujarnya. (Luh/Hrn)
