Ingin Nawacita Dituntaskan, “Forum Alumni Jatim #01” Deklarasi Dukung Jokowi

SURABAYA, SERUJI.CO.ID – Alumni-alumni perguruan tinggi di Jawa Timur yang tergabung dalam “Forum Alumni Jawa Timur #01” akan mendeklrasikan dukungannya pada pasangan calon Presiden-Wakil Presiden nomor urut 01, Jokowi-KH Ma’ruf Amin.

“Deklarasi akan dilakukan bersama berbagai komunitas alumni dari Jakarta, Bandung, dan berbagai daerah lainnya di Indonesia, langsung dihadapan pak Jokowi pada hari Sabtu, 2 Februari 2019 di Tugu Pahlawan Surabaya,” ungkap Ketua Panitia Deklarasi, Ermawan Wibisono lewat keterangan tertulis yang diterima SERUJI di Surabaya, Jumat (1/2).

Dijelaskan Ermawan, dukungan yang diberikan pada paslon nomor urut 01 dalam Pilpres 2019 ini didasarkan pada keberhasilan pemerintahan Jokowi menjalankan program Nawacita dalam pemerataan pembangunan.

“Forum Alumni Jawa Timur #01 melihat Nawacita sebagai kristalisasi strategi dan tekad pembangunan berorientasi ke-Indonesia-an, bukan sekedar Jawa sentris,” katanya.

Oleh karena itu, imbuhnya, pihaknya merasa terpanggil untuk mendukung Presiden Jokowi meneruskan berbagai program Nawacita yang telah dijalankan, dengan jalan memberikan dukungan pada Pilpres 2019 ini.

“Kami mengajak semua elemen masyarakat, khususnya alumni perguruan tinggi dan berbagai kelompok relawan pengawal Nawacita, mendukung pak Jokowi untuk meneruskan agenda Nawacita,” tuturnya.

Dukungan yang diberikan, kata alumni Institut Teknologi Sepuluh Nopember ini, tidak hanya sebatas deklarasi yang akan dilakukan pada Sabtu (2/2) nanti, tapi segenap alumni dan relawan pendukung Jokowi akan turun ke lapangan untuk memberi penyadaran pada masyarakat.

“Melakukan blusukan, melakukan micro-targeting; menjelaskan kepada berbagai kelompok masyarakat pentingnya kelanjutan agenda Nawacita untuk Indonesia yang makmur sentosa, damai, mandiri, dan berdaulat,” tukasnya. (ARif R)

45 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Membangun Kembali Budaya Bahari

Penjajah meninggalkan perangkat pelanggengan penjajahan melalui persekolahan. Persekolahan tidak pernah dirancang untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.

Bertemu Dubes Saudi Siang Ini, Menhan Prabowo Akan Bahas Soal Habib Rizieq

Dalam pertemuan yang direncanakan berlangsung pukul 15.00 WIB tersebut, Prabowo berharap dapat juga membahas soal klaim HRS yang mengatakan dicekal Kerajaan Arab Saudi.

Setelah 25 Tahun Bekerja Sebagai Dokter, Baru Ketahuan Ijazah Yang Digunakan Palsu

Ijazah kedokteran SU diketahui palsu setelah 25 tahun bekerja sebagai dokter di PT Pelni.

Akhirnya, Dahnil Anzar Bergabung di Pemerintahan Jokowi Sebagai Staf Khusus Menteri Pertahanan

Dahnil yang dikenal sangat keras mengkritisi pemerintahan Presiden Jokowi sebelumnya, mengaku baru ia yang ditunjuk Prabowo sebagai staf khusus yang berwenang di bidang Komunikasi publik pada bidang sosial ekonomi dan hubungan antara lembaga.

Begini Tanggapan “Santuy” Anies Baswedan Soal Karikatur “Terendam di Lem Aibon” Tempo

Menanggapi cover majalah Tempo yang sarat kritik tersebut, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjawab dengan "santuy". Berikut tanggapannya.

Istana Tegaskan Mantan Napi Tidak Bisa Jadi Dewan Pengawas KPK

Dengan penjelasan Fadjroel ini, maka terbantah rumor yang beredar bahwa Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Antasari Azhar akan dipilih Presiden Jokowi sebagai Dewas KPK.

Setelah Aibon, Ditemukan Anggaran Tinner dan Helm Anak SD Senilai Puluhan Miliar di RAPBD DKI

Disampaikan oleh Irma kejanggalan yang ia temukan tersebut justru setelah Gubernur DKI Jakarta melakukan evaluasi terhadap penganggaran dalam pertemuan dengan SKPD DKI.

TERPOPULER

Akhirnya, Dahnil Anzar Bergabung di Pemerintahan Jokowi Sebagai Staf Khusus Menteri Pertahanan

Dahnil yang dikenal sangat keras mengkritisi pemerintahan Presiden Jokowi sebelumnya, mengaku baru ia yang ditunjuk Prabowo sebagai staf khusus yang berwenang di bidang Komunikasi publik pada bidang sosial ekonomi dan hubungan antara lembaga.

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

close